aiesec in untan punya tim marketing otak di balik branding dan campaign kreatif - News | Good News From Indonesia 2026

AIESEC in Untan: Punya Tim Marketing, Otak di Balik Branding dan Campaign Kreatif

AIESEC in Untan: Punya Tim Marketing, Otak di Balik Branding dan Campaign Kreatif
images info

Sumber: Dokumentasi Pribadi


Pernah scroll Instagram, ketemu postingan AIESEC in Untan yang desainnya rapi dan caption-nya related banget, terus tanpa sadar jadi penasaran sama event-nya? Nah, di balik itu semua ada Marketing, atau yang biasa disingkat MKT, salah satu departemen AIESEC yang berfokus membangun awareness, perception, dan engagement terhadap AIESEC beserta seluruh produk dan programnya.

Namun ternyata, kerja MKT tidak berhenti di bikin content yang estetik atau branding digital semata. Fokus utamanya justru ada di market itu sendiri, alias siapa target yang mau disasar dan bagaimana caranya mereka bisa tertarik sampai akhirnya join AIESEC.

Kalau iGV kerjanya membawa dunia ke Indonesia, MKT kerjanya memastikan market yang tepat, terutama anak muda dengan potensi untuk berkembang, tahu bahwa AIESEC itu ada, relevan, dan layak diikuti. Penasaran keseruan apa yang menunggu di balik layar ini? Yuk, terus baca, siapa tahu ini jadi awal ceritamu di Join AIESEC 2026.

MKT AIESEC in Untan, Kerjaannya Ngapain Aja Sih?

Banyak yang mengira kerja MKT itu cuma soal bikin content dan branding digital. Padahal, alur kerjanya dimulai jauh sebelum ada desain atau caption yang tayang. Semuanya berawal dari market understanding, yaitu proses memahami siapa target market AIESEC in Untan lewat market research, baru setelah itu disusun strategy creation, alias strategi paling pas untuk menjangkau market tersebut.
Strategi ini kemudian dibagi jadi dua jalur besar, yaitu physical marketing dan digital marketing.

Physical marketing fokus pada aktivitas tatap muka seperti menjalankan campaign langsung, membuka booth, sampai melakukan kunjungan ke kelas atau kampus. Sementara itu, digital marketing fokus di ranah daring, mulai dari content planning, creative production, sampai branding. Dua jalur ini saling melengkapi, karena market yang sama bisa didekati dengan cara berbeda, tergantung di mana mereka paling mudah dijangkau.

baca juga

Hari-Hari MKT: Dari Riset Market Sampai Eksekusi Campaign

Keseharian anggota MKT biasanya diawali dengan riset untuk memahami siapa saja yang jadi target AIESEC in Untan, mulai dari kebiasaan, ketertarikan, sampai alasan mereka mau atau nggak mau bergabung dengan sebuah organisasi.

Dari situ, strategi diterjemahkan jadi dua bentuk kerja. Di sisi physical marketing, mereka merancang dan menjalankan campaign, membuka booth di titik-titik strategis, atau melakukan kunjungan ke kelas maupun kampus. Di sisi digital marketing, mereka menyusun content plan, membuat atau mengarahkan pembuatan content, mengelola media sosial, sampai menjaga branding tetap konsisten.

Tidak berhenti di situ, anggota MKT juga rutin mengevaluasi performa dari setiap marketing activities yang sudah dijalankan, baik secara luring maupun daring. Rutinitas ini membuat mereka terbiasa bekerja dengan deadline, sekaligus terus belajar dari data, bukan sekadar mengandalkan feeling.

Bukan Cuma Soal Content Estetik, Tapi Soal Market dan Angka

Banyak yang mengira kerja marketing cuma soal menghasilkan visual yang bagus. Padahal, di MKT AIESEC in Untan, kamu dituntut memahami market lebih dulu, menentukan positioning yang tepat, menyusun pesan yang jelas, memilih channel paling efektif, baru kemudian melihat apakah komunikasi yang dibuat benar-benar menghasilkan impact atau justru cuma numpang lewat di linimasa orang.

MKT juga terbilang number oriented, sebab semua strategi ini pada akhirnya diarahkan untuk satu tujuan besar, yaitu menjangkau youth sebagai target market dan mengajak mereka berkembang lewat Program AIESEC melalui proses Sign Up. Artinya, sebagus apapun sebuah content atau campaign, ujung-ujungnya tetap diukur lewat angka, mulai dari berapa banyak orang yang engage, berapa banyak yang aware, sampai berapa banyak yang akhirnya benar-benar mendaftar.

Momen yang Bikin Bangga: Waktu Strateginya "Kena"

Momen paling berkesan buat anggota MKT biasanya sederhana, yaitu ketika sebuah campaign, baik yang dijalankan secara physical maupun digital, berhasil mendapat engagement tinggi, meningkatkan awareness tentang AIESEC, atau bahkan membuat seseorang akhirnya memutuskan untuk Sign Up dan resmi bergabung dengan AIESEC.

Rasanya seperti melihat hasil kerja keras di balik layar, mulai dari data riset, draf caption, sampai rancangan booth, ternyata benar-benar berhasil menggerakkan orang lain untuk mengambil langkah nyata.

Skill yang Kamu Bawa Pulang dari MKT

Selain pengalaman, ada banyak skill berharga yang bisa didapat dari MKT, di antaranya market research, strategy creation, content creation, copywriting, branding, social media management, sampai event activation untuk sisi physical marketing.

Tidak ketinggalan, kemampuan membaca data dan audience analysis juga ikut terasah, karena MKT selalu bekerja berdasarkan angka, bukan cuma insting. Kombinasi skill ini termasuk yang paling dicari di dunia kerja sekarang, apalagi buat kamu yang tertarik berkarir di bidang marketing,branding, maupun digital marketing berbasis data.

Kenapa Harus Gabung MKT AIESEC in Untan?

MKT cocok untuk kamu yang creative, curious, suka bermain media sosial sekaligus tidak keberatan turun langsung ke lapangan, tertarik dengan branding dan komunikasi, tapi juga mau belajar membaca market dan menggunakan data untuk mengambil keputusan, bukan sekadar mengandalkan insting atau selera pribadi semata.

Tidak masalah kalau kamu belum jago desain, belum terbiasa riset, atau belum pernah pegang campaign sebelumnya, karena MKT adalah tempat untuk belajar sambil praktik langsung, baik di sisi physical maupun digital marketing.

Alasan utamanya sederhana, di MKT kamu bisa menggabungkan kreativitas dan kemampuan membaca data sekaligus. Kamu nggak cuma belajar memahami market dan menyusun strategi, tapi juga belajar menerjemahkan strategi itu lewat campaign, booth, kunjungan kampus, sampai content yang relevan dengan audiensnya, dan pada akhirnya menghasilkan angka nyata, entah itu engagement, awareness, atau keputusan seseorang untuk akhirnya Sign Up dan resmi bergabung dengan AIESEC.

baca juga

Saatnya Suarakan Cerita AIESEC in Untan Lewat MKT

Pada akhirnya, MKT membuktikan bahwa cerita AIESEC in Untan tidak dibangun asal-asalan, melainkan lewat pemahaman market yang matang, strategi yang terukur, sekaligus kreativitas yang tetap berjalan berdampingan dengan data. Setiap campaign yang kamu lihat, setiap desain, dan setiap caption yang membuatmu berhenti scroll sejenak, semuanya berangkat dari riset dan strategi yang dirancang dengan sengaja, bukan cuma soal estetika semata.

Jadi, kalau kamu merasa punya sisi kreatif sekaligus penasaran dengan cara kerja market dan data di baliknya, mungkin sekarang saatnya menyalurkan itu ke tempat yang tepat. Jadi bagian dari cerita AIESEC in Untan berikutnya, di Join AIESEC 2026 dan mulai perjalananmu bersama MKT!

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AI
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.