AIESEC in IPB kembali mengirimkan salah satu Exchange Participant (EP)-nya, Adlina Hanifa, untuk mengikuti program Global Volunteer di Cairo University, Mesir, pada 1 - 29 Juli. Melalui project bertajuk On The Map yang mengusung Sustainable Development Goals (SDGs) ke-8 tentang Decent Work and Economic Growth, Adlina berkesempatan menjelajahi berbagai daerah di Mesir sekaligus membantu memperkenalkan potensi wisata dari wilayah-wilayah yang selama ini kurang dikenal wisatawan.
Saat ini, AIESEC in IPB tengah menjalankan tiga program pertukaran, yaitu Global Volunteer (OGV), Global Talent (OGTA), dan Global Teacher (OGTE), yang seluruhnya bertujuan membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk berkontribusi sekaligus mengembangkan diri di tingkat internasional.
Global Volunteer sendiri merupakan program volunteering internasional dari AIESEC yang dirancang untuk mengembangkan kepemimpinan generasi muda melalui project-project berdampak sosial yang selaras dengan SDGs. Lewat program ini, para EP tidak hanya berkontribusi pada isu-isu penting, tetapi juga mendapat pengalaman lintas budaya dengan bekerja bersama komunitas yang beragam. Peserta didorong keluar dari zona nyaman, berkolaborasi dengan tim internasional, serta mengasah kompetensi personal dan kepemimpinan melalui pengalaman jangka pendek yang berorientasi pada dampak nyata.
Di Mesir, project On The Map mengajak Adlina dan peserta lain untuk mengunjungi sejumlah kawasan bersejarah sebagai bagian dari upaya meningkatkan potensi ekonomi dan pariwisata daerah tersebut. Selama masa penugasannya, Adlina berkesempatan mengunjungi berbagai museum, kompleks pemakaman kuno di kawasan Saqqara, serta Kota Alexandria.
Ia juga melihat langsung Piramida Giza, menyusuri Sungai Nil dengan perahu, hingga mendaki gunung dan menjelajahi gua-gua di sekitar wilayah tersebut. Salah satu hal unik yang ia temui adalah kebiasaan warga di pinggir Sungai Nil yang memelihara sapi, bahkan di rumah-rumah yang letaknya persis di tepi sungai.
“Melalui project On The Map, aku diajak menjelajahi berbagai daerah di Mesir yang sebenarnya punya potensi besar tapi belum banyak dikenal orang. Jadi selain menjalankan project sosial, kita juga ikut membantu memperkenalkan pariwisata daerah-daerah tersebut,” ujar Adlina Hanifa, EP AIESEC in IPB yang mengikuti Global Volunteer di Mesir.

Selain pengalaman yang berkaitan langsung dengan project, Adlina juga membawa pulang berbagai cerita berkesan selama di Mesir. Ia sempat menaiki unta dan mengaku momen paling mengejutkan adalah ketika terbangun dari tidur dan mendapati wajah unta sudah ada tepat di depannya. Ia juga bercerita tentang antusiasme warga Mesir terhadap sepak bola, yang terlihat jelas saat Piala Dunia berlangsung begitu ada gol tercipta, warga langsung tumpah ke jalan untuk merayakannya bersama-sama. Tak ketinggalan, ia turut mencoba beragam kuliner khas setempat, salah satunya nasi dengan potongan daging kambing di atasnya yang menjadi salah satu makanan favoritnya selama di sana.
Dari seluruh rangkaian pengalaman tersebut, pemandangan alam Mesir menjadi hal yang paling membekas baginya.
“Awalnya aku kira Mesir itu ya gurun pasir doang, tapi begitu sampai sana, pemandangannya benar-benar di luar ekspektasi, kayak enggak nyata. Pengalaman ini seru banget, sampai-sampai aku pengen ikut lagi di Winter Peak,” kata Adlina.
Melalui kisah Adlina, AIESEC in IPB berharap dapat menginspirasi lebih banyak mahasiswa untuk berani melangkah keluar dari zona nyaman dan mengambil bagian dalam program pertukaran internasional. Selain memberikan dampak nyata bagi masyarakat di negara tujuan, pengalaman ini juga menjadi bekal berharga dalam mengasah kepemimpinan, kepekaan lintas budaya, dan kesiapan menghadapi tantangan global.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


