Padang, pasbana - Di sebuah ruang diskusi di Bagindo Aziz Chan Youth Center, Kota Padang, Selasa (10/3/2026), para akademisi, praktisi kebencanaan, hingga pemerintah daerah duduk melingkar membicarakan sesuatu yang tampak sederhana: pepatah lama orang Minangkabau.
Namun, di balik kalimat-kalimat adat yang diwariskan turun-temurun itu, tersimpan satu hal penting—sistem “alarm” tradisional yang dulu membantu masyarakat membaca tanda-tanda alam dan menghindari bencana.
Tema inilah yang mengemuka dalam bedah buku Mitigasi Kultural: Pengetahuan Lokal Kebencanaan Masyarakat Sumatera Barat karya peneliti Yose Hendra.


