ayam panggang ledok festival yang menghidupkan ekonomi dan kebersamaan warga - News | Good News From Indonesia 2026

Ayam Panggang Ledok: Festival yang Menghidupkan Ekonomi dan Kebersamaan Warga

Ayam Panggang Ledok: Festival yang Menghidupkan Ekonomi dan Kebersamaan Warga
images info

Suara cek sound masih menggema di langit, ketika ribuan orang tumpah ruah. Tumplek blek. Memadati jalan utama Kelurahan Ledok Kulon, Bojonegoro (8/8/2026). Sembari membawa piring plastik berisi potongan daging ayam di tangan, mereka mendekati tungku bakar yang membentang panjang memenuhi lajur jalan.

Para pengunjung bersirobok. Saling sapa. Terlihat bahagia. Dalam hitungan menit, tungku bakar sepanjang 100 meter membujur di jalan itu pun penuh sesak. Mereka tidak seperti sedang memanggang ayam, tapi memanggang waktu dengan penuh kehangatan. Ribuan orang. Jumlah yang spektakuler.

Potongan daging ayam yang tertusuk rapi perlahan menguning, lalu kecokelatan, mengeluarkan bunyi desis setiap kali lemaknya jatuh menyentuh bara. Asap tipis mengambang, membawa konstelasi aroma daging panggang, arang, kecap, dan bumbu yang meresap hingga ke sudut-sudut jalanan.

Festival Ayam Panggang di Kelurahan Ledok Kulon memang sebuah perayaan. Mirip hari raya. Ribuan orang keluar rumah. Bakar-bakar daging bersama. Bedanya, yang datang bukan hanya warga sekitar. Namun luar kelurahan, bahkan dari luar daerah.

Ada sekitar 1.500 potong daging disiapkan panitia. Melalui kupon berbayar Rp 10 ribu. Dipanggang bersama di atas tungku kebersamaan. Hanya hitungan jam, potongan daging itu pun habis. Festival ini jadi bukti bahwa kolektivitas warga memang mampu menggerakkan ekonomi.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.