dari milad dan wisuda sarjana universitas sibermu prof haedar nashir ingatkan ilmu tidak untuk diri sendiri - News | Good News From Indonesia 2026

Dari Milad dan Wisuda Sarjana Universitas SiberMU, Prof. Haedar Nashir Ingatkan Ilmu Tidak untuk Diri Sendiri

Dari Milad dan Wisuda Sarjana Universitas SiberMU, Prof. Haedar Nashir Ingatkan Ilmu Tidak untuk Diri Sendiri
images info

Dari Milad dan Wisuda Sarjana Universitas SiberMU, Prof. Haedar Nashir Ingatkan Ilmu Tidak untuk Diri Sendiri | Press Release


Universitas Siber Muhammadiyah (SiberMu) baru saja menyelenggarakan Milad ke-5 serta Wisuda Sarjana ke-2 pada Kamis, 22 Oktober 2026. Acara ini diselenggarakan di Kampus SiberMu yang berlokasi di Sedayu, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dalam helatan ini, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si. Haedar Nashir juga turut memberikan orasi ilmiah di hadapan para wisudawan dan wisudawati yang hadir pada momentum tersebut.

Dalam orasi ilmiah ini, Haedar Nashir memberikan beberapa pesan penting bagi para wisudawan dan wisudawati. Tidak hanya itu, Haedar Nashir juga menyoroti tentang perkembangan teknologi yang makin pesat saat sekarang.

Sambutan Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si.

Orasi Ilmiah dalam Milad ke-5 dan Wisuda Sarjana ke-2 Universitas SiberMu | Press Release
info gambar

Orasi Ilmiah dalam Milad ke-5 dan Wisuda Sarjana ke-2 Universitas SiberMu | Press Release


Dalam sambutannya, Haedar Nashirmemberikan ucapan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati yang sudah berhasil menyelesaikan pendidikannya di tingkat perguruan tinggi. Tidak hanya itu, Haedar Nashir juga turut memberikan apresiasi kepada Universitas SiberMu yang sudah berhasil mendapatkan kepercayaan dari ribuan mahasiswa dalam kurun waktu 5 tahun.

baca juga

Dalam jangka waktu ini, sudah lebih dari 7.500 mahasiswa yang melanjutkan pendidikan tingkat lanjutnya di Universitas SiberMu. Tidak hanya itu, pada momen yang sama, Universitas SiberMU mewisuda 50 lulusan sarjana dari 6 program studi berbeda.

Mahasiswa maupun dosen yang ada di Universitas SiberMu juga berhasil meraih prestasi, baik di tingkat akademik maupun non akademik. Atas dasar ini, Haedar Nashir meyakini jika Universitas SiberMu jadi pilihan tepat dengan karakter siber serta berada di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah β€˜Aisyiyah (PERTAMA).

Soroti Soal AI dan Perkembangan Teknologi

Haedar Nashir juga memberikan pesan-pesan khusus dalam orasi ilmiah yg disampaikan pada momen tersebut. Haedar Nashir menekankan jika ilmu yang dimiliki pada dasarnya tidak hanya digunakan untuk diri sendiri saja.

"Ilmu yang kita miliki tidak untuk diri kita sendiri. Menjadi orang beriman harus berguna untuk menebar kebajikan bagi orang lain, utamanya bagi kemaslahatan umat. Karena sebaik baik manusia adalah manusia yang bermanfaat untuk manusia lainnya," tutur Haedar Nashir dalam orasi ilmiahnya, seperti dikutip GNFI dari press release.

baca juga

Mengutip pemikiran Yuval Noah Harari dalam series Homo Sapiens, Haedar Nashir menjelaskan jika pada dasarnya manusia memang ingin berelasi dengan sesamanya. Dari relasi inilah nantinya akan muncul rasa sosial dan humanisme yang sekaligus menjadi ciri khas manusia.

Haedar Nashir juga turut menyoroti perkembangan teknologi yang terjadi saat ini. Dirinya mengingatkan jika perkembangan teknologi serta jaringan informasi, seperti Artificial Intelligence (AI) bisa saja menggeser orientasi serta kekuatan manusia.

Jika terlena begitu saja, bisa saja manusia akan kehilangan kemampuan untuk mengendalikan produk teknologi ciptaan mereka sendiri. Hal ini tentu bisa mendatangkan dampak buruk di masa yang akan datang jika tidak diantisipasi dengan baik.

baca juga

"Artificial Intelligence bisa mengambil semuanya, tetapi tidak bisa mengambil rasa kemanusiaan itu. Maka daripada itu, harus ada keseimbangan antara hati, akal pikiran maka akan terbentuk akal budi. Kemudian bersenyawa dengan tujuh unsur lainnya dan lahirlah peradaban. Muhammadiyah dengan SiberMu itu menanamkan teknologi dan menjadikan teknologi untuk kemaslahatan hidup tidak untuk merusak kehidupan," jelasnya.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Irfan Jumadil Aslam lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Irfan Jumadil Aslam.

IJ
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.