mahasiswa universitas negeri malang dampingi implementasi program latihan atlet el rastra tiga kali sepekan - News | Good News From Indonesia 2026

Mahasiswa Universitas Negeri Malang Dampingi Implementasi Program Latihan Atlet EL RASTRA

Mahasiswa Universitas Negeri Malang Dampingi Implementasi Program Latihan Atlet EL RASTRA
images info

Suasana latihan rutin atlet Klub Bola Voli EL RASTRA yang didampingi mahasiswa Program Belajar Bersama Masyarakat (BBM) Universitas Negeri Malang dala


Mahasiswa Program Belajar Bersama Masyarakat (BBM) Universitas Negeri Malang (UM) melaksanakan pendampingan implementasi program latihan di Klub Bola Voli EL RASTRA selama 45 hari, mulai 14 Juni hingga 28 Juli 2026.

Pendampingan dilakukan secara rutin tiga kali setiap pekan, yaitu Kamis, Sabtu, dan Minggu, sebagai upaya mendukung pembinaan atlet yang lebih terarah, konsisten, dan berkelanjutan.

Sebagai klub yang aktif membina atlet usia dini hingga remaja, EL RASTRA memiliki jadwal latihan yang padat untuk meningkatkan kemampuan fisik, teknik, dan pemahaman bermain atlet. Agar proses pembinaan berjalan optimal, diperlukan pelaksanaan program latihan yang konsisten serta pendampingan yang mampu memastikan setiap sesi latihan berlangsung sesuai tujuan yang telah direncanakan.

Melalui program BBM, mahasiswa UM tidak hanya mengamati proses latihan, tetapi juga terlibat langsung dalam mendampingi pelatih selama kegiatan berlangsung.

baca juga

Pada hari Kamis, latihan lebih difokuskan pada peningkatan kondisi fisik dan penguasaan teknik dasar. Atlet menjalani pemanasan, latihan koordinasi gerak, penguatan kondisi fisik, serta pengulangan teknik dasar bola voli seperti passing, servis, dan gerakan dasar lainnya.

Mahasiswa membantu pelatih dalam mengatur jalannya latihan, mengawasi pelaksanaan setiap materi, serta memberikan motivasi kepada atlet agar mampu menyelesaikan setiap latihan dengan baik.

Sementara itu, latihan hari Sabtu diarahkan pada pengembangan teknik yang lebih kompleks melalui berbagai bentuk drill dan latihan situasional. Atlet mulai menerapkan kemampuan individu ke dalam bentuk latihan berpasangan maupun kelompok.

Pada tahap ini mahasiswa ikut membantu mengawasi pelaksanaan drill, sehingga setiap atlet memperoleh kesempatan berlatih secara optimal sesuai arahan pelatih.

Adapun latihan hari Minggu difokuskan pada penerapan hasil latihan melalui simulasi permainan. Sesi ini menjadi kesempatan bagi atlet untuk mengaplikasikan teknik dan taktik yang telah dipelajari dalam situasi pertandingan.

Melalui permainan internal maupun game antartim, pelatih dapat mengamati perkembangan kemampuan atlet, sedangkan mahasiswa membantu melakukan observasi terhadap jalannya latihan sebagai bahan evaluasi bersama.

Selama proses pendampingan, mahasiswa juga berperan dalam membangun suasana latihan yang aktif dan komunikatif. Mereka membantu menyiapkan perlengkapan latihan, mendampingi atlet saat pelaksanaan materi, serta memberikan umpan balik kepada pelatih mengenai jalannya sesi latihan.

Kolaborasi tersebut membuat proses pembinaan berlangsung lebih efektif karena pelatih memperoleh dukungan tambahan dalam mengelola kelompok latihan yang berjumlah cukup banyak.

Pelatih Klub Bola Voli EL RASTRA menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa memberikan manfaat selama proses latihan berlangsung.

baca juga

"Mahasiswa mampu beradaptasi dengan baik selama mendampingi latihan. Kehadiran mereka membantu pelatih dalam mengawasi atlet sehingga proses latihan menjadi lebih tertib dan efektif. Atlet juga terlihat lebih antusias karena mendapatkan pendampingan yang lebih intensif," ujarnya.

Bagi mahasiswa, keterlibatan dalam implementasi program latihan menjadi pengalaman yang berharga. Mereka dapat mengamati secara langsung bagaimana seorang pelatih menyampaikan materi latihan, mengatur intensitas latihan, membangun komunikasi dengan atlet, serta mengambil keputusan ketika menghadapi berbagai kondisi di lapangan. Pengalaman tersebut melengkapi pembelajaran yang selama ini diperoleh di ruang kuliah.

Selain meningkatkan kompetensi mahasiswa, kegiatan ini juga memberikan manfaat bagi atlet. Pendampingan yang lebih intensif membuat atlet memperoleh perhatian yang lebih optimal selama latihan berlangsung. Kesalahan teknik dapat segera diperbaiki, sementara motivasi atlet tetap terjaga karena adanya interaksi yang aktif antara pelatih, mahasiswa, dan sesama atlet.

Dosen Pembimbing Lapangan UM menjelaskan bahwa implementasi program latihan merupakan bagian penting dari Belajar Bersama Masyarakat karena mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu kepelatihan secara langsung.

"Pengalaman inilah yang menjadi bekal penting ketika mereka nantinya berperan sebagai pelatih maupun tenaga profesional di bidang olahraga," jelasnya.

Pelaksanaan pendampingan latihan selama 45 hari ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan aktivitas fisik masyarakat serta SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pembelajaran berbasis pengalaman yang menghubungkan teori dengan praktik di lapangan.

Berakhirnya ativitas tersebut pada 28 Juli 2026 tidak menghentikan semangat kolaborasi yang telah terbangun antara Universitas Negeri Malang dan Klub Bola Voli EL RASTRA.

Pendampingan implementasi program latihan selama tiga kali sepekan menunjukkan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan klub olahraga mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh pihak.

Mahasiswa memperoleh pengalaman profesional, pelatih mendapatkan dukungan dalam proses pembinaan, sementara atlet menikmati proses latihan yang lebih terarah, kondusif, dan berkualitas sebagai bekal untuk meraih prestasi di masa mendatang.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

UE
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.