ย
Senipertanian.com - Ayam Kampung Andalas turut meramaikan penyelenggaraan Nusantara Livestock & Poultry (NLP) Expo 2026 yang berlangsung pada 4โ7 November 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, Banten. Kehadiran perusahaan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi ayam lokal Indonesia sekaligus memperluas jangkauan pasar produk peternakan nasional.
Berlokasi di Hall 5, Booth 5-E-2, Ayam Kampung Andalas menghadirkan sejumlah produk unggulan yang berkaitan dengan kebutuhan konsumsi masyarakat. Melalui area pameran tersebut, pengunjung dapat mengenal lebih dekat berbagai pilihan produk ayam kampung, mulai dari ayam utuh hingga potongan daging ayam yang dikemas secara praktis.
Dalam dokumentasi di lokasi pameran, booth Ayam Kampung Andalas menampilkan berbagai produk peternakan, termasuk telur dan produk ayam yang ditempatkan dalam lemari pendingin. Penataan produk tersebut memberikan gambaran mengenai pengembangan produk ayam lokal yang tidak hanya dipasarkan sebagai komoditas mentah, tetapi juga diarahkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen modern.
Mengusung semangat Trusted Choice for Local Chicken, Ayam Kampung Andalas berupaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap produk ayam lokal Indonesia. Kehadiran mereka di NLP Expo 2026 juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kualitas produk kepada konsumen, pelaku usaha kuliner, distributor, serta berbagai pihak yang bergerak dalam industri perunggasan.
Partisipasi ini sekaligus memperlihatkan bahwa pengembangan industri ayam kampung memiliki peluang untuk terus berkembang melalui inovasi produk, pengolahan, serta strategi pemasaran yang mampu menjangkau segmen pasar lebih luas.
Mengembangkan Potensi Ayam Lokal dan Memperluas Pasar
Ayam Kampung Andalas berdiri sejak 2020 dengan komitmen mengembangkan bisnis berbasis ayam lokal sekaligus mendukung peternak dalam negeri. Berdasarkan informasi perusahaan yang dipublikasikan melalui kanal resmi NLP Expo, Ayam Kampung Andalas telah melayani lebih dari 10.000 keluarga dan pelaku usaha yang membutuhkan pasokan ayam kampung berkualitas.
Pendiri sekaligus CEO Ayam Kampung Andalas, Febroni Purba, memiliki perhatian terhadap potensi ayam asli Indonesia yang selama ini dinilai belum sepenuhnya mendapatkan posisi strategis dalam industri perunggasan nasional.
Dalam wawancara dengan Poultry Indonesia pada April 2026, Febroni menjelaskan bahwa pendirian Ayam Kampung Andalas berangkat dari keinginannya untuk mengangkat derajat ayam asli Indonesia agar mampu menjadi pilihan utama di pasar domestik.
Menurutnya, ayam kampung memiliki peluang pasar tersendiri karena karakteristik produk dan nilai tambah yang dapat dikembangkan. Oleh sebab itu, perusahaan tidak hanya berfokus pada penjualan ayam hidup atau karkas, tetapi juga mengembangkan berbagai produk turunan untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
Pengembangan produk tersebut mencakup karkas ayam, berbagai potongan daging atau parting, hingga inovasi produk olahan seperti bone broth dan minyak ayam. Diversifikasi ini menjadi salah satu pendekatan untuk memperluas pemanfaatan ayam lokal sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas peternakan.
Melalui pengembangan tersebut, Ayam Kampung Andalas berupaya memperkenalkan ayam kampung sebagai produk pangan yang dapat menjangkau berbagai kebutuhan masyarakat, baik untuk konsumsi rumah tangga maupun kebutuhan industri kuliner.
NLP Expo 2026 Jadi Ruang Kolaborasi Industri Peternakan
Kehadiran Ayam Kampung Andalas menjadi bagian dari penyelenggaraan NLP Expo 2026 yang mempertemukan berbagai pelaku industri peternakan, perunggasan, penyedia teknologi, asosiasi, akademisi, hingga pemangku kepentingan sektor pangan.
Pameran yang berlangsung pada 4โ7 November 2026 tersebut mengusung tema Shaping a Resilient Food Estate for Indonesia. Kegiatan ini menjadi salah satu wadah untuk memperkuat ekosistem peternakan dan pertanian nasional melalui inovasi, pertukaran informasi, serta pengembangan peluang kerja sama bisnis.
Berdasarkan informasi penyelenggara, NLP Expo 2026 menghadirkan berbagai kategori produk dan layanan industri peternakan, mulai dari produksi peternakan, nutrisi hewan, kesehatan hewan, teknologi, hingga pengolahan hasil peternakan.
Melalui pertemuan antara produsen, distributor, peternak, dan konsumen, pameran ini diharapkan dapat membuka peluang kemitraan sekaligus memperkuat hubungan antarpelaku industri. Interaksi langsung di area pameran juga memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk mendapatkan masukan mengenai kebutuhan dan perkembangan pasar.
Bagi Ayam Kampung Andalas, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperluas pengenalan produk ayam lokal serta membangun jejaring dengan berbagai pelaku usaha di sektor pangan dan peternakan.
Dengan semakin berkembangnya inovasi produk dan pemasaran, ayam kampung diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari tradisi konsumsi masyarakat Indonesia, tetapi juga mampu tumbuh sebagai komoditas peternakan bernilai tambah yang memiliki daya saing di pasar nasional.
Demikianlah artikel ini yang membahas tentang pt dairy lac international gelar indo dairy summit 2026. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Anda. Temukan juga artikel-artikel menarik lain seputar pertanian hanya di Senipertanian.comย
Kunjungi Artikel Seni Pertanian Makin Tahu Indonesia
Redaksi dan Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Admin Seni Pertanianย


