gambir bakal berubah total kai siapkan transformasi besar krl bisa jadi terobosan baru - News | Good News From Indonesia 2026

Gambir Bakal Berubah Total! KAI Siapkan Transformasi Besar, KRL Bisa Jadi Terobosan Baru

Gambir Bakal Berubah Total! KAI Siapkan Transformasi Besar, KRL Bisa Jadi Terobosan Baru
images info

Stasiun Gambir/KAI


Stasiun Gambir bukan sekadar tempat naik dan turun kereta. Berdiri di jantung Jakarta dan berdekatan dengan Monas, kawasan pemerintahan, perkantoran, hotel hingga ruang publik, stasiun ini memiliki posisi strategis dalam ekosistem transportasi ibu kota.

Kini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiapkan transformasi Gambir secara bertahap. Konsep New Gambir diarahkan untuk memperkuat peran stasiun sebagai gerbang perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ), sekaligus meningkatkan konektivitas dengan berbagai moda transportasi.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, pengembangan Gambir dilakukan dengan mempertimbangkan posisi strategis stasiun tersebut di pusat Jakarta.

“Gambir memiliki peran strategis dalam ekosistem transportasi Jakarta. Pengembangannya diarahkan untuk memperkuat fungsi Gambir sebagai gerbang perjalanan KA Jarak Jauh sekaligus mendukung konektivitas masyarakat menuju pusat aktivitas Jakarta,” ujar Anne.

Besarnya aktivitas pelanggan menjadi alasan lain mengapa pengembangan Gambir semakin penting. Sepanjang Januari–Juli 2026, Stasiun Gambir mencatat 3.871.579 aktivitas pelanggan, terdiri dari 1.990.205 pelanggan naik dan 1.881.374 pelanggan turun.

Saat ini, Gambir melayani 34 perjalanan KA reguler per hari dengan sekitar 78 aktivitas pemberhentian untuk naik dan turun pelanggan KAJJ.

Dalam kajian New Gambir, stasiun ini bahkan diarahkan menjadi pusat pengalaman perjalanan yang menggabungkan mobilitas, hospitality, leisure, dan nilai tambah kawasan.

KRL Melintas, Tapi Belum Bisa Berhenti di Gambir

Yang membuat rencana transformasi Gambir semakin menarik adalah keberadaan jalur layang yang melintas di kawasan tersebut. Commuter Line pada lintas Jakarta Kota–Bogor dan Jakarta Kota–Nambo sudah melintasi kawasan Gambir.

Namun, hingga kini kereta Commuter Line tersebut belum melayani naik dan turun pelanggan di Stasiun Gambir.

KAI menyebut peluang tersebut masih membutuhkan proses panjang karena menyangkut kesiapan infrastruktur, kapasitas lintas, sistem operasi, keselamatan, hingga koordinasi dengan regulator.

“Apabila layanan Commuter Line di Gambir dikembangkan, maka berbagai aspek harus dipersiapkan secara menyeluruh, mulai dari fasilitas pelayanan pelanggan, kesiapan peron, alur perpindahan, kapasitas lintas, kelistrikan, persinyalan, hingga pola operasi. Keselamatan dan keandalan perjalanan tetap menjadi prioritas utama,” ujar Anne.

Pertumbuhan perjalanan KRL

Kebutuhan integrasi ini semakin kuat jika melihat pertumbuhan perjalanan KRL Jabodetabek. Pada 2022 tercatat 217.964.892 perjalanan, kemudian meningkat menjadi 344.621.825 perjalanan pada 2025. Artinya, terjadi tambahan 126.656.933 perjalanan atau tumbuh 58,11 persen hanya dalam tiga tahun.

Salah satu lintas dengan mobilitas tertinggi adalah Bogor Line. Pada 2025, lintas ini melayani 153.538.393 perjalanan atau menyumbang 44,55 persen dari total perjalanan KRL Jabodetabek.

Menariknya, lintas tersebut juga melintas di kawasan Gambir.

“Pertumbuhan perjalanan KRL menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap konektivitas menuju pusat Jakarta terus meningkat. Karena itu, kesiapan Gambir perlu dilihat sebagai bagian dari pengembangan sistem transportasi yang terintegrasi, termasuk apabila ke depan terdapat pengembangan layanan Commuter Line di stasiun ini,” jelas Anne.

Dengan demikian, transformasi Gambir bukan sekadar membangun atau mempercantik stasiun. KAI ingin menjadikannya bagian dari sistem mobilitas Jakarta yang lebih terhubung, dengan KAJJ sebagai fungsi utama dan peluang integrasi antarmoda sebagai penguatan ke depan.

“Transformasi Gambir disiapkan secara bertahap dengan memperhatikan kebutuhan pelanggan, kesiapan operasional, dan pengembangan transportasi publik Jakarta ke depan,” tutup Anne.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizky Kusumo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizky Kusumo.

RK
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.