Memutuskan untuk mengikuti organisasi ketika kuliah bukanlah hal yang mudah. Apakah kawan-kawan merasakan hal tersebut? Banyak hal yang perlu dipertimbangkan sebelum mengikuti suatu organisasi, terutama perihal akademik. Hal ini membuat kita harus siap membagi waktu antara pendidikan dan kegiatan organisasi.
Tidak jarang, mahasiswa khawatir, βApakah akan sanggup menjalaninya dengan penuh tanggung jawab?β
Kekhawatiran tersebut sangat wajar terjadi. Proses adaptasi dengan waktu perkuliahan yang padat sering kali memicu keraguan dalam mengambil langkah awal untuk berorganisasi. Namun, kekhawatiran bukan alasan untuk berhenti mengeksplorasi potensi diri dan membatasi ruang untuk bertumbuh.
Menjawab keraguan tersebut, AIESEC in UNS kembali hadir dengan program Join AIESEC 2026. Program seleksi ini dirancang khusus untuk memfasilitasi mahasiswa Universitas Sebelas Maret yang ingin melatih kepemimpinan, menambah pengalaman internasional, serta mengasah keterampilan relevan. Rangkaian kegiatan ini diawali dengan Open Booth di Orientasi FEB dan UKM ORMAWA yang berlangsung secara bertahap mulai dari 11 Agustusβ9 Oktober 2026.
Lalu, untuk memberikan gambaran yang lebih dalam terkait organisasi ini, AIESEC in UNS juga menggelar sesi edukatif, yakni AIESEC is Calling secara daring melalui Zoom pada 13 dan 21 Agustus 2026. Antusiasme mahasiswa terlihat jelas sepanjang periode pembukaan pendaftaran pada 11β17 Agustus 2026. Selain itu, AIESEC in UNS pun menggelar kegiatan lagi berupa Youth Today pada 29 Agustus 2026 sebagai ruang pemantik semangat awal bagi para calon anggota.
Apakah hanya sampai di situ saja? Tentu tidak kawan-kawan
Memasuki tahap penyaringan, para calon anggota mengikuti rangkaian seleksi yang berfokus pada pengenalan karakter dan kemampuan kerja sama tim. Tahapan ini diawali dengan Personal Value Assessment pada 24 September 2026, dilanjutkan dengan Leaderless Group Discussion (LGD) pada 11β13 September 2026, dan wawancara mendalam pada 17β24 September 2026. Rangkaian proses seleksi tersebut resmi ditutup melalui agenda Welcoming Party pada 2 Oktober 2026 untuk menyambut para anggota baru yang siap melangkah bersama.
"Pertumbuhan itu tidak nyaman. Pertumbuhan seringkali datang bersama rasa tidak nyaman, tantangan, dan keberanian untuk keluar dari zona nyaman. Hal yang terpenting adalah kesediaan untuk memeluk proses tersebut, belajar dari setiap pengalaman, dan terus melangkah maju terlepas dari rasa tidak nyaman yang dirasakan," ujar Danya Ramadhani selaku pembicara.
Sementara itu, Keinanty Setya selaku pembicara menyoroti bagaimana kesempatan di AIESEC membentuk perspektif baru. "AIESEC mengubah saya menjadi lebih baik melalui peluang-peluang yang dikembangkannya. Melalui setiap tantangan, kolaborasi, dan pengalaman belajar, para anggota dapat berkembang tidak hanya dalam hal kemampuan, tetapi juga dalam sudut pandang dan rasa percaya diri," ujar Keinanty Setya.
Di samping itu, terdapat Jolya selaku Organizing Committee President (OCP) Join AIESEC 2026 menegaskan ruang bertumbuh di AIESEC yang inklusif. "Kami tidak mencari botol yang sudah terisi penuh sempurna, kami mencari botol yang terisi separuh dan masih haus akan pertumbuhan. AIESEC adalah wadah di mana Anda tidak harus menjadi sempurna untuk memulai; Anda hanya perlu memiliki keinginan untuk menjadi lebih baik," ujar Jolya.
Keberhasilan program ini dibuktikan oleh semangat 1.075 pemuda di Universitas Sebelas Maret yang memilih AIESEC in UNS sebagai bagian dari perjalanan mereka.
Kesuksesan rangkaian program ini tentu tidak lepas dari dukungan para mitra, mulai dari Grab, Sudut Portrait, Skintific, Java Wheels, Super Zuper, Pawon Sasha, Madu Nusantara, Pop Survey, Alfamart, Alfagift, UNS Tower, sampai Nemo Photobooth.
Jadi, bagi kawan-kawan yang ingin terus memacu potensi, memperluas wawasan global, dan menemukan ruang kolaborasi yang positif, silakan ikuti akun Instagram @unstoppable.youths sekarang juga!


