PLTU Celukan Bawang di Gerokgak, Buleleng, Bali. (Foto: Cisilia Agustina Siahaan/kumparan)
Sobat EBT Heroes! Bali membutuhkan pasokan listrik yang stabil untuk menopang aktivitas masyarakat dan pariwisata yang berjalan hampir sepanjang hari. Di balik aktivitas tersebut, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Celukan Bawang menjadi salah satu pembangkit dengan peran besar dalam sistem kelistrikan Pulau Dewata.
Berada di Kabupaten Buleleng, pembangkit berbahan bakar batu bara ini memiliki kapasitas terpasang 380 MW, terbesar di antara pembangkit yang tercatat dalam sistem kelistrikan Bali menurut data IESR.
PLTU Celukan Bawang terdiri atas tiga unit, yakni dua unit berkapasitas 125 MW dan satu unit 130 MW. Pembangkit ini mulai beroperasi pada 2015 dan dalam data PLN tercatat memiliki periode operasi hingga 2045.
Berikut 3 fakta terkait PLTU Celukan Bawang yang menjadi salah satu penopang utama kelistrikan di Provinsi Bali:
Baca Selengkapnya

