barang bekas sekarang tak selalu berakhir di tempat sampah ketika anak muda mulai belajar tidak membeli barang baru - News | Good News From Indonesia 2026

Barang Bekas Sekarang Tak Selalu Berakhir di Tempat Sampah: Ketika Anak Muda Mulai Belajar Tidak Membeli Barang Baru

Barang Bekas Sekarang Tak Selalu Berakhir di Tempat Sampah: Ketika Anak Muda Mulai Belajar Tidak Membeli Barang Baru
Barang Bekas Sekarang Tak Selalu Berakhir di Tempat Sampah: Ketika Anak Muda Mulai Belajar Tidak Membeli Barang Baru
Barang Bekas Sekarang Tak Selalu Berakhir di Tempat Sampah: Ketika Anak Muda Mulai Belajar Tidak Membeli Barang Baru
Barang Bekas Sekarang Tak Selalu Berakhir di Tempat Sampah: Ketika Anak Muda Mulai Belajar Tidak Membeli Barang Baru
Barang Bekas Sekarang Tak Selalu Berakhir di Tempat Sampah: Ketika Anak Muda Mulai Belajar Tidak Membeli Barang Baru
Barang Bekas Sekarang Tak Selalu Berakhir di Tempat Sampah: Ketika Anak Muda Mulai Belajar Tidak Membeli Barang Baru
Barang Bekas Sekarang Tak Selalu Berakhir di Tempat Sampah: Ketika Anak Muda Mulai Belajar Tidak Membeli Barang Baru
Barang Bekas Sekarang Tak Selalu Berakhir di Tempat Sampah: Ketika Anak Muda Mulai Belajar Tidak Membeli Barang Baru
Barang Bekas Sekarang Tak Selalu Berakhir di Tempat Sampah: Ketika Anak Muda Mulai Belajar Tidak Membeli Barang Baru
Barang Bekas Sekarang Tak Selalu Berakhir di Tempat Sampah: Ketika Anak Muda Mulai Belajar Tidak Membeli Barang Baru

Kebiasaan decluttering mulai banyak dilakukan oleh anak muda. Barang yang tidak lagi digunakan tidak selalu dibuang, tetapi bisa diperbaiki, dijual kembali, didonasikan, ditukar, atau diberikan kepada pemilik baru. Kebiasaan ini sebenarnya sudah lama dilakukan, ketika barang digunakan selama mungkin sebelum diganti.

Perubahan budaya konsumsi membuat barang semakin mudah dibeli dan tren bergerak cepat. Kondisi tersebut mendorong munculnya berbagai gerakan, seperti Bersaling Silang dari Lyfe with Less dan gerakan #TukarBaju dari Zero Waste Indonesia, yang memberi kesempatan kedua bagi barang bekas.

Bagi anak muda, decluttering menjadi cara menata kembali barang yang dimiliki. Gerakan ini tidak berarti berhenti berbelanja, tetapi mendorong penggunaan barang lebih lama dan pembelian yang lebih bijak.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.