mahasiswa kknm 31394 uny berdayakan umkm padukuhan goser melalui digitalisasi fotografi dan desain promosi - News | Good News From Indonesia 2026

Mahasiswa KKNM-31394 UNY Berdayakan UMKM Padukuhan Goser Melalui Digitalisasi, Fotografi, dan Desain Promosi

Mahasiswa KKNM-31394 UNY Berdayakan UMKM Padukuhan Goser Melalui Digitalisasi, Fotografi, dan Desain Promosi
images info

Foto Bersama Kegiatan


Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kemasyarakatan (KKNM) 31394 Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan serangkaian program pemberdayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Padukuhan Goser, Kalurahan Sumberrahayu, Kapanewon Moyudan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini digagas sebagai respons atas tantangan yang banyak dihadapi pelaku usaha kecil di wilayah pedesaan, yaitu keterbatasan akses terhadap teknologi digital serta minimnya kemampuan dalam mengelola media promosi yang menarik dan profesional.

Padukuhan Goser dikenal memiliki potensi ekonomi lokal yang cukup beragam, mulai dari usaha kuliner rumahan, kerajinan, hingga produk olahan rumah tangga. Namun demikian, sebagian besar pelaku UMKM di wilayah ini masih menjalankan usahanya secara konvensional, dengan pemasaran yang mengandalkan metode dari mulut ke mulut dan belum banyak memanfaatkan kanal digital secara optimal.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKNM-31394 UNY merancang tiga program utama yang saling melengkapi, yaitu Digitalisasi UMKM, Workshop Fotografi, dan Workshop Desain, yang dilaksanakan pada waktu yang berbeda namun dengan sasaran peserta yang sama.

Digitalisasi UMKM: Membuka Pintu ke Pasar yang Lebih Luas

Program Digitalisasi UMKM dilaksanakan melalui kegiatan sosialisasi dan pendampingan langsung mengenai pemanfaatan teknologi digital untuk usaha. Dalam sesi ini, mahasiswa mengenalkan kepada para pelaku UMKM cara memanfaatkan platform media sosial sebagai sarana promosi produk, pendaftaran dan pengelolaan lokasi usaha melalui Google Maps agar lebih mudah ditemukan oleh calon pembeli, serta penggunaan sistem pembayaran digital QRIS yang kini menjadi kebutuhan mendasar di tengah pergeseran gaya transaksi masyarakat.

Selain aspek teknis pemasaran digital, mahasiswa juga menyampaikan informasi penting terkait legalitas usaha, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), Izin Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), dan sertifikasi halal. Informasi ini dinilai krusial karena legalitas usaha tidak hanya meningkatkan kepercayaan konsumen, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk mengakses program pembinaan pemerintah maupun kerja sama dengan mitra usaha yang lebih besar.

Workshop Fotografi: Menghadirkan Produk yang Lebih Menarik di Mata Konsumen

Menyadari bahwa tampilan visual produk menjadi salah satu faktor penentu keputusan pembelian, khususnya di platform digital, mahasiswa KKNM-31394 UNY turut menyelenggarakan Workshop Fotografi bagi para pelaku UMKM.

Materi yang disampaikan mencakup teknik dasar fotografi produk, mulai dari pengaturan pencahayaan yang tepat agar detail produk terlihat jelas, pemilihan sudut pengambilan gambar yang mampu menonjolkan keunggulan produk, penataan latar belakang yang sederhana namun estetis, hingga prinsip komposisi visual agar hasil foto tampak lebih profesional meski hanya menggunakan kamera ponsel.

Melalui workshop ini, peserta tidak hanya diberikan teori, tetapi juga diajak untuk langsung mempraktikkan teknik pengambilan foto terhadap produk usaha masing-masing, sehingga hasil belajar dapat segera diterapkan pada kebutuhan promosi sehari-hari.

Workshop Desain: Merancang Media Promosi yang Informatif dan Menarik

Sebagai pelengkap, Workshop Desain membahas aspek-aspek penting dalam merancang media promosi, seperti pemilihan kombinasi warna yang sesuai dengan karakter produk, pemilihan jenis huruf (tipografi) yang mudah dibaca, penataan elemen visual agar desain terlihat rapi dan tidak berlebihan, serta cara menyusun informasi produk seperti nama produk, harga, dan kontak pemesanan agar mudah dipahami oleh calon pembeli.

Materi ini dirancang agar sederhana dan aplikatif, sehingga pelaku UMKM dapat membuat sendiri media promosi mereka menggunakan aplikasi desain gratis yang mudah diakses melalui ponsel.

Antusiasme Peserta dan Dampak yang Dirasakan

Ketiga rangkaian kegiatan ini diikuti oleh sekitar 15 pelaku UMKM Dusun Goser, yang terlibat aktif dalam proses penyampaian materi, sesi demonstrasi, hingga pendampingan langsung. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi tanya jawab maupun praktik langsung di setiap kegiatan.

"Adanya kegiatan seperti ini membantu kami untuk lebih memahami cara memanfaatkan media digital untuk usaha. Sebelumnya mungkin masih bingung bagaimana membuat foto produk dan desain yang menarik. Setelah mengikuti kegiatan ini, kami jadi punya gambaran yang bisa diterapkan untuk promosi produk," ujar salah satu pelaku UMKM Goser.

Melalui rangkaian kegiatan ini, para pelaku UMKM memperoleh bekal pengetahuan dan keterampilan yang menyeluruh, mulai dari pemanfaatan media digital dan sistem pembayaran QRIS, pemahaman legalitas usaha, hingga kemampuan membuat foto produk dan desain promosi yang lebih menarik secara mandiri. Kombinasi ketiga program ini diharapkan mampu memberikan dampak yang saling menguatkan, sebab digitalisasi tanpa didukung visual promosi yang baik akan kurang optimal, begitu pula sebaliknya.

Kontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

Rangkaian kegiatan pemberdayaan UMKM ini sejalan dengan SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui peningkatan kapasitas dan daya saing pelaku UMKM Dusun Goser. Digitalisasi usaha, pemanfaatan sistem pembayaran QRIS, serta peningkatan kualitas media promosi melalui fotografi dan desain visual menjadi bentuk konkret penguatan ekonomi lokal berbasis usaha mikro.

Dengan bekal keterampilan digital dan promosi yang lebih baik, pelaku UMKM Goser diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan pendapatan, dan menciptakan iklim usaha yang lebih berkelanjutan di tingkat akar rumput. Dalam template SDGs UNY, inovasi UMKM menjadi salah satu contoh kegiatan yang berkaitan langsung dengan SDG 8.

Harapan ke Depan

Melalui ketiga program tersebut, mahasiswa KKNM-31394 UNY berharap pengetahuan dan keterampilan yang telah diberikan dapat terus diterapkan secara berkelanjutan oleh pelaku UMKM Dusun Goser dalam kegiatan usaha sehari-hari, bukan hanya sebagai pengetahuan sesaat.

Pemanfaatan teknologi digital yang konsisten, disertai peningkatan kualitas foto dan desain promosi, diharapkan dapat membantu pelaku usaha memperluas jangkauan pemasaran hingga ke luar wilayah Goser, meningkatkan daya saing di tengah persaingan pasar yang semakin digital, serta mendukung perkembangan UMKM lokal secara berkelanjutan.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

FK
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.