maulid nabi di sd negeri 4 kalimandi jadi momentum meneladani akhlak rasulullah saw - News | Good News From Indonesia 2026

Maulid Nabi di SD Negeri 4 Kalimandi jadi Momentum Teladani Akhlak Rasulullah SAW

Maulid Nabi di SD Negeri 4 Kalimandi jadi Momentum Teladani Akhlak Rasulullah SAW
images info

Dokumentasi Pribadi Zulfa Mustofa


Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SD Negeri 4 Kalimandi, Kecamatan Purwareja Klampok, Kabupaten Banjarnegara, menjadi momentum bagi siswa untuk mengenal sekaligus meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan yang digelar pada Kamis, 3 September 2026 tersebut mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW sebagai Bekal Pribadi yang Unggul”. Aktivitas tersebut diikuti oleh seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 6, dewan guru, dan staf SD Negeri 4 Kalimandi.

Peringatan Maulid Nabi tidak hanya diisi dengan tausiah, tetapi juga berbagai penampilan Islami dari siswa. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para siswa untuk belajar, tampil percaya diri, sekaligus memahami nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW.

Diawali Pembacaan Shalawat Nabi

Rangkaian kegiatan diawali dengan lantunan shalawat Nabi yang dipimpin oleh Ibu Apriatin, S.Pd.SD. dan diikuti bersama oleh para siswa.

baca juga

Acara kemudian dipandu oleh dua pembawa acara, Anggun dan Giandra. Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang dibacakan oleh Aiska dan Devina.

Selanjutnya, Kepala SD Negeri 4 Kalimandi, Sujiah Lestari, S.Pd.SD., menyampaikan sambutan. Ia berharap peringatan Maulid Nabi dapat menjadi pengingat bagi seluruh warga sekolah untuk mengenal Rasulullah sekaligus mengamalkan akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.

“Diharapkan acara ini bisa menjadi pengingat kita kepada Nabi dan mengamalkan akhlaknya,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutannya.

Dok. Maulid Nabi SDN 4 Kalimandi - Dokumentasi Pribadi Zulfa Mustofa

baca juga

Kreativitas Siswa Warnai Peringatan Maulid

Suasana kegiatan semakin semarak dengan berbagai penampilan Islami dari para siswa yang didampingi oleh wali kelas masing-masing.

Penampilan pertama dibawakan oleh siswa kelas 1 di bawah bimbingan Ira Fatrihana, S.Pd. Mereka menampilkan tarian Islami “Demi Sang Nabi”. Penampilan tersebut menjadi salah satu bentuk kreativitas siswa dalam memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Di sela penampilan tersebut, turut ditampilkan peserta lomba MAPSI cabang Khitobah, yang membawakan materi “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” oleh Abimanyu dan Nadzwa.

Penampilan kemudian dilanjutkan oleh siswa kelas 2 yang didampingi Herlianingsih, S.Pd.I., menampilkan tarian Islami “Muhammad Nabiku”. Penampilan siswa semakin menambah semarak suasana peringatan Maulid Nabi.

baca juga

Sementara itu, siswa kelas 3 bersama wali kelas Salyono, S.Pd.SD., membawakan lagu “Kisah Sang Rasul”. Di sela penampilan tersebut, turut ditampilkan peserta lomba MAPSI cabang Hifdzil Qur'an dengan membacakan Surah Al-Balad oleh Saskia.

Penampilan berikutnya datang dari siswa kelas 4 yang didampingi Eko Haryati S., S.Pd.SD. Mereka membawakan tarian Islami “Allahu Allah Kiya Karam”.

Berbagai penampilan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran yang dikemas secara menyenangkan, sekaligus memperkenalkan nilai kecintaan kepada Rasulullah kepada para siswa.

Mauidhah Hasanah: Rasulullah sebagai Teladan Akhlak

Memasuki acara inti, kegiatan dilanjutkan dengan Mauidhah Hasanah yang disampaikan oleh Zulfa Mustofa, mahasiswa Program Asistensi Magang dan Mengajar Terintegrasi UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, sekaligus guru PAI di SD Negeri 4 Kalimandi.

baca juga

Dok. Mauidah Hasanah - Dokumentasi Pribadi Zulfa Mustofa

Mengangkat tema yang sama dengan kegiatan, yakni “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW sebagai Pribadi yang Unggul”, materi disampaikan dengan mengajak siswa menjadikan Rasulullah sebagai role model dan suri teladan dalam kehidupan.

Salah satu landasan yang disampaikan adalah firman Allah dalam QS. Al-Qalam ayat 4:

وَاِنَّكَ لَعَلٰى خُلُقٍ عَظِيْمٍ ۝٤

baca juga

"Sesungguhnya engkau (Muhammad) benar-benar berbudi pekerti yang agung."

Ayat tersebut menjelaskan tentang kemuliaan akhlak Rasulullah SAW. Selain itu, disampaikan pula firman Allah dalam QS. Al-Ahzab ayat 21

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَالْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًاۗ ۝٢

Ayat tersebut menegaskan bahwa pada diri Rasulullah, terdapat uswatun hasanah, atau teladan yang baik.

baca juga

Dalam penyampaiannya, siswa diajak mengenal sifat wajib Rasul, yaitu siddiq artinya jujur, amanah artinya dapat dipercaya, tabligh artinya menyampaikan, dan fathanah artinya cerdas.

Keteladanan Rasulullah juga digambarkan melalui kesabaran beliau dalam berdakwah. Salah satunya ketika Rasulullah menghadapi penolakan dan perlakuan menyakitkan saat berdakwah di Thaif. Meski mendapat perlakuan buruk, Rasulullah tetap menunjukkan kesabaran dan tidak membalasnya dengan kemarahan.

Selain kesabaran, Rasulullah juga dikenal sebagai sosok yang jujur dan dapat dipercaya, hingga mendapat gelar Al-Amin. Sejak muda, Rasulullah telah terbiasa bekerja, termasuk menggembala dan berdagang.

Para siswa juga diajak meneladani kepedulian Rasulullah terhadap anak yatim. Hal tersebut menjadi salah satu pesan penting dalam kehidupan sosial, yakni membangun kepedulian dan kasih sayang kepada sesama.

baca juga

Keteladanan Tidak Hanya Disampaikan, tetapi Dipraktikkan

Pesan tentang kepedulian kepada anak yatim kemudian diwujudkan melalui pemberian hadiah kepada anak yatim yang diberikan oleh penceramah. Sebab نَا وَكَافِلُ الْيَتِيْمِ فِى الْجَنَّةِ هَكَذَا “Aku dan orang yang memelihara anak yatim di surga seperti ini.” Beliau mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah dan merenggangkannya sedikit.

Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari peringatan Maulid Nabi, bahwa mengenal akhlak Rasulullah tidak cukup hanya dengan mendengarkan kisahnya, tetapi juga perlu diwujudkan melalui tindakan nyata.

Dok. Pemberian Hadiah Siswa Menjawab Pertanyaan - dokmentasi pribadi Zulfa Mustofa

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan kuis berhadiah. Para siswa diberi kesempatan menjawab pertanyaan seputar materi Maulid Nabi dan keteladanan Rasulullah.

baca juga

Sesi tersebut berlangsung interaktif dan menjadi sarana bagi siswa untuk mengingat kembali materi yang telah disampaikan.

Penampilan Kelas 5 dan 6 Tutup Rangkaian Acara

Usai acara inti, kreativitas siswa kembali ditampilkan. Siswa kelas 5 di bawah bimbingan Ibu Suyati, S.Pd.SD., membawakan tarian Islami “Kun Anta”. Rangkaian penampilan kemudian ditutup oleh siswa kelas 6 bersama wali kelas Ibu Apriatin, S.Pd.SD., melalui tarian Islami dengan lantunan “Barakallahu Laka Wa Baraka 'Alaika Wa Jama'a Bainakuma Fii Khair.”

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Adiva.

Usai seluruh rangkaian kegiatan selesai, para siswa dan warga sekolah melanjutkan kegiatan dengan makan bersama melalui program MBG.

baca juga

Dok. Makan Bersama - Dokumentasi Pribadi Zulfa Mustofa

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SD Negeri 4 Kalimandi menjadi lebih dari sekadar agenda tahunan.

Melalui perpaduan antara pembelajaran agama, kreativitas siswa, tausiah, pemberian hadiah kepada anak yatim, kuis, dan kebersamaan, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menanamkan nilai kejujuran, amanah, kesabaran, kepedulian, kerja keras, dan kasih sayang kepada generasi penerus.

Dengan mengenalkan akhlak Rasulullah sejak di bangku sekolah dasar, nilai-nilai tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan peringatan Maulid, tetapi dapat tumbuh menjadi kebiasaan yang diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari.

baca juga

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

ZM
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.