curug telu banyumas tiga air terjun dari tiga aliran sungai di balik rimbunnya baturraden - News | Good News From Indonesia 2026

Curug Telu Banyumas, Tiga Air Terjun dari Tiga Aliran Sungai di Balik Rimbunnya Baturraden

Curug Telu Banyumas, Tiga Air Terjun dari Tiga Aliran Sungai di Balik Rimbunnya Baturraden
images info

Dok. dinporabudpar.banyumaskab.go.id


Nama Curug Telu sudah cukup menjelaskan apa yang akan dijumpai. Curug berarti air terjun dalam bahasa Jawa, sedangkan telu berarti tiga.

Di lokasi ini terdapat tiga aliran air terjun yang berasal dari tiga sungai berbeda, yakni Sungai Kisapin, Sungai Buntu, dan Sungai Pelus, sehingga semuanya bertemu di satu area yang sama. Namun, perjalanan menuju titik utama itu juga bukan tanpa hadiah, karena di sepanjang jalurnya Kawan akan melewati dua tempat lain yang masing-masing memiliki daya tariknya sendiri.

Curug Telu berlokasi di Desa Karangsalam, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas. Lokasinya tidak jauh dari kawasan Wana Wisata Baturraden, sehingga akses jalannya sudah beraspal dan bisa dilalui motor maupun mobil meskipun ada beberapa tanjakan dan tikungan. Dari loket masuk, Kawan masih perlu berjalan kaki sekitar 250 meter untuk sampai ke curug utama.

Dengan tiket masuk yang murah, Curug Telu menjadi salah satu wisata alam yang tergolong paling terjangkau di kawasan Banyumas. Yang didapat dari satu tiket itu sebenarnya bukan hanya tiga air terjun, melainkan keseluruhan jalur dengan beberapa titik menarik yang bisa dinikmati dalam satu kunjungan.

 

Sekilas Mengenai Curug Telu

Kawasan Curug Telu berada di lereng Gunung Slamet bagian selatan yang memang menjadi rumah bagi banyak air terjun di Kabupaten Banyumas. Karena posisinya yang dekat dengan Baturraden, Curug Telu bisa dijadikan pelengkap kunjungan ke kawasan wisata Baturraden tanpa harus banyak membuang waktu di perjalanan.

Jalur menuju curug sudah dilengkapi tangga yang cukup baik dan tidak terlalu licin, sehingga pengunjung tidak perlu terlalu khawatir soal medan. Suara binatang hutan dan pepohonan di kanan kiri jalur sudah menjadi bagian dari pengalaman sebelum Kawan sampai di titik utama.

 

Daya Tarik Utama Curug Telu

Yang membuat Curug Telu berbeda dari banyak destinasi air terjun lain adalah perjalanannya sendiri sudah menawarkan dua titik yang layak untuk berhenti lebih dari sekadar lewat.

Titik pertama adalah Sendang Bidadari, yang bisa dicapai sekitar 5 menit berjalan kaki dari pintu masuk. Di sini terdapat air terjun yang tersembunyi di dalam gua, sehingga terlihat seperti air yang mengalir keluar dari celah dinding batu. Bebatuan di sekitar kolam kecilnya, udara dingin, dan suasana yang agak tersembunyi membuat Sendang Bidadari menjadi tempat foto favorit bagi banyak pengunjung.

Melanjutkan perjalanan, Kawan akan sampai di Kedung Pete. Berbeda dari Sendang Bidadari, aliran air di Kedung Pete lebih tenang dan rendah, sehingga membentuk ceruk alami yang kerap dimanfaatkan pengunjung untuk berenang dan bermain air. Di sekitar Kedung Pete ada warung makan, kamar mandi, dan musala, sehingga tempat ini menjadi area yang paling nyaman untuk beristirahat sebelum melanjutkan ke curug utama.

Curug Telu sendiri memiliki tiga aliran yang masing-masing ketinggiannya sekitar 7 hingga 10 meter. Satu aliran lebih deras daripada yang lain, sedangkan dua lainnya mengalir lebih pelan dari tebing di sampingnya.

engunjung tidak diizinkan melompat dari tebing karena banyak batu di bawahnya, tetapi bisa berendam dan membasuh kaki di sekitar kolam. Kawan perlu waspada saat musim hujan karena debit air bisa naik mendadak sehingga menyebabkan banjir kecil di sekitar curug.

 

Akses Menuju Curug Telu

Dari pusat Kota Purwokerto, Curug Telu bisa dicapai dengan mengarah ke kawasan Baturraden. Sebelum masuk gerbang utama Baturraden, ada persimpangan ke kanan dengan petunjuk arah menuju Curug Telu. Jalurnya sudah beraspal dan bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, meskipun dengan kondisi menanjak dan menikung di beberapa bagian.

Dari pusat kota Purwokerto, waktu tempuh sekitar 30 hingga 40 menit tergantung kondisi lalu lintas. Kawasan Baturraden sendiri berada sekitar 14 kilometer dari pusat kota sehingga mudah dijangkau dari berbagai penjuru Banyumas.

 

Ayo Berkunjung ke Curug Telu!

Curug Telu buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Tiket masuknya Rp5.000 per orang. Fasilitas yang tersedia di kawasan ini mencakup area parkir, toilet, musala, dan warung makan terutama di sekitar area Kedung Pete.

Waktu terbaik berkunjung adalah pagi hari saat udara masih segar dan pengunjung belum terlalu ramai. Hindari musim hujan lebat karena jalur bisa lebih licin dan air curug bisa naik mendadak.

Curug Telu cocok untuk Kawan GNFI yang ingin wisata air terjun dengan pengalaman yang tidak monoton. Datang pagi, siapkan pakaian ganti kalau berencana bermain air, dan sempatkan berhenti di Sendang Bidadari serta Kedung Pete sebelum melanjutkan ke curug utamanya.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

MF
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.