melacak genealogi sapi peranakan ongole kebumen dan sejarah tradisi baritan di era hindia belanda BeFmjp - News | Good News From Indonesia 2026

Melacak Genealogi Sapi Peranakan Ongole Kebumen dan Sejarah Tradisi Baritan di Era Hindia Belanda

Melacak Genealogi Sapi Peranakan Ongole Kebumen dan Sejarah Tradisi Baritan di Era Hindia Belanda
images info

Teguh Hindarto

TANGGAL 18 Oktober lalu, media lokal menurunkan berita perihal kontes sapi unggul di Kampung Sapi PO (Peranakan Ongole) Kebumen yang juga Eduwisata Peternakan Terintegrasi di Desa Sitiadi, Kecamatan Puring. Sebanyak 140 ekor sapi peserta dari seluruh wilayah Kebumen mengikuti kegiatan ini. Jika tahun 2019 lalu kegiatan semacam ini diiniasi oleh Dinas Pertanian Kebumen maka di tahun 2025 diselenggarakan secara mandiri oleh kelompok peternak sapi.

Kontes Sapi PO Kebumen 2025 dimenangkan oleh seekor sapi bernama “Slamet” dari Benggolo Putro Farm milik Ahmad Ardiansyah. Sapi “Slamet” mencatatkan bobot fantastis, mencapai 981 kg dengan raihan 1.215 poin.

Populasi sapi lokal Peranakan Ongole (PO) terus berkembang di Kabupaten Kebumen. Saat ini sudah sekitar 54.000 ekor, tersebar di 26 desa yang ada daerah Urutsewu, yakni Kecamatan Puring, Petanahan, Klirong, Buluspesantren, Ambal, dan Mirit (www2.kebumenkab.go.id, 2014)

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.