Target bauran energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia 2030-2060, foto: PLN
Sobat EBT Heroes! Pemerintah Indonesia terus mendorong percepatan transisi energi dengan meningkatkan porsi energi baru terbarukan (EBT) dalam bauran energi nasional. Upaya ini menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil sekaligus mendukung target penurunan emisi gas rumah kaca.
Melalui berbagai kebijakan dan pembangunan proyek pembangkit listrik berbasis energi bersih, pemerintah menargetkan peningkatan kapasitas EBT secara bertahap dalam beberapa dekade ke depan. Langkah ini dinilai penting mengingat kebutuhan energi nasional yang terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi dan jumlah penduduk.
Berdasarkan data terbaru dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, hingga akhir tahun 2025 porsi bauran EBT Indonesia tercatat mencapai 15,75% dengan kapasitas terpasang sekitar 15.630 megawatt (MW). Angka ini menunjukkan adanya peningkatan sekitar 1,1% dibandingkan tahun 2024, ketika bauran EBT masih berada di level 14,65%.
Meski peningkatannya masih relatif bertahap, tren ini menunjukkan bahwa pengembangan energi terbarukan di Indonesia terus bergerak ke arah yang positif. Peningkatan kapasitas pembangkit EBT diharapkan dapat memperkuat sistem kelistrikan nasional sekaligus mempercepat pengurangan emisi dari sektor energi.
Baca Selengkapnya

