jakarta selatan jadi tujuan favorit wisatawan domestik di ibu kota disusul jakarta timur - News | Good News From Indonesia 2026

Jakarta Selatan Jadi Favorit Wisatawan Domestik di Ibu Kota, Bagaimana dengan Daerah Lain?

Jakarta Selatan Jadi Favorit Wisatawan Domestik di Ibu Kota, Bagaimana dengan Daerah Lain?
images info

Dok. indonesia.travel


Ikuti GNFI di WhatsApp

Jakarta Selatan menjadi wilayah dengan jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) terbanyak di DKI Jakarta pada September 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat sebanyak 2,1 juta perjalanan wisnus menuju wilayah tersebut. Jumlah itu mencakup 27,51 persen dari total perjalanan wisatawan domestik ke Jakarta.

Jakarta Pusat menempati posisi kedua dengan proporsi 21,39 persen. Berikutnya, Jakarta Timur mencatat 18,62 persen, Jakarta Barat 16,31 persen, dan Jakarta Utara 15,75 persen. Sementara itu, Kepulauan Seribu memiliki proporsi perjalanan paling sedikit, yakni 0,41 persen.

Secara keseluruhan, perjalanan wisatawan nusantara ke DKI Jakarta mencapai 8,58 juta pada September 2026. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa Jakarta Selatan menjadi wilayah dengan kontribusi perjalanan terbesar di antara enam wilayah administrasi Jakarta.

Meski menjadi tujuan dengan jumlah perjalanan terbanyak, total perjalanan wisatawan domestik ke Jakarta mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya. BPS DKI Jakarta mencatat angka 8,58 juta perjalanan pada September 2026, turun 6,17 persen dibandingkan Agustus 2026.

Namun, jika dibandingkan dengan September 2025, jumlah tersebut justru meningkat 6,37 persen. Artinya, perjalanan wisatawan nusantara ke Jakarta mengalami pertumbuhan secara tahunan meskipun terkoreksi secara bulanan.

Secara nasional, Pulau Jawa masih menjadi tujuan utama perjalanan wisatawan nusantara. BPS RI mencatat sebanyak 62,61 juta perjalanan menuju pulau tersebut pada September 2026, setara dengan 64,75 persen dari total perjalanan wisnus di Indonesia.

Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah perjalanan wisatawan nusantara tertinggi, yakni 16,55 juta perjalanan. Posisi berikutnya ditempati Jawa Timur dengan 15,72 juta perjalanan dan Jawa Tengah sebanyak 12,87 juta perjalanan.

Selain mencatat jumlah perjalanan wisatawan domestik, Jakarta juga mengalami peningkatan tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang pada September 2026.

BPS DKI Jakarta mencatat TPK hotel berbintang mencapai 58,18 persen. Angka tersebut meningkat 2,30 poin persentase dibandingkan Agustus 2026 dan naik 5,15 poin persentase dibandingkan September 2025.

Capaian itu menempatkan Jakarta pada posisi kedua dengan tingkat hunian hotel berbintang tertinggi secara nasional, setelah Bali yang mencatat TPK sebesar 66,42 persen.

Kondisi berbeda terjadi pada hotel nonbintang. Tingkat penghunian kamar hotel nonbintang di Jakarta tercatat sebesar 39,32 persen, turun 2,51 poin persentase secara bulanan dan 0,73 poin persentase secara tahunan.

Berdasarkan asal tamu, hotel berbintang di Jakarta masih didominasi pengunjung domestik. Wisatawan nusantara mencakup 88,84 persen dari keseluruhan tamu, sedangkan pengunjung mancanegara menyumbang 11,16 persen.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

MF
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.