Empat film Indonesia resmi terpilih dalam jajaran film international pada ajang Busan International Film Festival (BIFF) 2026 kembali menorehkan prestasi membanggakan di panggung internasional. Kehadiran jajaran karya terbaik ini mempertegas posisi sinema Tanah Air yang semakin diperhitung dalam jajaran festival film bergengsi tingkat dunia.
Pencapaian dalam Busan International Film Festival (BIFF) 2026 menjadi bukti nyata bahwa narasi lokal mampu memikat perhatian kurator dunia. Kawan GNFI dapat menyimak daftar karya sinema yang sukses menembus seleksi ajang internasional tersebut dalam ulasan berikut.
Daftar Film Indonesia yang Masuk Busan International Film Festival (BIFF) 2026
Berikut ini adalah film Indonesia yang resmi masuk daftar Busan International Film Festival (BIFF) 2026
Laut Bercerita
Film Laut Bercerita menjadi film yang berkisah seputar penghilangan aktivis dan mahasiswa dengan rentang waktu pada era reformasi pada tahun 1998 yang diadaptasi dari novel karya Leila S. Chudori. Dibintangi oleh Reza Rahadian, Dian Sastro Wardoyo, Eva Celia, Yunita Siregar dan bintang lainnya dan Sutradara: Yosep Anggi Noen. Yang akan tayang akhir Oktober 2026 mendatang.
Ibuku
Disutradarai oleh Eddie Cahyono. Kisah dari film Ibuku ini mengangkat kisah tentang perempuan, buruh, dan hak asasi manusia melalui kisah seorang ibu yang menemani putrinya yang mendapatkan hukuman di Arab Saudi yang diperankan oleh dibintangi Christine Hakim dan Ayushita.
Empat Musim Pertiwi
Dibintangi Putri Marino, Arya Saloka, dan Christine Hakim dan disutradarai oleh Kamila Andini menceritakan tentang seorang perempuan yang pulang ke kampung halamannya setelah dihukum di penjara karena membunuh seorang pelaku kekerasan seksual yang menimpanya.
αLPα
Mengisahkan Banyu (vokalis punk) yang ditangkap dan dikirim ke pusat rehabilitasi moral. Di pusat rehabilitasi ia bertemu Deri, seorang ulama terhormat yang merupakan hantu dari masa lalunya. Banyu harus melawan sistem penahanan tersebut dan menyadari jalan kebebasannya terikat dengan orang yang paling ingin ia hindari. Selain masuk ke daftar seleksi film BIFF 2026 film ini pernah Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF).
Kehadiran jajaran film Indonesia yang masuk Busan International Film Festival (BIFF) 2026 ini membuktikan kualitas sinematografi nasional yang semakin matang dan berdaya saing global. Dukungan publik tentu menjadi energi penting bagi kemajuan industri kreatif nasional.
Mari terus simak perkembangan berita positif perfilman Tanah Air hanya di platform Good News From Indonesia!
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


