bunga pukul delapan mekar sebentar lalu kembali esok hari - News | Good News From Indonesia 2026

Bunga Pukul 8: Mekar Sebentar, lalu Kembali Esok Hari

Bunga Pukul 8: Mekar Sebentar, lalu Kembali Esok Hari
images info

Bunga pukul delapan yang dibidik pada pukul 08.23. Foto: Dokumentasi Pribadi


"Baru banget beli bunga pukul 8, tapi kenapa waktu siang hari dia menghilang?"

Adakah yang pernah mengalami hal serupa? Tenang, Kawan. Sebenarnya itu bukan menghilang, bunganya hanya sedang istirahat dari tugasnya. Si cantik berwarna putih dengan corak coklat di tengah kelopaknya ini memang suka mengagetkan manusia yang baru mengenalnya.

Bunga pukul delapan atau dikenal dengan nama ilmiah Turnera subulata memang memiliki waktu bertugas dan istirahatnya sendiri. Sesuai namanya, bunga ini dikenal karena biasanya membuka pada pagi hari, meski waktu mekarnya tidak selalu tepat pukul 08.00. Bunga yang unik, ya.

Perubahan waktu mekar ini berkaitan dengan respons tanaman terhadap kondisi lingkungan, termasuk cahaya dan suhu. Intensitas dan durasi penyinaran merupakan salah satu faktor yang memengaruhi proses pembungaan tanaman, yang dikenal sebagai fotoperiodisme. Lantas, bagaimana mekanisme tersebut berkaitan dengan bunga pukul delapan?

Mekarnya Cuma Waktu Pukul Delapan?

Bunga pukul delapan memang bunga yang unik, karena waktu mekarnya saat pagi hari dan menutup saat menjelang siang. Umumnya, ia akan mekar di pukul 8 pagi, kemudian menguncup kembali sekitar pukul 11 siang.

Lantas, apakah semua bunga pukul delapan akan mekar setiap pukul delapan? Tidak demikian ya, Kawan. Peristiwa mekar dan kembali kuncup ini dipengaruhi oleh cahaya, suhu, dan kelembapan air di sekitar tanaman. 

Bunga pukul delapan biasanya ditanam di lahan terbuka tanpa naungan karena ia sangat peka dengan cahaya. Penempatan penanaman bunga pukul delapan menjadi salah satu faktor cepat atau lambatnya kelopak bunga terbuka.

Menurut penelitian yang dilakukan Sabrina et al. (2025) yang mengamati 15 tanaman Turnera subulata di Klaten, Jawa Tengah, dan mencatat bahwa bunga-bunga tersebut mulai mekar sempurna pada rentang jam 07.14 hingga 07.40 pagi. Rata-rata sekitar 2 jam 15 menit setelah matahari terbit.

Lain halnya dengan hasil penelitian Sukariawan et al. (2023), yang dalam penelitiannya yang dilakukan di Afdeling 3 Kebun Adolina PT Perkebunan Nusantara IV yang ada di Sumatra Utara, menyebutkan bahwa bunga pukul delapan mekar sempurna dalam sekitar pukul 08.06 hingga 09.13 pagi, bergantung pada ada-tidaknya naungan.

Jadi, nama “bunga pukul delapan” tidak harus dimaknai sebagai alarm yang berbunyi tepat pukul 08.00 ya, Kawan. Waktu mekarnya memang berada di sekitar jam tersebut dan berubah mengikuti kondisi lingkungan.

baca juga

Alarm Matahari bagi si Bunga Pukul Delapan

Lebah menjadi salah satu pengunjung bunga yang membantu proses penyerbukan. Foto: David Clode/Unsplash
info gambar

Lebah menjadi salah satu pengunjung bunga yang membantu proses penyerbukan. Foto: David Clode/Unsplash


Kalau ada cahaya matahari, bunga pukul delapan seperti memiliki sensor yang aktif menangkap perubahan lingkungan. Bagai sebuah alarm, kelopak bunganya akan merespons adanya perubahan intensitas dari cahaya matahari.

Perubahan intensitas dan durasi penyinaran sendiri merupakan bagian dari faktor yang memengaruhi pembungaan tanaman, atau dikenal sebagai fotoperiodisme.

Bunga Turnera akan membuka ketika suhu masih relatif rendah ~24°C, dengan kelembapan yang optimal. Ketika suhu meningkat, bersamaan dengan kelembapan yang menurun, bunga perlahan kembali menutup.

Bunga pukul delapan juga termasuk pada golongan ephemeral flower, yaitu bunga yang waktu mekarnya berlangsung singkat. Jadi, selain warnanya yang cantik, bunga pukul delapan memang memiliki perilaku yang unik. Seakan punya waktu tidur setelah bertugas untuk beberapa waktu.

Bukan Mati, Cuma Lagi "Istirahat"

Bunga yang sudah menguncup bukan berarti langsung selesai. Kelopaknya akan kembali menggulung seperti kuncup bunga sebelum merekah. Sekilas memang seperti "menghilang", padahal sebenarnya cuma lagi menutup diri untuk sementara.

Waktu mekarnya yang singkat juga berkaitan dengan periode ketika bunga dapat berinteraksi dengan pengunjung bunga untuk proses penyerbukan. Umumnya jam aktif penyerbukan bunga oleh lebah/kupu-kupu ada di pagi hari, sama seperti mekarnya bunga pukul delapan.

Sukariawan et al. (2023) pernah melakukan penelitian perihal umur kuntum bunga pukul delapan. Mayoritas bunga (67–94%, tergantung perlakuan naungan & pemangkasan) cuma bertahan sekitar satu hari, sementara sebagian lainnya dapat bertahan dua hingga tiga hari sebelum akhirnya kering dan rontok.

Dalam pengamatan sederhana, bunga pukul delapan yang sudah menguncup masih dapat ditemukan kembali mekar pada hari berikutnya. Namun, belum dapat dipastikan apakah bunga tersebut merupakan kuntum yang sama atau bunga baru.

baca juga

Dari sekuntum bunga kecil yang hanya mekar beberapa jam, ternyata ada ritme sederhana yang menarik untuk diamati. Ia membuka diri ketika waktunya tiba, kemudian menguncup ketika waktunya beristirahat. Ternyata, "hilang" sejenak bukan berarti pergi, dan istirahat jadi bagian dari siklus, bukan keburukan.

Jadi, jangan lupa tidur cepat ya malam ini, menyiapkan diri untuk menyapa pagi seperti bunga pukul delapan.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AP
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.