Senipertanian.com - Jamur selama ini lebih dikenal masyarakat sebagai bahan pangan yang diolah menjadi berbagai jenis makanan. Namun, di balik pemanfaatannya sebagai sumber pangan, jamur memiliki kandungan protein, serat, vitamin, mineral, asam amino, serta berbagai senyawa aktif yang membuka peluang pengembangan lebih luas, termasuk sebagai pangan fungsional dan bahan baku obat.
Peneliti Pusat Riset Mikrobiologi Terapan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Iwan Saskiawan, mengatakan potensi tersebut perlu dikembangkan melalui penguasaan ilmu pengetahuan mengenai jamur atau mushroom science. Menurutnya, Indonesia memiliki sumber daya hayati jamur yang sangat beragam dan masih menyimpan peluang untuk dikembangkan melalui riset serta bioprospeksi.


