4 alasan kuat mengapa kita perlu jeda sejenak di tengah kesibukan - News | Good News From Indonesia 2026

4 Alasan Kuat Mengapa Kita Perlu Jeda Sejenak di Tengah Kesibukan

4 Alasan Kuat Mengapa Kita Perlu Jeda Sejenak di Tengah Kesibukan
images info

Foto oleh Alexas_Fotos di Unsplash


Jeda sejenak di tengah kesibukan terasa seperti sebuah kemustahilan. Apalagi, di tengah budaya yang mengagungkan terus bergerak dan mengejar target, kita tidak punya waktu untuk bernapas. Jeda sejenak layaknya sebuah paradoks yang berlawanan dengan “budaya” yang berlaku.

Namun demikian, hal yang perlu kita ketahui adalah bahwa kita tidak dapat terus tancap gas. Terkadang, kita perlu jeda sejenak supaya tubuh dan pikiran dapat rileks agar tetap bekerja optimal.

Ada empat alasan mengapa kita perlu memberi ruang bagi diri sendiri untuk berhenti sejenak.

1. Menyegarkan Pikiran dan Mengembalikan Fokus

Kawan GNFI pernah duduk di depan laptop selama berjam-jam, tetapi pekerjaan tidak kunjung selesai? Mungkin alasannya adalah kelelahan mental. Ketika otak terus dipaksa bekerja tanpa jeda, kemampuan untuk berkonsentrasi akan menurun. Konsekuensinya, kita mudah terdistraksi, sulit mengambil keputusan, hingga sulit berkomunikasi.

Riset menunjukkan bahwa selama dua dekade terakhir, tingkat perhatian kita menurun dari 2,5 menit menjadi 40 detik hanya untuk satu tugas. Penurunan ini akhirnya berkaitan dengan tingkat stres yang lebih tinggi, serta lebih rentan melakukan kesalahan.

Oleh karena itu, mempertimbangkan hal tersebut, jeda sejenak menjadi sangat penting. Terkadang, jeda singkat justru membuat kita kembali bekerja dengan lebih efektif dibanding terus memaksakan diri.

baca juga

2. Membantu Mengatur Napas dan Ritme Hidup

Banyaknya deadline menuntut kita hidup dalam mode cepat. Kita sering berpindah dari satu tugas ke tugas lainnya tanpa menyadari kapasitas dan kondisi tubuh kita sendiri. Tanpa sadar, nafas menjadi lebih pendek dan ritme hidup terasa terburu-buru.

Nafas yang pendek membuat kita sulit berpikir. Kita seakan terus berada pada kondisi fight or flight. Kita juga mudah lelah dan mudah marah karena nafas kita tidak teratur.

Hal yang dapat kita lakukan adalah berhenti sejenak. Tarik nafas dengan perlahan, lalu hembuskan secara perlahan. Riset dari Laborde et al. (2024) menunjukkan kalau pernafasan lambat dapat membuat kita berpikir lebih jernih, terutama di situasi stres. 

Dengan ritme nafas yang lebih teratur, kita cenderung lebih tenang dalam menghadapi berbagai situasi dan tidak mudah bereaksi secara impulsif.

3. Membuat Kita Lebih Mindful terhadap Sekitar

Sering kali tubuh berada di satu tempat, tetapi pikiran berada di tempat lain. Saat bekerja, kita bukannya fokus ke tugasnya, melainkan sudah memikirkan agenda berikutnya. Bahkan ketika berkumpul bersama keluarga, perhatian kita bisa saja terpecah oleh berbagai hal.

Kebiasaan ini membuat banyak momen berharga terlewat begitu saja.

Jeda sejenak membantu kita kembali hadir pada saat ini. Kita menjadi lebih sadar atau mindful terhadap apa yang sedang terjadi, baik dalam diri sendiri maupun lingkungan sekitar. Semakin mindful kita menjalani hari, semakin besar pula kesempatan untuk menikmati hidup secara utuh.

Hal yang mungkin perlu kita perhatikan juga adalah jangan jadikan jeda sebagai bagian tugas. Jadikanlah jeda yang kita lakukan sebagai proses alami, agar kita hadir dalam setiap momen kehidupan.

4. Mengurangi Stres Sebelum Menumpuk

Stres tidak selalu muncul secara tiba-tiba. Dalam banyak kasus, stres berkembang perlahan dari berbagai tekanan kecil yang terus menumpuk. Tenggat waktu pekerjaan, tanggung jawab keluarga, masalah keuangan, hingga kelelahan fisik dapat menjadi sumber tekanan yang menguras energi.

Apabila ini dibiarkan, stres yang berlebihan dapat mempengaruhi kualitas tidur, suasana hati, produktivitas, bahkan kesehatan fisik. Oleh karena itu, jeda sebaiknya perlu menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari sebagai bentuk perawatan diri.

Menurut ahli manajemen stres, Ruth C. White, dalam Psychology Today, jeda sejenak memberikan lebih banyak waktu karena otak kita menjadi lebih cepat, lebih tajam, lebih fokus, dan lebih kreatif saat kita beristirahat. 

Dengan demikian, jeda bukanlah sebuah kelemahan, melainkan upaya kita untuk mengurangi stres berlebih yang telah dirasakan oleh pikiran dan tubuh. 

baca juga

Mengapa Jeda Sejenak di Tengah Kesibukan Sangat Penting?

Singkatnya, jeda sejenak di tengah kesibukan bukanlah tanda kemalasan atau kurangnya produktivitas. Jeda justru merupakan upaya secara kontinyu agar kita lebih sehat secara mental, fisik, emosional maupun mental.

Ketika Kawan GNFI memberi ruang untuk menyegarkan pikiran, mengatur napas, meningkatkan kesadaran, dan mengurangi stres, kita sedang mempersiapkan diri untuk menjalani aktivitas dengan lebih baik. Kita menjadi lebih fokus, lebih tenang, dan lebih mampu menghadapi berbagai tantangan sehari-hari.

Jika hari ini terasa terlalu padat dan pikiran mulai penuh, cobalah berhenti sejenak. Mungkin yang Kawan GNFI butuhkan bukan bekerja lebih keras, melainkan memberi diri sendiri kesempatan untuk bernapas dan mengisi ulang energi.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

RR
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.