atasi limbah elektronik indonesia gandeng uni eropa bangun pengolahan recycle elektronik - News | Good News From Indonesia 2026

Atasi Limbah Elektronik, Indonesia Gandeng Uni Eropa Bangun Pengolahan Recycle Elektronik

Atasi Limbah Elektronik, Indonesia Gandeng Uni Eropa Bangun Pengolahan Recycle Elektronik
images info

Dok. Canva


Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menaruh perhatian serius terhadap lonjakan sampah elektronik atau e-waste di Indonesia yang berbanding lurus dengan pertumbuhan populasi.

Dengan jumlah penduduk mencapai 288 juta jiwa, volume perangkat elektronik bekas seperti ponsel dan alat rumah tangga menjadi tantangan lingkungan yang masif.

Pemerintah saat ini tengah menyiapkan proyek percontohan (pilot project) industri pengolahan sampah elektronik melalui kolaborasi strategis dengan Uni Eropa

Kerja sama bertujuan untuk green technology yang mampu mengubah limbah berbahaya menjadi produk dengan nilai ekonomi tinggi tanpa membahayakan masyarakat.

Pengolahan e-waste memerlukan prosedur khusus karena dikategorikan sebagai limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) sesuai regulasi nasional.

Oleh karena itu, riset bersama ini juga akan mencakup metode daur ulang baterai serta limbah industri lainnya guna mendukung keberlanjutan iklim secara global.

Selain pembangunan infrastruktur fisik, Indonesia masih membutuhkan banyak sumber daya manusia (SDM) yang menguasai teknologi hijau.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi para engineer lokal untuk beradaptasi dan menguasai perkembangan pengetahuan teknologi mutakhir dari sektor tersebut.

 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.