di selasar sunyi bersama gandhi percakapan tentang nurani kekuasaan dan dunia yang gelisah 5x8Hkv - News | Good News From Indonesia 2026

Di Selasar Sunyi Bersama Gandhi: Percakapan tentang Nurani, Kekuasaan, dan Dunia yang Gelisah

Di Selasar Sunyi Bersama Gandhi: Percakapan tentang Nurani, Kekuasaan, dan Dunia yang Gelisah
images info

Di sebuah selasar sunyi menjelang malam, angin bergerak perlahan seperti sedang membaca doa-doa tua. Saya duduk berhadapan dengan Mahatma Gandhi. Ia mengenakan kain putih sederhana, memegang tongkat bambu, dan wajahnya tampak tenang seperti sungai yang tidak tergesa menuju laut.

Saya memulai percakapan.

Saya: Bapu, dunia hari ini terasa semakin gaduh. Orang-orang saling menyerang lewat kata-kata, media sosial dipenuhi kebencian, politik berubah menjadi arena saling menghancurkan. Apakah Ahimsa masih relevan di zaman seperti sekarang?

Gandhi: Ahimsa justru paling dibutuhkan ketika dunia kehilangan kesabaran. Kekerasan hari ini tidak selalu berupa senjata. Kadang ia hadir dalam bentuk ejekan, fitnah, manipulasi informasi, bahkan kerakusan ekonomi. Orang modern menganggap dirinya maju karena teknologinya berkembang. Namun batinnya sering masih primitif: mudah marah, mudah takut, mudah membenci.

Saya: Tetapi banyak orang merasa bahwa tanpa kekerasan, rakyat kecil akan terus diinjak. Bukankah kekuasaan sering hanya takut pada tekanan?

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.