Kepedulian terhadap kualitas air menjadi perhatian Tim KKNT Inovasi IPB University di Desa Kedungwaru Kidul, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak.
Melalui program SIJERNIH (Skrining, identifikasi dan edukasi kualitas air bersih), mahasiswa KKNT melakukan sosialisasi mengenai pentingnya mengetahui kondisi kualitas air sekaligus pemeriksaan air secara langsung di rumah warga.
Kegiatan SIJERNIH (Skrining, Identifikasi, dan Edukasi Kualitas air Bersih) dilaksanakan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kualitas air, parameter yang dapat digunakan untuk mengetahui kondisi air, serta cara melakukan pengecekan menggunakan 5 in 1 Water Quality Tester.
Alat tersebut digunakan untuk mengukur lima parameter, yaitu Total Dissolved Solids (TDS), Electrical Conductivity (EC), salinitas, suhu, dan pH pada air.
Sosialisasi dilakukan sebelum pemeriksaan agar masyarakat tidak hanya mengetahui hasil pengukuran, tetapi juga memahami arti dari masing-masing parameter yang diperiksa.
TDS digunakan untuk mengetahui jumlah zat terlarut dalam air, sedangkan EC menggambarkan kemampuan air dalam menghantarkan listrik yang berkaitan dengan kandungan ion terlarut.
Sementara itu, salinitas menunjukkan kadar garam terlarut, suhu menunjukkan kondisi temperatur air, dan pH digunakan untuk mengetahui tingkat keasaman atau kebasaan air.
Setelah sosialisasi, tim KKNT melakukan pemeriksaan kualitas air secara langsung pada 20 rumah warga yang tersebar di beberapa dusun di Desa Kedungwaru Kidul.
Pemeriksaan dilakukan menggunakan 5 in 1 Water Quality Tester dengan mencatat hasil pengukuran dari kelima parameter tersebut pada setiap lokasi.

© Dokumentasi Pribadi
Berdasarkan hasil pemeriksaan, sebanyak 80% atau 16 dari 20 rumah menunjukkan hasil pengukuran yang berada dalam kategori memenuhi kriteria berdasarkan parameter yang digunakan dalam kegiatan, yaitu memiliki nilai Total Dissolved Solids (TDS) di bawah 300 ppm.
Sementara itu, 20% atau 4 rumah lainnya menunjukkan nilai TDS di atas 300 ppm, sehingga belum memenuhi batas yang digunakan sebagai acuan dalam penilaian. Nilai tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023, yang menetapkan parameter TDS sebagai salah satu persyaratan kualitas air.
Nilai TDS yang lebih tinggi menunjukkan kandungan zat terlarut yang lebih banyak dan dapat berkaitan dengan tingkat salinitas air yang lebih tinggi, sehingga sumber air dengan nilai tersebut memerlukan perhatian dan pemeriksaan lebih lanjut.
Hasil pemeriksaan tersebut menjadi salah satu bentuk informasi awal bagi masyarakat mengenai kualitas air yang digunakan sehari-hari.
Masyarakat juga diberikan pemahaman bahwa hasil pengukuran menggunakan 5 in 1 Water Quality Tester merupakan gambaran berdasarkan parameter fisikokimia yang diperiksa dan bukan pengganti pemeriksaan laboratorium, khususnya untuk memastikan keamanan mikrobiologis air yang digunakan sebagai air minum.
Melalui SIJERNIH (Skrining, Identifikasi, dan Edukasi Kualitas air Bersih) Tim KKNT Inovasi IPB berharap masyarakat Desa Kedungwaru Kidul dapat semakin sadar akan pentingnya memantau kualitas air secara berkala.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi sumber air serta menjaga kebersihan lingkungan di sekitar tempat tinggal.
Koordinator Desa KKNT Inovasi IPB Desa Kedungwaru Kidul mengatakan bahwa kegiatan SIJERNIH dirancang agar masyarakat dapat memperoleh informasi sederhana mengenai kondisi air yang mereka gunakan.
"Melalui SIJERNIH, kami ingin membantu masyarakat mengetahui kondisi kualitas air di lingkungan tempat tinggalnya. Harapannya, masyarakat tidak hanya mendapatkan hasil pengukuran, tetapi juga memahami pentingnya menjaga kualitas sumber air dan melakukan pengecekan secara berkala," ujarnya.
Dengan adanya kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan langsung ke rumah warga, SIJERNIH tidak hanya menjadi program pengecekan kualitas air, tetapi juga menjadi sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat.
Ke depan, informasi dari hasil pemeriksaan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi warga untuk lebih memperhatikan pengelolaan dan pemeliharaan sumber air di Desa Kedungwaru Kidul.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


