Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IPB University yang bertugas di Desa Linggasana, Kabupaten Kuningan, menggelar kegiatan edukasi literasi keuangan bagi masyarakat sebagai salah satu program kerja utama dalam mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga. Kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga, mengenai pentingnya mengelola keuangan secara bijak di tengah perkembangan teknologi dan semakin kompleksnya tantangan ekonomi.
Mengusung tema "Belajar Menabung Buat Ibu", kegiatan ini diikuti oleh puluhan warga Desa Linggasana dengan antusias. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya membangun kebiasaan menabung, mencatat pemasukan dan pengeluaran rumah tangga, serta mengenali berbagai risiko keuangan yang kini banyak terjadi di masyarakat.
Koordinator program menjelaskan bahwa literasi keuangan merupakan salah satu keterampilan dasar yang perlu dimiliki setiap keluarga agar mampu mengambil keputusan finansial secara tepat.
"Keuangan keluarga yang sehat bukan ditentukan oleh besarnya penghasilan, tetapi bagaimana penghasilan tersebut dikelola. Dengan membiasakan mencatat pengeluaran dan menyisihkan sebagian pendapatan untuk tabungan, masyarakat dapat lebih siap menghadapi kebutuhan di masa depan," ujarnya.
Dalam sesi edukasi, mahasiswa menjelaskan bahwa menabung tidak harus menunggu memiliki uang dalam jumlah besar. Masyarakat dapat memulai dari nominal kecil sesuai kemampuan, baik melalui bank, koperasi resmi, bank digital, tabungan emas, arisan terpercaya, maupun celengan di rumah yang disertai pencatatan keuangan secara rutin.
Selain membahas pentingnya menabung, peserta juga diajak mengenali berbagai kebiasaan yang sering menjadi penyebab sulitnya mengelola keuangan, seperti konsumsi berlebihan, tergoda diskon belanja daring, mengikuti tren, hingga perilaku konsumtif akibat tekanan lingkungan sosial. Edukasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat lebih bijaksana dalam menentukan prioritas kebutuhan dibandingkan keinginan.
Tidak hanya itu, mahasiswa KKNT IPB University turut memberikan sosialisasi mengenai meningkatnya ancaman kejahatan digital di bidang keuangan. Peserta dikenalkan dengan berbagai modus penipuan, mulai dari phishing melalui tautan palsu, pencurian kode OTP, undian palsu, investasi bodong, akun media sosial palsu yang mengatasnamakan keluarga, hingga bahaya pinjaman online ilegal dan judi online. Masyarakat juga diimbau untuk tidak membagikan data pribadi, PIN ATM, maupun kata sandi kepada siapa pun serta selalu memastikan layanan keuangan yang digunakan telah terdaftar secara resmi.
Sebagai bagian dari praktik pengelolaan keuangan keluarga, peserta diberikan contoh sederhana mengenai pencatatan pemasukan dan pengeluaran harian. Dengan metode tersebut, masyarakat dapat mengetahui arus kas rumah tangga, mengevaluasi pola pengeluaran, sekaligus menentukan besaran dana yang dapat dialokasikan untuk tabungan setiap bulan.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui diskusi dan tanya jawab. Banyak peserta menyampaikan pengalaman mereka dalam mengatur keuangan keluarga, sekaligus berdiskusi mengenai cara menghindari jeratan pinjaman online maupun investasi ilegal yang belakangan marak terjadi.
Kepala Desa Linggasana menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKNT IPB University yang menghadirkan program edukasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, peningkatan literasi keuangan merupakan langkah penting dalam membangun keluarga yang mandiri secara ekonomi.
Melalui program ini, mahasiswa KKNT IPB University berharap masyarakat Desa Linggasana tidak hanya memahami konsep literasi keuangan, tetapi juga mampu menerapkan kebiasaan mengelola keuangan secara disiplin dalam kehidupan sehari-hari. Dengan meningkatnya kemampuan masyarakat dalam mengatur keuangan, diharapkan kesejahteraan keluarga dapat terus meningkat sekaligus mengurangi risiko menjadi korban berbagai bentuk penipuan dan penyalahgunaan layanan keuangan ilegal.
Program literasi keuangan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa IPB University kepada masyarakat melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pencapaian tujuan pembangunan desa yang berkelanjutan.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


