BANDA ACEH | SAGOE TV – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry memperkuat kolaborasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Aceh guna mendorong pelindungan kekayaan intelektual (KI) di lingkungan kampus. Penguatan sinergi ini diwujudkan melalui kegiatan edukasi layanan kekayaan intelektual yang diikuti dosen, peneliti, dan mahasiswa di aula lantai III Biro Rektorat UIN Ar-Raniry, Kamis (16/4/2026).
Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof Mujiburrahman melalui Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof Mursyid Djawas, mengatakan dukungan pemerintah diperlukan untuk mengoptimalkan potensi karya akademik civitas kampus.
Menurut dia, banyak hasil penelitian, buku, dan karya ilmiah yang belum didaftarkan sebagai kekayaan intelektual.
“Produktivitas akademik terus meningkat, tetapi belum sepenuhnya diikuti dengan pelindungan hukum atas karya yang dihasilkan,” ujarnya.
Mursyid menilai kerja sama dengan Kemenkum Aceh menjadi langkah strategis untuk memperluas akses layanan kekayaan intelektual, termasuk pendaftaran hak cipta dan paten. Ia juga menyoroti pentingnya kemudahan layanan berbasis digital untuk mempercepat proses administrasi bagi dosen dan peneliti.
Baca Selengkapnya

