Peristiwa bersejarah pernah terjadi di ibu kota Jakarta pada 1971 silam. Pada waktu itu, Ratu Juliana yang jadi pemimpin tertinggi Belanda melakukan kunjungan resmi kenegaraan ke Indonesia pada waktu itu.
Uniknya, kunjungan ini menjadi kali pertama Ratu Juliana menginjakkan kakinya ke Indonesia. Kunjungan ini juga menjadi balasan atas lawatan Presiden Kedua Indonesia, Soeharto ke Belanda setahun sebelumnya.
Sambutan meriah diterima oleh putri dari Ratu Wilhelmina tersebut saat mendarat di Bandara Kemayoran. Ratu Juliana yang datang bersama Pangeran Bernhard disambut langsung oleh Presiden Soeharto beserta beberapa pejabat tinggi negara pada waktu itu.
Bagaimana momen saat kedatangan Ratu Juliana ke Indonesia pada 1971 silam? Simak ulasan lengkapnya dalam artikel berikut ini.
Kunjungan Ratu Juliana dan Pangeran Bernhard
Dikutip dari artikel "Ratu Juliana di Djakarta" yang terbit di surat kabar Indonesia Raya edisi 27 Agustus 1971, kedatangan Ratu Juliana beserta rombongan ke Indonesia terjadi pada Kamis, 26 Agustus 1971. Tepat pada pukul 13.00 WIB, tamu negara dari Belanda tersebut tiba dan mendarat di Bandara Kemayoran.
Presiden Soeharto beserta beberapa pejabat tinggi kenegaraan sudah menanti di tangga pesawat saat Ratu Juliana dan rombongan tiba. Penghormatan militer yang disertai lagu-lagu kebangsaan pun berlangsung di Bandara Kemayoran dalam rangka menyambut kedatangan rombongan Ratu Juliana tersebut.
Permadani merah terhampar sejak dari tangga pesawat menuju mobil yang digunakan untuk menyambut kedatangan tamu negara. Ratu Juliana pun bersalaman dengan para pejabat tinggi negara yang dikenalkan langsung oleh Presiden Soeharto pada waktu itu.
Puncak Persahabatan Indonesia dan Belanda
Momen kedatangan Ratu Juliana ke Indonesia ini merupakan balasan dari lawatan yang dilakukan oleh Presiden Soeharto pada setahun sebelumnya. Dilansir dari artikel "Presiden: Puntjak Persahabatan RI dengan Belanda" yang terbit di surat kabar Indonesia Raya edisi 27 Agustus 1971, Presiden Soeharto diketahui juga sempat melakukan kunjungannya yang pertama kali ke Belanda pada September 1970.
Dalam kunjungan Ratu Juliana ini, Presiden Soeharto menyatakan jika lawatan tersebut merupakan puncak dari persahabatan antara Indonesia dan Belanda. Meskipun hubungan antara kedua negara pernah berlangsung lama di masa lalu, lawatan dari kedua pemimpin negara ini diharapkan bisa menjadi langkah persahabatan antara keduanya pada waktu itu.
Hal serupa juga disampaikan oleh Ratu Juliana dalam kunjungan tersebut. Ratu Belanda tersebut turut menekankan agar persahabat bisa terus terjalin antara Indonesia dan Belanda lewat kunjungan kenegaraan tersebut.
Rangkaian Kegiatan di Ibu Kota
Dalam kunjungannya ke Jakarta pada 1971, terdapat beberapa rangkaian kegiatan yang dijalani oleh Ratu Juliana bersama rombongan. Selepas dari Bandara Kemayoran, rombongan kenegaraan ini langsung menuju Wisma Negara.
Di sepanjang jalan terlihat masyarakat serta anak sekolah yang berjejer sambil mengibarkan bendera Indonesia dan Belanda. Sambutan ini makin memeriahkan momen kedatangan Ratu Juliana dan rombongan pada waktu itu.
Selepas itu, rangkaian kegiatan terpusat di Istana Negara. Kedua pemimpin negara juga sempat berganti tanda mata antara satu sama lain dalam pertemuan tersebut.
Rangkaian kegiatan Ratu Juliana di Jakarta tidak terpusat di Istana Negara saja. Ratu Belanda ini diketahui juga melakukan kunjungan ke Universitas Indonesia dalam rangkaian lawatannya.
Ratu Juliana bertemu langsung dengan para mahasiswa serta juga memberikan pidato di Aula Universitas Indonesia. Rangkaian kegiatan lain yang juga dilakukan oleh rombongan kenegaraan dari Belanda ini di Jakarta adalah penyerahan bunga anggrek hingga kunjungan ke Taman Makam Pahlawan Kalibata.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


