Perkembangan Artificial Intelligence (AI) semakin mengubah cara manusia bekerja, menciptakan karya, hingga berinteraksi. Di tengah perubahan tersebut, IdeaFest 2026 hadir dengan mengangkat kembali pertanyaan tentang apa yang membuat manusia tetap memiliki peran penting di era teknologi.
Memasuki penyelenggaraan ke-15, IdeaFest 2026 berlangsung pada 4–6 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta Selatan. Tahun ini, festival kreatif tersebut mengusung tema “Re:Humanize ” yang mengajak publik melihat hubungan manusia dan teknologi dari perspektif yang lebih dekat dengan kreativitas, empati, serta pengalaman manusia.
IdeaFest 2026 menghadirkan lebih dari 500 pembicara dalam 160+ sesi, disertai berbagai kegiatan interaktif, creative marketplace, dan kolaborasi lintas industri.
Ketika AI Berkembang, Manusia Tetap Menentukan Arah
Tema “Re:Humanize” menjadi respons terhadap semakin dekatnya AI dengan kehidupan sehari-hari. Data PwC menunjukkan bahwa 69% pekerja di Indonesia telah menggunakan AI untuk pekerjaan mereka dalam satu tahun terakhir, sementara 16% menggunakannya setiap hari.
Di sisi lain, industri kreatif Indonesia juga memiliki potensi besar. Kementerian Ekonomi Kreatif mencatat sektor ekonomi kreatif telah memberikan kontribusi lebih dari Rp1.500 triliun terhadap PDB nasional dan menyerap lebih dari 26,5 juta tenaga kerja.
Kondisi tersebut membuat pembahasan mengenai AI tidak cukup hanya dilihat dari kemampuan teknologinya. IdeaFest 2026 justru ingin memperluas percakapan mengenai bagaimana manusia dapat memanfaatkan AI tanpa kehilangan kreativitas, empati, intuisi, dan kemampuan mengambil keputusan.
Selama 15 tahun, IdeaFest telah menghadirkan lebih dari 2.500 pembicara nasional dan internasional, lebih dari 1.000 sesi, serta menjadi bagian dari perjalanan lebih dari 200.000 pengunjung.
Melalui kurasi tahun ini, berbagai perspektif dari industri teknologi, bisnis, budaya, hiburan, hingga komunitas dipertemukan untuk membahas masa depan manusia bersama teknologi.

Ben Soebiakto, Co-Chair IdeaFest
IdeaFest 2026 Hadirkan Kolaborasi dan Pengalaman Kreatif
Pesan “Re:Humanize ” tidak hanya disampaikan melalui diskusi. IdeaFest 2026 juga menerjemahkannya dalam berbagai pengalaman yang memungkinkan pengunjung berinteraksi secara langsung.
Salah satunya melalui IdeaFest Picks, hasil kolaborasi dengan JKTGo yang menghadirkan berbagai brand lokal, UMKM, dan pelaku kreatif. Pengunjung tidak hanya dapat melihat produk, tetapi juga mengenal cerita dan proses kreatif di baliknya.
Ada pula kolaborasi dengan Collect Con yang mempertemukan kreator, kolektor, komunitas, dan pelaku industri. Sementara itu, melalui IdeaFest X, ESCAPE menghadirkan instalasi dan aktivitas interaktif yang menggabungkan seni, kreativitas, teknologi, serta pengalaman imersif.
Berbagai program tersebut menunjukkan bahwa di tengah kemajuan AI, pengalaman manusia tetap menjadi bagian penting dalam menciptakan koneksi dan melahirkan ide baru.
Lewat tema “Re:Humanize”, IdeaFest 2026 ingin menempatkan manusia bukan sebagai pihak yang tersisih oleh teknologi, melainkan sebagai pihak yang menentukan bagaimana teknologi digunakan.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


