contoh kegiatan hari sumpah pemuda - News | Good News From Indonesia 2026

20 Ide Kegiatan dan Lomba Sumpah Pemuda di Sekolah yang Menarik!

20 Ide Kegiatan dan Lomba Sumpah Pemuda di Sekolah yang Menarik!
images info

contoh kegiatan hari sumpah pemuda 2026 | Sumber:Pexels


Contoh kegiatan memperingati Hari Sumpah Pemuda dapat dilakukan melalui aktivitas yang menumbuhkan persatuan, kreativitas, dan kepedulian sosial. Menjelang 28 Oktober 2026, sekolah, kampus, kantor, dan komunitas dapat memilih kegiatan sederhana yang sesuai dengan kebutuhan peserta.

GNFI merangkum beberapa contoh kegiatan Hari Sumpah Pemuda 2026 yang bisa Kawan GNFI gunakan sebagai referensi, mulai dari upacara hingga gotong royong.

Dikutip dari surat edaran resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga RI tema resmi Hari Sumpah Pemuda 2026 adalah “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, yang menekankan cinta tanah air, ketangguhan, dan kepedulian terhadap sesama. Olehkarena itu, Kawan GNFI juga dapat menyelaraskan kegiatan memperingati HSP ke-98 dengan tema tersebut.

Kapan Sumpah Pemuda 2026?

Hari Sumpah Pemuda diperingati setiap 28 Oktober. Pada 2026, peringatan Sumpah Pemuda jatuh pada Rabu, 28 Oktober, dan menjadi peringatan ke-98 sejak Kongres Pemuda II pada 1928. 

Jadi, jika Anda sedang mencari jawaban atas pertanyaan “sumpah muda 2026 ke berapa?”, jawabannya adalah peringatan hari Sumpah Pemuda 2026 adalah Hari Sumpah Pemuda ke-98.

Informasi tanggal dan tema tercantum dalam Surat Edaran Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor B/DP.00/10.14.13/MPO/X/2026 Tahun 2026 yang diterbitkan pada 14 Oktober 2026 yang lalu.

Apa Tema Kegiatan Hari Sumpah Pemuda?

Tema resmi tahun ini adalah “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”. Nilai tersebut dapat diterjemahkan ke dalam kegiatan yang mendorong keberanian berpendapat, kerja sama, pelestarian budaya, dan aksi sosial.

Untuk desain poster atau dekorasi, gunakan logo Sumpah Pemuda 2026 dari panduan resmi pemerintah agar identitas visual peringatan tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

baca juga

Contoh Kegiatan Memperingati Hari Sumpah Pemuda

Kawan GNFI tentunya ada berbagai macam kegiatan memperingati Hari Sumpah Pemuda dapat disesuaikan dengan usia peserta, jenis institusi, hingga tempat pelaksanaan.

Berikut contoh 21 kegiatan Sumpah Pemuda di sekolah maupun lingkungan masyarakat.

Kegiatan Edukatif untuk Memperingati Sumpah Pemuda

Kegiatan edukatif dapat membantu siswa memahami sejarah dan makna persatuan melalui aktivitas yang menarik. Berikut beberapa ide kegiatan Sumpah Pemuda yang bisa diterapkan di sekolah.

1. Upacara Bendera Hari Sumpah Pemuda

Upacara bendera hari Sumpah Pemuda dapat menjadi agenda utama pada 28 Oktober. Susunan acara Sumpah Pemuda dapat mencakup pengibaran Merah Putih, pembacaan isi teks Sumpah Pemuda, menyanyikan lagu nasional, amanat pembina, dan doa.

Kawan GNFI yang sedang atau akan berperan menjadi panitia menyesuaikan rangkaian acara dengan pedoman resmi yang berlaku.

2. Lomba Cerdas Cermat Sejarah Sumpah Pemuda

Sekolah dapat mengadakan lomba cerdas cermat antarkelas dengan pertanyaan seputar Kongres Pemuda II, tokoh pergerakan pemuda, dan isi ikrar Sumpah Pemuda. Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok dan mengikuti babak soal wajib, lemparan, serta rebutan jawaban. Pemenang ditentukan berdasarkan akumulasi nilai tertinggi.

3. Diskusi Makna Persatuan di Kalangan Pelajar

Diskusi dapat mengangkat tema keberagaman, toleransi, dan peran pemuda dalam menjaga persatuan. Siswa diajak membahas persoalan yang dekat dengan kehidupan sekolah, seperti perbedaan pendapat, perundungan, dan cara menghargai teman yang memiliki latar belakang berbeda.

4. Pameran Sejarah dan Tokoh Pemuda

Pameran mini dapat berisi kronologi Kongres Pemuda II, profil tokoh pergerakan pemuda, foto dokumentasi, serta informasi tentang lahirnya Sumpah Pemuda. Setiap kelas dapat mengelola satu bagian pameran dengan menggunakan informasi dari buku sejarah, museum, atau sumber pemerintah yang tepercaya.

Ide Lomba Sumpah Pemuda yang Kreatif

Lomba Sumpah Pemuda dapat menjadi sarana untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan komunikasi, dan kerja sama antar siswa. Berikut ini adalah contoh ide lomba memperingati Hari Sumpah Pemuda di sekolah yaitu.

5. Lomba Pidato

Siswa menyampaikan pidato berdurasi tiga hingga lima menit dengan tema persatuan, toleransi, atau kontribusi pemuda bagi Indonesia. Penilaian dapat mencakup kesesuaian tema, kekuatan isi, artikulasi, dan kepercayaan diri.

6. Lomba Membaca Puisi

Peserta membacakan puisi bertema perjuangan, persatuan, dan keberagaman Indonesia. Lomba membaca puisi ini dapat dilakukan di sekolahan dengan skema lomba baca puisi antar kelas. Lalu, juri dapat menilai penghayatan, intonasi, pelafalan, ekspresi, serta kesesuaian penampilan dengan isi puisi.

7. Lomba Poster dan Infografis

Siswa membuat poster atau infografis mengenai sejarah Sumpah Pemuda, keberagaman budaya, atau pentingnya menjaga persatuan. Karya dapat dibuat secara manual maupun digital, dengan penilaian berdasarkan kreativitas, kejelasan pesan, akurasi informasi, dan kualitas desain.

8. Lomba Video Pendek

Peserta membuat video berdurasi satu hingga tiga menit tentang persatuan di sekolah atau lingkungan masyarakat. Video bisa berupa drama singkat, wawancara, atau kampanye sosial. Penilaian mencakup kesesuaian tema, kreativitas, alur cerita, dan pesan yang disampaikan.

9. Lomba Menulis Esai atau Opini

Siswa menulis esai mengenai tantangan pemuda masa kini, seperti toleransi, pendidikan, pelestarian budaya, atau penggunaan media sosial secara bijak. Penilaian dapat mempertimbangkan kekuatan argumen, ketepatan informasi, struktur tulisan, dan orisinalitas karya.

Kegiatan Seni dan Budaya Nusantara Hari Sumpah Pemuda

Kegiatan seni dan budaya dapat memperkenalkan keberagaman Indonesia sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas bangsa.

10. Parade Pakaian Adat

Mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah menjadi simbol keberagaman suku dan budaya Indonesia. Meski memiliki latar belakang berbeda, peserta tetap bersatu sebagai bagian dari bangsa Indonesia. Hal ini juga menggambarkan erat ketika kongres pemuda berlangsung diikuti oleh pemuda dari berbagai daerah dan suku di Indonesia.

Pelaksanaan kegiatan Hari Sumpah Pemuda ini tentunya dapat disesuaikan dengan aturan sekolah atau instansi.

11. Pentas Seni dan Tari Daerah

Setiap kelas dapat menampilkan pentas seni dapat menampilkan tarian tradisional, pembacaan puisi tentang persatuan, atau drama yang menggambarkan Kongres Pemuda II pada 1928. Harapanya pada pentas seni ini dapat membantu peserta mempelajari sejarah melalui pendekatan kreatif dan mudah diingat.

12. Musikalisasi Puisi Bertema Persatuan

Siswa menggabungkan pembacaan puisi dengan musik untuk menyampaikan pesan tentang persatuan dan kebangsaan. Anggota kelompok dapat berbagi peran sebagai pembaca puisi, pemain musik, dan penanggung jawab pertunjukan.

13. Pameran Budaya dan Bahasa Daerah

Pameran dapat menampilkan bahasa daerah, cerita rakyat, kuliner, tradisi, atau kesenian dari berbagai wilayah. Siswa bisa membuat stan informasi dan mengajarkan sapaan sederhana dalam bahasa daerah kepada pengunjung, tanpa menjadikan budaya tertentu sebagai bahan olok-olok atau stereotip.

Kegiatan Sosial dan Lingkungan

Selain kegiatan seremonial, Hari Sumpah Pemuda dapat diperingati melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

14. Kerja Bakti Membersihkan Lingkungan Sekolah

Siswa dan guru dapat bersama-bersama membersihkan lingkungan, memilah sampah, atau menanam pohon merupakan aksi nyata untuk menjaga ruang bersama. Kegiatan ini menunjukkan bahwa cinta tanah air bukan hanya seremonial, tetapi juga kepedulian agar lingkungan tetap bersih dan lestari bagi generasi mendatang.

15. Kampanye Antiperundungan dan Menghormati Perbedaan

Kampanye dapat dilakukan melalui poster, video pendek, atau diskusi kelas tentang pentingnya menghormati sesama. Siswa juga dapat menyebarkan pesan agar warga sekolah tidak melakukan perundungan dan berani melaporkan kejadian tersebut kepada guru atau pihak sekolah.

16. Gerakan Berbagi atau Bakti Sosial

Sekolah dapat mengadakan pengumpulan buku layak baca, alat tulis, atau kebutuhan pokok untuk masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran bantuan sebaiknya dilakukan secara terkoordinasi dan transparan agar barang yang diberikan sesuai dengan kebutuhan penerima.

17. Kampanye Digital tentang Persatuan

Siswa membuat konten digital berupa infografis, video, atau pesan singkat yang mengajak masyarakat menghargai perbedaan dan menggunakan media sosial secara bertanggung jawab. Sebelum dipublikasikan, informasi perlu diperiksa dan penggunaan foto maupun materi milik orang lain harus memperhatikan izin.

Proyek Kolaborasi Antarkelas untuk Memaknai Sumpah Pemuda

Salah satu ide yang dapat menjadi pembeda adalah proyek seputar keberagaman suku dan ras yang ada di sekolah. Kegiatan ini mengajak siswa lintas kelas bekerja sama meneliti apa saja keberagaman Indonesia dan menyajikan hasilnya kepada warga sekolah.

18. Membentuk Tim dan Menentukan Topik

Guru dapat membentuk kelompok berisi siswa dari beberapa kelas. Setiap tim memilih topik, seperti bahasa daerah, tradisi lokal, tokoh pemuda, atau praktik toleransi, kemudian membagi tugas agar seluruh anggota berpartisipasi.

19. Melakukan Riset Sederhana

Siswa mengumpulkan informasi dari buku, museum, situs pemerintah, atau wawancara dengan narasumber. Fakta yang ditemukan perlu diperiksa kembali dan sumbernya dicantumkan agar hasil proyek dapat dipertanggungjawabkan.

20. Memamerkan Hasil Proyek

Hasil riset dapat disajikan dalam bentuk poster, video pendek, podcast, presentasi, atau pameran mini. Contohnya, satu kelompok membuat poster tentang bahasa daerah, sedangkan kelompok lain menyusun video tentang cara menjaga persatuan di tengah perbedaan.

21. Melakukan Refleksi dan Evaluasi

Setelah pameran, siswa dapat berbagi pengalaman mengenai pembagian tugas, kendala, dan pelajaran yang diperoleh selama bekerja sama. Guru dapat mengevaluasi partisipasi aktif, kemampuan menjelaskan hasil riset, kualitas karya, serta sikap siswa dalam menghargai perbedaan.

Melalui proyek ini, peringatan Sumpah Pemuda tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga pengalaman belajar yang mendorong siswa bekerja sama dan menghasilkan karya yang bermanfaat.

 

baca juga

Peringatan Hari Sumpah Pemuda bukan sekadar seremoni setiap 28 Oktober, tetapi juga momentum bagi generasi muda untuk memperkuat persatuan, menghargai keberagaman, dan berkontribusi bagi lingkungan sekitar.

Melalui berbagai contoh kegiatan memperingati Hari Sumpah Pemuda, Anda dapat ikut menghidupkan semangat kebangsaan lewat aksi sederhana yang berdampak nyata.

Untuk menambah wawasan dan menemukan inspirasi lainnya seputar sejarah, budaya, serta peran generasi muda Indonesia, jangan lewatkan artikel menarik lainnya di Good News From Indonesia (GNFI).

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Evita Damayanti lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Evita Damayanti.

ED
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.