Pemerintah menyiapkan Bandara Kertajati di Majalengka sebagai pusat industri kedirgantaraan nasional baru guna menyokong target pengembangan bisnis pesawat terbang dalam negeri.
Pemanfaatan wilayah ini diresmikan lewat penandatanganan nota kesepahaman kerja sama operasional antara PT Dirgantara Indonesia dan PT Bandar Udara Internasional Jawa Barat.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menjelaskan kawasan Bandung saat ini sudah terlampau padat untuk menunjang kegiatan manufaktur.
"Kami menyepakati komitmen bersama untuk mengembangkan Kertajati menjadi salah satu hub industri kedirgantaraan yang ideal karena lahannya luas dan terhubung ke berbagai kawasan industri" ujar Agus Harimurti Yudhoyono.
Fasilitas lama di Bandung nantinya dialihkan menjadi pusat riset dan inovasi sedangkan aktivitas produksi serta uji terbang armada dipindahkan secara bertahap.
Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia Gita Amperiawan menilai landas pacu Bandara Kertajati yang mencapai tiga kilometer sangat mendukung aspek keselamatan uji terbang perdana pesawat baru.
Lini produksi untuk jenis pesawat N219 disiapkan menjadi unit pertama yang dipindahkan ke Majalengka guna mempercepat pemenuhan target pengiriman unit bagi kebutuhan pertahanan dan penerbangan komersial.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


