mahasiswa ipb ajak siswa sd di rumpin berpetualang kenali dunia tambang lewat permainan cerdas tambang - News | Good News From Indonesia 2026

Mahasiswa IPB Ajak Siswa SD di Rumpin "Berpetualang" Kenali Dunia Tambang lewat Permainan Cerdas Tambang

Mahasiswa IPB Ajak Siswa SD di Rumpin "Berpetualang" Kenali Dunia Tambang lewat Permainan Cerdas Tambang
images info

Games Cerdas Cermat Tambang Mining Mission


Di tengah deru mesin berat dan debu tambang yang menjadi pemandangan sehari-hari, sekelompok mahasiswa IPB University hadir membawa misi sederhana namun bermakna: mengajak siswa kelas lima SD Negeri Cipinang 03, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, untuk lebih mengenal lingkungan tempat mereka tumbuh.

Melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM), Tim Mining Mission menggelar agenda Eksplorasi Tambang, salah satu rangkaian kegiatan yang dirancang untuk membantu anak-anak memahami lingkar tambang yang selama ini akrab dengan keseharian mereka, namun jarang benar-benar mereka pahami.

Ketika Tambang Menjadi Bagian dari Perjalanan ke Sekolah

Bagi siswa SD Negeri Cipinang 03, pemandangan dan suara aktivitas pertambangan bukan hal asing. Suara alat berat dan debu jalanan mengiringi langkah mereka setiap hari menuju sekolah. Namun di balik keakraban itu, pengetahuan dan kesadaran anak-anak terhadap dunia tambang di sekitar mereka masih sangat terbatas — sebuah kesenjangan yang menjadi perhatian utama Tim Mining Mission.

Untuk menjembatani hal tersebut, kegiatan diawali dengan pemutaran video pembelajaran yang mengupas jenis-jenis tambang, proses pertambangan, alat berat yang digunakan, hingga rambu-rambu keselamatan di area tambang. Penyajian visual ini dipilih agar materi yang cukup teknis dapat lebih mudah dicerna oleh siswa sekolah dasar.

baca juga

Belajar Sambil Bermain lewat "Cerdas Tambang"

Puncak kegiatan diisi dengan permainan cerdas cermat bertajuk Cerdas Tambang (Cerbang), yang dirancang khusus untuk menguji sekaligus mengukuhkan pemahaman siswa terhadap materi yang telah diberikan — dikemas dalam suasana yang menyenangkan dan kompetitif. Sebanyak tiga kelompok siswa saling berlomba secara sportif untuk menjadi yang terbaik.

Permainan ini terdiri atas tiga babak dengan tantangan yang berbeda:

  1. Babak Sang Jagoan — babak pemanasan berupa lembar soal yang dikerjakan bersama oleh seluruh anggota kelompok, memastikan setiap siswa menguasai dasar pengetahuan pertambangan, khususnya pertambangan galian C.

  • Babak Pilih Berhadiah — siswa dihadapkan pada pilihan soal berbobot 10, 20, atau 30 poin. Babak ini melatih strategic awareness anak-anak: mereka yang percaya diri dapat mengambil soal berbobot 30, sementara yang memilih jalan aman dapat mengambil soal berbobot 10 atau 20.

  • Babak Rebutan — babak paling kompetitif sekaligus paling dinanti. Antusiasme siswa terlihat jelas saat mereka berebut mengangkat tangan dan berlomba menjawab lebih cepat dari kelompok lain.

  • Untuk memenangkan permainan, setiap kelompok dituntut menjaga kekompakan dan memastikan seluruh anggotanya memahami materi bersama — bukan sekadar mengandalkan satu atau dua siswa yang paling menonjol.

    Belajar Kontekstual yang Dekat dengan Keseharian Anak

    Reisya Aprilian, selaku anggota Tim Mining Mission, menuturkan bahwa permainan Cerdas Tambang dirancang sebagai metode pembelajaran interaktif dengan pendekatan kontekstual tambang, sehingga materi yang disampaikan terasa relevan dan dekat dengan pengalaman hidup siswa sehari-hari.

    Melalui pendekatan yang menggabungkan edukasi dan permainan ini, Tim Mining Mission berharap siswa SD Negeri Cipinang 03 tidak hanya memahami risiko dan aspek keselamatan di sekitar area tambang, tetapi juga tumbuh dengan kesadaran yang lebih baik terhadap lingkungan tempat mereka tinggal — sekaligus membuktikan bahwa edukasi tentang isu yang kompleks sekalipun dapat disampaikan dengan cara yang ringan dan menyenangkan bagi anak-anak.

    baca juga

    Langkah kecil dari Tim Mining Mission ini menjadi bukti nyata bagaimana kolaborasi akademisi dan masyarakat dapat menghidupkan ruang belajar yang inklusif. Pendekatan edukatif berbasis gim yang diterapkan terbukti efektif membakar semangat belajar anak-anak di daerah lingkar tambang.

    Ke depan, program PKM-PM ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda sementara, melainkan mampu menginspirasi tenaga pendidik setempat untuk terus mengintegrasikan pembelajaran berbasis kearifan lokal ke dalam kurikulum sekolah.

    Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai potensi serta risiko di wilayahnya, para generasi muda SD Negeri Cipinang 03 kini memiliki pijakan yang lebih kuat untuk tumbuh menjadi masyarakat yang kritis, bijak, dan peduli terhadap kelestarian lingkungan tempat mereka tinggal.

    Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

    Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

    MM
    KG
    Tim Editorarrow

    Terima kasih telah membaca sampai di sini

    🚫 AdBlock Detected!
    Please disable it to support our free content.