Mahasiswa KKN-Tematik IPB University Desa Cibunian menghadirkan program Selangit Green School, sebuah program pendidikan berbasis experiential learning yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan, kesehatan, dan pengembangan karakter anak.
Program ini dilaksanakan di Kampung Cipatat, Desa Cibunian, Kabupaten Bogor, selama enam kali pertemuan yang berlangsung setiap hari Sabtu dan Minggu, mulai 18 Juli—2 Agustus 2026.
Selangit Green School lahir dari semangat untuk menghadirkan ruang belajar yang tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga memberikan pengalaman nyata yang dapat membentuk karakter anak sejak usia dini. Melalui berbagai aktivitas interaktif, peserta diajak belajar sambil bermain sehingga setiap materi menjadi lebih mudah dipahami dan meninggalkan kesan yang bermakna.
Perjalanan pembelajaran diawali dengan tema Budidaya Tanaman. Pada kegiatan ini, anak-anak dikenalkan pada pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui praktik sederhana membudidayakan toge.
Dari proses mengamati biji yang perlahan tumbuh menjadi kecambah, mereka belajar bahwa setiap kehidupan membutuhkan kesabaran, perhatian, dan perawatan. Aktivitas sederhana tersebut menjadi media pembelajaran yang efektif untuk menanamkan rasa cinta terhadap alam sejak dini.
Pertemuan berikutnya menghadirkan suasana belajar yang berbeda melalui English Day. Dengan metode pembelajaran yang interaktif, anak-anak diajak mengenal kosakata dan percakapan sederhana dalam bahasa Inggris.
Berbagai permainan edukatif, kegiatan perkenalan diri, hingga latihan percakapan membuat peserta lebih percaya diri untuk mencoba berbicara menggunakan bahasa baru. Pembelajaran berlangsung dalam suasana yang ceria sehingga anak-anak dapat belajar tanpa merasa terbebani.
Pada pertemuan ketiga, tema Power Wash Rangers mengangkat pentingnya menjaga kebersihan diri melalui kebiasaan mencuci tangan yang benar. Melalui demonstrasi dan praktik langsung, peserta memahami bahwa mencuci tangan menggunakan sabun merupakan langkah sederhana namun sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit.
Edukasi ini diharapkan dapat membentuk kebiasaan hidup bersih yang terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Tema Kesehatan menjadi fokus pada pertemuan keempat melalui kegiatan senam bersama. Anak-anak mengikuti berbagai gerakan senam dengan penuh semangat dan keceriaan. Selain meningkatkan kebugaran tubuh, kegiatan ini juga mengajarkan bahwa menjaga kesehatan merupakan bagian penting dalam mendukung proses belajar, bermain, dan tumbuh kembang anak.
Kepedulian terhadap lingkungan semakin diperkuat pada pertemuan kelima melalui tema Jaga Lingkungan. Anak-anak diajak melakukan aksi bersih-bersih atau operasi semut di sekitar Saung Manfaat dan MI Al-Bayan.
Mereka memungut sampah bersama-sama sebagai bentuk aksi nyata menjaga kebersihan lingkungan. Melalui kegiatan tersebut, peserta belajar bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab orang dewasa, tetapi juga dapat dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.
Rangkaian kegiatan Selangit Green School ditutup dengan Fun Day, sebuah momen penuh keceriaan yang menjadi puncak seluruh rangkaian pembelajaran. Berbagai permainan edukatif dan cerdas cermat menguji kembali pengetahuan yang telah diperoleh peserta selama program berlangsung.
Mahasiswa KKN-T juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta sebagai bentuk penghargaan atas semangat belajar dan keaktifan mereka.
Pada hari penutupan, anak-anak diajak menuliskan cita-cita dan impian mereka pada kertas berbentuk bintang dan roket, kemudian menempelkannya pada Poster Selangit Mimpi. Poster yang semula kosong perlahan dipenuhi warna-warni harapan, menjadi simbol bahwa setiap anak memiliki impian yang layak
diperjuangkan. Momen ini menjadi pengingat bahwa pendidikan merupakan jembatan untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Selama enam kali pertemuan, antusiasme peserta tidak pernah surut. Anak-anak hadir dengan rasa ingin tahu yang tinggi, aktif mengikuti setiap kegiatan, berani mencoba pengalaman baru, serta saling bekerja sama dalam berbagai aktivitas. Pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman membuat materi yang disampaikan menjadi lebih mudah dipahami sekaligus membangun karakter positif melalui praktik secara langsung.
Melalui Selangit Green School, mahasiswa KKN-T IPB University berharap nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan, pola hidup sehat, kerja sama, keberanian, dan semangat belajar dapat terus tumbuh dalam diri setiap peserta. Program ini menjadi salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas, tetapi juga dapat hadir melalui pengalaman nyata yang menyenangkan.
Selangit Green School menjadi bukti bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah-langkah sederhana. Dari benih yang ditanam, kebiasaan menjaga kebersihan, hingga mimpi-mimpi yang dituliskan di Selangit Mimpi, tumbuh harapan akan lahirnya generasi yang lebih peduli terhadap lingkungan, sehat, kreatif, dan berani meraih cita-cita setinggi langit.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


