peduli kesehatan lansia mahasiswa um bbm edukasi pencegahan hipertensi di desa arjowilangun - News | Good News From Indonesia 2026

Peduli Kesehatan Lansia, Mahasiswa UM BBM Edukasi Pencegahan Hipertensi di Desa Arjowilangun

Peduli Kesehatan Lansia, Mahasiswa UM BBM Edukasi Pencegahan Hipertensi di Desa Arjowilangun
images info

Sesi Dokumentasi bersama Ibu PKK, Pra Lansia, dan Lansia Desa Arjowilangun © Tim Dokumentasi UM BBM Arjowilangun Kelompok 1


Mahasiswa Universitas Negeri Malang yang tergabung dalam program pengabdian masyarakat yaitu BBM (Belajar Bersama Masyarakat) telah menggelar Sosialisasi Hipertensi dengan tagline “Tensi Aman, Hidup Nyaman”.

Acara tersebut diadakan pada Selasa (14/6/2026) di Balai Dusun Pangganglele dengan sasaran Ibu PKK, pra-lansia dan lansia Desa Arjowilangun. Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja utama dalam pengabdian di Desa Arjowilangun.

Pemilihan Sosialisasi Hipertensi sebagai program kerja utama ini bukan tanpa alasan. Mahasiswa telah menemui beberapa narasumber, salah satunya Naimah selaku koordinator posyandu. Dalam wawancaranya, ia mengatakan, “Untuk penyakit yang sering dialami lansia di desa ini adalah penyakit hipertensi,” pada Jumat (25/6/2026).

Gangguan tekanan darah tinggi menjadi salah satu keluhan kesehatan yang paling sering dialami oleh pra-lansia dan lansia setempat.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa UM BBM melakukan berbagai persiapan sebelum hari pelaksanaan, dimulai dengan menyusun materi edukasi tentang hipertensi, berlatih drama pendek yang mengangkat isu hipertensi, senam lansia, serta pembuatan kudapan sehat berupa puding kelor dengan sari kedelai.

baca juga

Pembagian kudapan sehat berupa PuloFun Sumber: Tim Dokumentasi UM BBM Arjowilangun Kelompok 1
info gambar

Pembagian kudapan sehat berupa PuloFun Sumber: Tim Dokumentasi UM BBM Arjowilangun Kelompok 1


Selain mempersiapkan materi dan kebutuhan teknis tersebut, mahasiswa juga berkoordinasi dengan perangkat desa dan koordinator PKK untuk penyebaran undangan guna memastikan informasi tersampaikan dengan baik kepada sasaran, yakni PKK, pra-lansia, dan lansia setempat.

Pada hari pelaksanaan, suasana balai Dusun Pangganglele dipenuhi warga yang telah memadati lokasi sejak siang hari meskipun rangkaian acara dimulai pada pukul 15.00 WIB. Acara dibuka dengan pertunjukkan drama pendek berjudul “Katanya Masih Sehat” karya Putri Ulin.

“Dramanya sangat inspiratif, bikin materi yang tadinya terkesan berat jadi gampang dimengerti karena dibalut komedi," sebut Rustinim, selaku koordinator PKK Pangganglele.

Pemaparan Materi Sosialisasi Hipertensi Sumber: Tim Dokumentasi UM BBM Arjowilangun Kelompok 1
info gambar

Pemaparan Materi Sosialisasi Hipertensi Sumber: Tim Dokumentasi UM BBM Arjowilangun Kelompok 1


Mahasiswa Universitas Negeri Malang juga memaparkan materi yang menjelaskan tentang penyakit hipertensi. Ini adalah kondisi ketika tekanan darah berada lebih tinggi dari angka 130/80 mmHg. Hipertensi yang juga sering disebut sebagai silent killer umumnya tidak menimbulkan gejala, tetapi bisa memicu komplikasi serius seperti stroke dan penyakit jantung sebagaimana dilansir oleh Alodokter.

Oleh karena itu, warga diajak untuk melakukan pencegahan, seperti mengurangi penggunaan garam dan gula dalam masakan sehari hari, menghindari makanan yang berlemak dan bersantan, serta menjaga pola hidup sehat.

Suasana Balai Dusun Pangganglele kembali ramai saat memasuki sesi pembagian kudapan sehat berupa puding kelor dengan sari kedelai yang bernama PuloFun. Kudapan sehat ini merupakan produk inovatif hasil kreasi mahasoswa yang dibuat untuk alternatif camilan sehat yang mengontrol tekanan darah lansia.

baca juga

Sesi Dokumentasi bersama ibu PKK, Pra Lansia dan Lansia Sumber: Tim Dokumentasi UM BBM Arjowilangun Kelompok 1
info gambar

Sesi Dokumentasi bersama ibu PKK, Pra Lansia dan Lansia Sumber: Tim Dokumentasi UM BBM Arjowilangun Kelompok 1


Kegiatan sosialisasi yang berjalan dengan hangat ini ditutup dengan sesi foto bersama antara Mahasiswa UM BBM dan seluruh ibu PKK, pra-lansia dan lansia yang hadir.

Lewat kegiatan ini, mahasiswa berharap kesadaran warga akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Selain itu hadirnya inovasi baru berupa kudapan sehat PuloFun diharapkan bisa terus berlanjut menjadi salah satu kudapan sehat posyandu lansia dan bisa diproduksi secara mandiri sebagai camilan sehat rumahan.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

K1
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.