capucino cincau kreasi minuman kopi khas italia dengan kearifan lokal indonesia - News | Good News From Indonesia 2026

Capucino Cincau, Kreasi Minuman Kopi Khas Italia dengan Kearifan Lokal Indonesia

Capucino Cincau, Kreasi Minuman Kopi Khas Italia dengan Kearifan Lokal Indonesia
images info

Capucino Cincau, Kreasi Minuman Kopi Khas Italia dengan Kearifan Lokal Indonesia | Pexels/fadhil wy_


Masyarakat Indonesia selalu memiliki berbagai macam kreativitas, termasuk dalam hal kuliner, baik itu makanan maupun minuman. Capucino cincau yang pernah viral dan tren di kalangan masyarakat beberapa tahun silam menjadi salah satu contohnya.

Bagi Kawan yang tumbuh di era 2010-an tentu tidak asing lagi dengan minuman yang satu ini bukan. Apalagi capucino cincau bisa Kawan jumpai di berbagai daerah yang ada di Indonesia pada waktu itu.

Bahkan keberadaan capucino cincau tidak hilang sepenuhnya. Di beberapa daerah, Kawan masih bisa menemukan dan mencicipi cita rasa dari minuman yang satu ini.

Bagaimana cerita di balik munculnya kreasi capucino cincau yang memadukan minuman kopi khas Italia dengan kearifan lokal Indonesia pada waktu itu? Simak ulasannya dalam artikel berikut ini.

baca juga

Asal Usul Capucino Cincau

Capucino merupakan salah satu minuman khas yang berasal dari Italia. Pada dasarnya, minuman kopi ini dibuat dari campuran espreso dan susu.

Di Indonesia, capucino pun dikreasikan dengan bahan tambahan lainnya. Cincau pun jadi pilihan untuk dipadukan bersama minuman khas Italia tersebut.

Dinukil GNFI dari laman Kabari News, capucino cincau diketahui pertama kali mulai berkembang di daerah Pekanbaru pada 2011 silam. Ronal, salah seorang pedagang jus yang ada di kota tersebut menjadi sosok dibalik terciptanya kreasi minuman ini.

Dalam artikel tersebut dijelaskan jika Ronal mendapatkan ide untuk membuat capucino cincau saat dirinya berkunjung ke kampung halamannya, Padang. Pada waktu itu, dia melihat minuman yang dibuat dengan campuran air gula dan parutan cincau serta tambahan es.

baca juga

Dari kreasi tersebut, Ronal pun memiliki ide untuk mengganti air gula dengan capucino. Dia merasa jika minuman tersebut akan banyak disukai oleh masyarakat.

Akhirnya saat dirinya kembali ke Pekanbaru untuk mencoba ide tersebut. Dia pun membuat minuman yang berbeda dari inspirasi yang dia dapatkan.

Di Padang, masyarakat biasanya mencampurkan air gula dengan parutan cincau dan mengaduknya secara langsung di gelas. Namun untuk membuat capucino cincau, Ronal pun menggunakan cara berbeda.

Dirinya mencampurkan capucino, parutan cincau, serta es batu di wadah blender. Setelah itu, dirinya memblender bahan-bahan tersebut sebelum disajikan dalam gelas atau wadah yang digunakan.

baca juga

Campuran bahan ini pula yang membuat kreasi minuman tersebut dikenal dengan nama capucino cincau. Selain itu, minuman ini juga dikenal dengan sebutan capcin, merujuk pada akronim dari nama capucino cincau itu sendiri.

Sempat Tren di Kalangan Masyarakat Indonesia

Dua tahun berselang, tepatnya pada 2013, capucino cincau menjadi salah satu minuman viral yang berkembang di tengah masyarakat. Berawal dari Pekanbaru, kreasi minuman ini pun mulai menyebar ke berbagai daerah lainnya di Indonesia.

Banyak para pedagang kecil yang mencoba peruntungannya untuk menjual minuman tersebut pada waktu itu. Modal yang tidak besar serta proses pembuatannya yang tidak rumit menjadi sedikit alasan mengapa para pedagang capucino cincau menjamur di beberapa daerah waktu itu.

Walau begitu, kreasi capucino cincau ini ternyata juga menjadi wujud dari kearifan lokal masyarakat Indonesia. Disitat GNFI dari laman RRI, penambahan cincau pada kreasi minuman kopi khas Indonesia tersebut menjadi bentuk penerapan kekayaan bahan makanan tradisional dalam kuliner tersebut.

baca juga

Selain itu, capcin juga menjadi kreasi minuman yang dekat dengan masyarakat kalangan menengah ke bawah. Alih-alih disajikan di pusat perbelanjaan besar, minuman yang satu ini justru banyak dijual oleh para pedagang di tempat umum dengan harga yang relatif murah.

Seiring berkembangnya waktu, kepopuleran capucino cincau pun tidak semasif saat minuman tersebut pertama kali viral. Meskipun demikian, minuman ini tidak sepenuhnya hilang dari tengah masyarakat dan masih bisa dijumpai di beberapa daerah di Indonesia.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Irfan Jumadil Aslam lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Irfan Jumadil Aslam.

IJ
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.