kata berakhiran an dalam bahasa indonesia ini contoh dan maknanya - News | Good News From Indonesia 2026

Kata Berakhiran -an dalam Bahasa Indonesia, Ini Contoh dan Maknanya

Kata Berakhiran -an dalam Bahasa Indonesia, Ini Contoh dan Maknanya
images info

Kata Berakhiran -an dalam Bahasa Indonesia, Ini Contoh dan Maknanya | Foto: (Pexels |


Pernahkah kamu memperhatikan kata seperti makanan, tulisan, minuman, halaman, atau mainan? Kata-kata tersebut sangat sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Menariknya, meskipun sama-sama memiliki akhiran -an, makna yang dihasilkan bisa berbeda.

Akhiran -an merupakan salah satu imbuhan yang banyak digunakan dalam bahasa Indonesia. Imbuhan yang ditambahkan di bagian akhir kata dasar ini disebut sufiks.

Lalu, mengapa satu akhiran yang sama bisa menghasilkan kata dengan makna berbeda?

Fungsi dan Makna Imbuhan -an dalam Bahasa Indonesia

Imbuhan adalah bentuk yang ditambahkan pada kata dasar untuk membentuk kata baru. Penambahannya dapat memengaruhi bentuk, fungsi, dan makna sebuah kata.

Salah satu jenis imbuhan yang banyak digunakan dalam bahasa Indonesia adalah sufiks, yaitu imbuhan yang diletakkan di akhir kata dasar.

Sufiks -an termasuk imbuhan yang sangat produktif dalam bahasa Indonesia. Kata dasar yang mendapat tambahan -an dapat menghasilkan kata dengan makna yang berbeda-beda. Makna tersebut tidak bisa ditentukan hanya dari akhiran yang digunakan karena bentuk kata dasarnya juga berpengaruh.

Salah satu fungsi -an adalah membentuk kata yang berkaitan dengan hasil dari suatu tindakan. Misalnya, kata tulis dapat membentuk tulisan, yaitu sesuatu yang ditulis. Kata karang dapat membentuk karangan, yaitu sesuatu yang dikarang. Begitu pula ukir dapat menjadi ukiran, yang merujuk pada hasil dari kegiatan mengukir.

Sufiks -an juga dapat menghasilkan kata yang berkaitan dengan sesuatu yang menjadi sasaran atau hasil kegiatan.

Contohnya adalah makanan dari kata makan dan minuman dari kata minum. Kedua kata tersebut menunjukkan sesuatu yang berkaitan dengan aktivitas makan dan minum.

Selain itu, imbuhan -an dapat digunakan untuk membentuk kata yang menunjukkan benda atau sesuatu yang digunakan dalam kegiatan tertentu.

Contohnya dapat dilihat pada kata gantungan dan pegangan. Gantungan berhubungan dengan sesuatu yang digunakan untuk menggantung, sedangkan pegangan dapat berarti bagian benda yang digunakan untuk dipegang.

Makna lain dapat terlihat pada kata yang menunjukkan tempat atau area, seperti lapangan, ruangan, daratan, dan jalanan. Kata-kata tersebut memperlihatkan bahwa sufiks -an juga dapat membentuk kata yang berkaitan dengan tempat. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua kata yang berakhiran -an bermakna tempat.

Dengan demikian, fungsi dan makna sufiks -an sangat bergantung pada kata dasar serta konteks penggunaannya. Inilah alasan mengapa pembentukan kata menggunakan imbuhan perlu dipahami bersama dengan makna kata secara keseluruhan.

baca juga

Daftar Contoh Kata Berakhiran -an dalam Bahasa Indonesia

Ada banyak kata dalam bahasa Indonesia yang menggunakan akhiran -an. Kosakata tersebut dapat ditemukan dalam berbagai situasi, mulai dari percakapan sehari-hari hingga tulisan formal.

Beberapa contoh kata berakhiran -an yang cukup umum digunakan dalam bahasa Indonesia antara lain:

  1. Abadikan
  2. Acakan
  3. Acuan
  4. Adukan
  5. Ajakan
  6. Alasan
  7. Angan-angan
  8. Anjuran
  9. Anggapan
  10. Ancaman
  11. Asuhan
  12. Aturan
  13. Awalan
  14. Bahan
  15. Bantuan
  16. Bayangan
  17. Belakangan
  18. Bimbingan
  19. Buatan
  20. Bulanan
  21. Cacatan
  22. Cairan
  23. Ciptaan
  24. Curahan
  25. Daratan
  26. Edaran
  27. Ejekan
  28. Embun
  29. Fikiran
  30. Gagasan
  31. Gantungan
  32. Gerakan
  33. Godaan
  34. Goresan
  35. Gulungan
  36. Halaman
  37. Hambatan
  38. Harapan
  39. Hiasan
  40. Himbauan
  41. Hubungan
  42. Hukuman
  43. Imbalan
  44. Impian
  45. Ingatan
  46. Izinkan
  47. Jajaran
  48. Jalanan
  49. Jaminan
  50. Jawaban
  51. Jebakan
  52. Julukan
  53. Kacauan
  54. Kajian
  55. Kalangan
  56. Kandungan
  57. Karangan
  58. Kebijakan
  59. Kecurigaan
  60. Kedudukan
  61. Kegemaran
  62. Kehidupan
  63. Keinginan
  64. Kejadian
  65. Kelakuan
  66. Keluhan
  67. Kemajuan
  68. Kenangan
  69. Kepuasan
  70. Keputusan
  71. Kesempatan
  72. Ketakutan
  73. Keterangan
  74. Keuntungan
  75. Keyakinan
  76. Kunjungan
  77. Kutipan
  78. Lapangan
  79. Laporan
  80. Larangan
  81. Latihan
  82. Lembaran
  83. Lingkungan
  84. Lulusan
  85. Makanan
  86. Manfaatan
  87. Masukan
  88. Minuman
  89. Muatan
  90. Naungan
  91. Nyanyian
  92. Ocehan
  93. Olokan
  94. Pacaran
  95. Padanan
  96. Pajangan
  97. Pandangan
  98. Paparan
  99. Pasangan
  100. Pegangan
  101. Pekerjaan
  102. Pelarian
  103. Pemandangan
  104. Pemberian
  105. Pemikiran
  106. Pencarian
  107. Pendapatan
  108. Pengalaman
  109. Penghargaan
  110. Penilaian
  111. Penjelasan
  112. Penyakit
  113. Peraturan
  114. Percakapan
  115. Perhatian
  116. Perjanjian
  117. Perjalanan
  118. Perkembangan
  119. Permasalahan
  120. Permintaan
  121. Pernyataan
  122. Persahabatan
  123. Pertanyaan
  124. Pertimbangan
  125. Perubahan
  126. Pesan
  127. Pikiran
  128. Pilihan
  129. Pujian
  130. Rambutan
  131. Rancangan
  132. Rangkaian
  133. Rintangan
  134. Ruangan
  135. Rujukan
  136. Sambutan
  137. Sanjungan
  138. Santapan
  139. Saran
  140. Sasaran
  141. Sayuran
  142. Sediaan
  143. Sengatan
  144. Sentuhan
  145. Serangan
  146. Simpanan
  147. Sindiran
  148. Siraman
  149. Sumbangan
  150. Taman
  151. Tambahan
  152. Tanda
  153. Tangisan
  154. Tantangan
  155. Tawaran
  156. Tekanan
  157. Tembakan
  158. Temuan
  159. Terjemahan
  160. Tindakan
  161. Tinggalan
  162. Titipan
  163. Tontonan
  164. Topan
  165. Tulisan
  166. Tumpahan
  167. Tumpukan
  168. Tuntunan
  169. Turunan
  170. Ucapan
  171. Udaraan
  172. Ujian
  173. Ukiran
  174. Ulangan
  175. Undangan
  176. Ungkapan
  177. Untaian
  178. Uraian
  179. Usulan
  180. Utangan
  181. Wacana
  182. Wajikan
  183. Warisan
  184. Wejangan
  185. Yayasan
  186. Zaman
  187. Abangan
  188. Acuan
  189. Adukan
  190. Ajaran
  191. Aliran
  192. Angan-angan
  193. Anjuran
  194. Asuhan
  195. Aturan
  196. Awalan
  197. Bahan
  198. Balasan
  199. Bantahan
  200. Batasan
  201. Bayangan
  202. Beban
  203. Belakangan
  204. Bentukan
  205. Bimbingan
  206. Buatan
  207. Bulanan
  208. Cacatan
  209. Cairan
  210. Ciptaan
  211. Curahan
  212. Daratan
  213. Dorongan
  214. Dukungan
  215. Edaran
  216. Ejekan
  217. Embun
  218. Fikiran
  219. Gagasan
  220. Gantungan
  221. Gerakan
  222. Godaan
  223. Goresan
  224. Gulungan
  225. Halaman
  226. Hambatan
  227. Harapan
  228. Hiasan
  229. Himbauan
  230. Hubungan
  231. Hukuman
  232. Idaman
  233. Ikatan
  234. Imbalan
  235. Impian
  236. Ingatan
  237. Jajaran
  238. Jalanan
  239. Jaminan
  240. Jawaban
  241. Jebakan
  242. Julukan
  243. Kacauan
  244. Kajian
  245. Kalangan
  246. Kandungan
  247. Karangan
  248. Kebijakan
  249. Kecurigaan
  250. Kedudukan
  251. Kegemaran
  252. Kehidupan
  253. Keinginan
  254. Kejadian
  255. Kelakuan
  256. Keluhan
  257. Kemajuan
  258. Kenangan
  259. Kepuasan
  260. Keputusan

Kata Berakhiran -an yang Bermakna Tempat

Beberapa kata berakhiran -an digunakan untuk menunjukkan tempat, area, atau wilayah tertentu. Contohnya adalah jalanan, lapangan, ruangan, dan daratan.

Kata jalanan berkaitan dengan kata dasar jalan dan digunakan untuk menyebut area jalan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini sering digunakan ketika membicarakan kondisi lalu lintas, misalnya jalanan yang macet atau ramai.

Sementara itu, lapangan berkaitan dengan area yang biasanya terbuka dan cukup luas. Kata ini dapat digunakan untuk menyebut tempat berolahraga atau melakukan berbagai kegiatan.

Adapun ruangan merujuk pada bagian tertentu dari sebuah bangunan, sedangkan daratan digunakan untuk menyebut wilayah yang berupa tanah dan bukan perairan.

Dari contoh tersebut, terlihat hubungan antara kata dasar dan kata turunannya. Namun, hubungan tersebut tidak berarti semua kata berakhiran -an pasti menunjukkan tempat. Makna kata tetap perlu dilihat dari bentuk dasar dan konteks kalimat.

Kata Berakhiran -an yang Menunjukkan Alat

Imbuhan -an juga dapat ditemukan pada kata yang berkaitan dengan alat atau benda yang digunakan untuk melakukan aktivitas tertentu. Contoh sederhananya adalah gantungan dan pegangan.

Kata gantungan berhubungan dengan kata dasar gantung. Setelah mendapat akhiran -an, kata tersebut dapat digunakan untuk menyebut benda yang berfungsi sebagai tempat menggantungkan sesuatu. Contohnya adalah gantungan baju.

Berbeda dengan itu, kata pegangan berasal dari kata dasar pegang. Kata ini dapat merujuk pada bagian suatu benda yang digunakan untuk dipegang. Pegangan tangga, misalnya, membantu seseorang menjaga keseimbangan ketika naik atau turun tangga.

Hubungan antara kata dasar dan kata turunannya dapat menjadi petunjuk untuk memahami makna. Meski demikian, arti sebuah kata tetap harus dilihat dalam konteks karena satu bentuk kata dapat memiliki penggunaan yang berbeda.

Kata Berakhiran -an dalam Percakapan Sehari-hari

Kata berakhiran -an sangat mudah ditemukan dalam percakapan sehari-hari. Bahkan, sebagian besar kata tersebut sudah terasa begitu umum sehingga kita mungkin tidak menyadari bahwa kata itu terbentuk dari kata dasar yang mendapat imbuhan.

Contohnya adalah makanan, minuman, jalanan, ajakan, alasan, tawaran, pekerjaan, dan undangan. Kata makanan dan minuman sering digunakan ketika berbicara tentang sesuatu yang dikonsumsi. Sementara itu, ajakan digunakan untuk menyebut sesuatu yang mengajak seseorang melakukan kegiatan tertentu.

Dalam percakapan, kata tawaran juga sangat umum digunakan, misalnya ketika seseorang mendapatkan tawaran pekerjaan. Ada pula kata jalanan yang sering muncul saat membicarakan kondisi lalu lintas.

Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan imbuhan -an bukan hanya ditemukan dalam tulisan formal. Sufiks tersebut juga menjadi bagian dari kosakata yang digunakan dalam komunikasi sehari-hari.

Contoh Kata Berakhiran -an dan Bentuk Kata Dasarnya

Untuk memahami pembentukan kata dengan lebih jelas, kita dapat melihat hubungan antara kata dasar dan kata yang telah memperoleh sufiks -an. Berikut beberapa contohnya:

Kata DasarKata Berakhiran -anMakna Umum
MakanMakananSesuatu yang dimakan
MinumMinumanSesuatu yang diminum
TulisTulisanSesuatu yang ditulis
KarangKaranganSesuatu yang dikarang
UkirUkiranHasil kegiatan mengukir
GantungGantunganSesuatu yang digunakan untuk menggantung
PegangPeganganSesuatu atau bagian yang digunakan untuk dipegang
JalanJalananArea atau bagian jalan
LapangLapanganArea yang luas dan terbuka
RuangRuanganBagian atau tempat tertentu dalam bangunan
HarapHarapanSesuatu yang diharapkan
PilihPilihanSesuatu yang dipilih
TanyaPertanyaanSesuatu yang ditanyakan
JawabJawabanSesuatu yang digunakan untuk menjawab
LatihLatihanKegiatan untuk melatih kemampuan
UndangUndanganSesuatu yang digunakan untuk mengundang

Contoh tersebut memperlihatkan bahwa penambahan -an dapat menghasilkan kata dengan makna yang berbeda sesuai kata dasarnya.

Misalnya, makan menjadi makanan dan minum menjadi minuman. Keduanya berkaitan dengan aktivitas konsumsi, tetapi menunjuk pada objek yang berbeda.

Hal serupa terlihat pada tulis menjadi tulisan dan karang menjadi karangan. Keduanya dapat menunjukkan hasil dari suatu kegiatan.

Sementara itu, gantung menjadi gantungan dan pegang menjadi pegangan berkaitan dengan benda atau bagian benda yang memiliki fungsi tertentu.

Ada pula kata seperti harapan, pilihan, pertanyaan, dan jawaban yang digunakan untuk menyatakan hal atau konsep tertentu. Karena itu, pembentukan kata dengan sufiks -an tidak selalu menghasilkan benda yang dapat dilihat atau disentuh. Maknanya bisa berupa sesuatu yang bersifat abstrak.

Dengan memahami hubungan tersebut, pembaca dapat lebih mudah mengenali kata turunan. Ketika menemukan kata yang berakhiran -an, coba perhatikan apakah kata tersebut memiliki kata dasar yang masih dapat dikenali dan bagaimana perubahan maknanya setelah mendapat imbuhan.

baca juga

Contoh Kalimat Menggunakan Kata Berakhiran -an

Memahami imbuhan akan lebih mudah jika melihat penggunaannya dalam kalimat. Berikut beberapa contoh kalimat menggunakan kata berakhiran -an:

  1. Makanan khas daerah itu memiliki rasa yang lezat.
    Kata makanan berasal dari kata makan dan merujuk pada sesuatu yang dimakan.
  2. Minuman dingin cocok dinikmati saat cuaca panas.
    Minuman berasal dari kata minum dan menunjukkan sesuatu yang diminum.
  3. Tulisan tangannya terlihat rapi dan mudah dibaca.
    Tulisan berasal dari kata tulis dan berkaitan dengan sesuatu yang ditulis.
  4. Anak-anak bermain sepak bola di lapangan sekolah.
    Lapangan menunjukkan sebuah area atau tempat yang luas.
  5. Jalanan mulai ramai menjelang sore.
    Jalanan berkaitan dengan area jalan yang digunakan untuk berlalu lintas.
  6. Ia menerima ajakan temannya untuk pergi berlibur.
    Ajakan menunjukkan sesuatu yang berisi ajakan kepada orang lain.
  7. Gantungan baju itu diletakkan di belakang pintu.
    Gantungan berkaitan dengan benda yang digunakan untuk menggantung.
  8. Pemandangan dari atas bukit terlihat sangat indah.
    Pemandangan digunakan untuk menyebut sesuatu yang dapat dilihat, terutama kondisi atau keindahan suatu tempat.
  9. Pertanyaan tersebut dijawab dengan jelas oleh guru.
    Pertanyaan berkaitan dengan sesuatu yang ditanyakan kepada seseorang.
  10. Undangan pernikahan itu sudah dikirim kepada keluarga.
    Undangan berkaitan dengan sesuatu yang digunakan untuk mengundang seseorang.

Dari berbagai contoh tersebut, dapat dipahami bahwa akhiran -an memiliki peran penting dalam pembentukan kosakata bahasa Indonesia.

Satu sufiks dapat menghasilkan kata dengan fungsi dan makna yang beragam, mulai dari benda, hasil tindakan, tempat, alat, hingga hal yang bersifat abstrak.

Karena itu, ketika menemukan kata berakhiran -an, jangan langsung menganggap semua kata tersebut memiliki makna yang sama.

Perhatikan kata dasarnya, perubahan maknanya, serta konteks kalimat tempat kata tersebut digunakan. Dengan cara ini, pemahaman tentang imbuhan -an akan menjadi lebih mudah dan penggunaannya dalam komunikasi maupun tulisan dapat menjadi lebih tepat.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Andy Apriyono lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Andy Apriyono.

AA
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.