Upaya menjaga kesehatan ternak di Desa Karangwuni, Kabupaten Sukoharjo dilakukan melalui vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta pemberian vitamin kepada ternak. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo yang melibatkan mahasiswa KKN Tematik Inovasi IPB University Desa Karangwuni melalui program KAPTEN (Karangwuni Peduli Ternak).
Program dilaksanakan pada Kamis (30/7/2026) dan Senin (3/8/2026), didampingi oleh drh. Retno Pratiwi S. bersama tim vaksinator dari Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKNT Inovasi IPB University berperan membantu tim dinas dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan, terutama dalam melakukan koordinasi dengan masyarakat serta mendampingi proses vaksinasi dan pemberian vitamin pada ternak.
Aktivitas ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung upaya kesehatan hewan ternak di tingkat desa.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKNT Inovasi IPB University bersama perangkat Desa Karangwuni turut membantu mengkoordinasikan tim vaksinator dengan masyarakat.
Sebelum pelaksanaan kegiatan, mahasiswa melakukan koordinasi dengan melakukan pendataan pemilik ternak dan membantu menyampaikan informasi mengenai waktu serta teknis pelaksanaan kegiatan.
Pendampingan tersebut menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung program pemerintah sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat Desa Karangwuni.
Selama kegiatan berlangsung, tim vaksinator melakukan pemeriksaan dan memberikan vaksinasi serta vitamin kepada ternak. Masyarakat juga memperoleh kesempatan untuk berkonsultasi secara langsung dengan tim medik veteriner mengenai kondisi kesehatan ternak serta upaya pencegahan penyakit.
Dokter hewan melakukan vaksinasi PMK pada ternak sebagai upaya mencegah penyebaran penyakit (Sumber: Dokumentasi Pribadi)
Pelaksanaan kegiatan berjalan dengan baik, meskipun masih ditemukan beberapa pemilik ternak yang ragu atau belum bersedia mengikuti vaksinasi. Kondisi tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi, karena pemahaman dan keterlibatan pemilik ternak sangat berpengaruh terhadap keberhasilan program kesehatan hewan.
Sebagai tindak lanjut, penyampaian KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) perlu dioptimalkan melalui penyampaian informasi yang lebih intensif dan mudah dipahami mengenai manfaat vaksinasi, keamanan vaksin, serta pentingnya pencegahan penyakit.
Pendekatan secara persuasif dan melibatkan petugas kesehatan hewan juga dapat dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan dan mendorong partisipasi pemilik ternak pada pelaksanaan vaksinasi berikutnya.
Penyampaian KIE dapat dilakukan sebelum kegiatan vaksinasi melalui komunikasi langsung dengan pemilik ternak, sehingga masyarakat memiliki kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan atau kekhawatiran yang ada.
Dengan pendekatan yang lebih terbuka dan komunikatif, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami tujuan vaksinasi dan berpartisipasi dalam kegiatan kesehatan hewan berikutnya.
Melalui program kerja KAPTEN (Karangwuni Peduli Ternak), mahasiswa KKNT Inovasi IPB University memperoleh kesempatan untuk mendukung program Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo sekaligus berinteraksi secara langsung dengan masyarakat di Desa Karangwuni.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan mahasiswa dalam mendukung kesehatan hewan serta keberlanjutan peternakan di tingkat desa.
Aktivitas ini juga menjadi pengalaman bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung pelaksanaan pelayanan kesehatan hewan di masyarakat.
Dengan adanya vaksinasi, pemberian vitamin, serta edukasi yang dilakukan oleh tim Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit dan pemeliharaan kesehatan ternak dapat terus meningkat.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


