SUMEDANG — Sebuah karya intelektual yang lahir dari Sumedang puluhan tahun silam kembali mencuri perhatian. Buku Kamus Istilah Pendidikan dan Umum (1981) karya M. Sastrapradja diketahui memiliki jejak keberadaan di berbagai perpustakaan akademik dunia, membuka kembali cerita panjang perjalanan sebuah pemikiran dari daerah menuju panggung global.
Temuan ini tidak terjadi secara instan. Sejak tahun 2020, proses penelusuran dilakukan secara bertahap melalui pengumpulan data, verifikasi dokumen, hingga korespondensi lintas institusi internasional. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa buku tersebut tersimpan di sejumlah pusat ilmu pengetahuan dunia.
Jejak koleksi ditemukan di beberapa negara, mulai dari Jerman—di Berlin dan Hamburg—hingga Belanda di Leiden. Selain itu, keberadaan karya ini juga teridentifikasi di Korea Selatan (Busan), Jepang (Nanzan), Australia, serta Amerika Serikat, termasuk di Library of Congress yang dikenal sebagai salah satu perpustakaan terbesar di dunia.
Menariknya, keberadaan buku ini di luar negeri sebelumnya tidak banyak tercatat dalam dokumentasi di Indonesia. Fakta tersebut menghadirkan perspektif baru tentang bagaimana sebuah karya lokal dapat beredar luas dan menjadi bagian dari jaringan pengetahuan internasional tanpa banyak diketahui publik di tanah asalnya.
Seiring terungkapnya jejak global tersebut, proses penelusuran kini memasuki fase penting di dalam negeri. Hasil temuan telah masuk dalam proses di lingkungan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia sebagai bagian dari mekanisme pencatatan, pengakuan, serta pelestarian karya dalam sistem koleksi nasional.
Baca Selengkapnya

