stasiun sumberpucung jadi pintu wisata karangkates dan penggerak ekonomi warga malang - News | Good News From Indonesia 2026

Stasiun Sumberpucung Jadi Pintu Wisata Karangkates dan Penggerak Ekonomi Warga Malang

Stasiun Sumberpucung Jadi Pintu Wisata Karangkates dan Penggerak Ekonomi Warga Malang
images info

Stasiun Sumberpucung/KAI


Akhir pekan menjadi momen yang dinanti banyak masyarakat untuk beristirahat, menikmati wisata alam, atau berkumpul bersama keluarga. Di Kabupaten Malang, kawasan Bendungan Sutami atau yang lebih dikenal sebagai Waduk Karangkates menjadi salah satu destinasi favorit yang menawarkan pemandangan alam, wisata air, hingga kuliner khas berbahan ikan air tawar.

Keberadaan Stasiun Sumberpucung memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin berkunjung ke kawasan tersebut. Stasiun ini menjadi salah satu titik akses penting yang menghubungkan perjalanan wisata dengan berbagai aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat sekitar.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menilai bahwa stasiun di daerah memiliki peran yang jauh lebih besar daripada sekadar tempat naik dan turun penumpang. Kehadiran layanan kereta api yang konsisten mampu membuka akses masyarakat menuju tempat kerja, sekolah, pasar, pusat layanan publik, hingga destinasi wisata yang menjadi kebanggaan daerah.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan bahwa stasiun merupakan simpul penting yang mempertemukan mobilitas masyarakat dengan peluang ekonomi lokal.

“Stasiun Sumberpucung menjadi pintu yang dekat dengan kehidupan warga. Dari stasiun ini, akses menuju kawasan Karangkates, tempat kerja, sekolah, pasar, dan aktivitas ekonomi masyarakat menjadi lebih terbuka,” ujar Anne.

Pertumbuhan Penumpang Menunjukkan Tingginya Kebutuhan Mobilitas

Meningkatnya jumlah pelanggan di Stasiun Sumberpucung menunjukkan bahwa masyarakat semakin memanfaatkan transportasi kereta api sebagai pilihan perjalanan yang aman, nyaman, dan terjangkau.

Berdasarkan data KAI, selama periode Maret hingga Mei 2026, Stasiun Sumberpucung melayani 984 pelanggan naik dan 793 pelanggan turun. Jumlah pelanggan naik meningkat 15,49 persen dibandingkan periode Oktober hingga Desember 2025 yang tercatat sebanyak 852 pelanggan. Sementara itu, pelanggan turun tumbuh 21,63 persen dari sebelumnya 652 pelanggan.

Secara keseluruhan, volume pelanggan naik dan turun meningkat dari 1.504 pelanggan menjadi 1.777 pelanggan atau tumbuh 18,15 persen. Pertumbuhan tersebut menjadi indikator bahwa kebutuhan mobilitas masyarakat di wilayah Sumberpucung terus berkembang.

“Angka pertumbuhan pelanggan ini penting dibaca sebagai suara masyarakat. Ketika akses tersedia, warga memanfaatkannya. Karena itu, peningkatan perhatian terhadap stasiun-stasiun seperti Sumberpucung akan memberi dampak langsung bagi kehidupan daerah,” kata Anne.

Potensi tersebut juga diperkuat oleh kondisi demografi wilayah. Berdasarkan data Kecamatan Sumberpucung Dalam Angka 2025, jumlah penduduk mencapai 58.955 jiwa, dengan 41.201 di antaranya berada pada usia produktif 15 hingga 64 tahun.

Kelompok usia produktif tersebut terdiri dari pekerja, pelaku usaha, pedagang, petani, pembudidaya ikan, pelajar, hingga keluarga muda yang membutuhkan akses transportasi yang efisien untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

“Satu perjalanan yang lebih mudah dapat berarti peluang kerja yang lebih luas. Satu akses transportasi yang lebih terjangkau dapat berarti biaya keluarga yang lebih hemat. Satu jadwal perjalanan yang lebih pasti dapat berarti waktu pulang yang lebih tenang bagi orang tua yang ditunggu anaknya di rumah,” tambah Anne.

Dorong UMKM, Perikanan, dan Masa Depan Kawasan Karangkates

Selain mendukung sektor wisata, kehadiran kereta api juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar Bendungan Sutami. Kawasan ini dikenal sebagai pusat aktivitas budidaya ikan air tawar melalui keramba jaring apung yang menjadi sumber penghasilan banyak keluarga.

Kemudahan akses transportasi membantu memperluas peluang usaha bagi pelaku UMKM kuliner, pedagang kecil, pekerja wisata, hingga penyedia jasa transportasi lokal. Setiap kunjungan wisatawan berpotensi menciptakan perputaran ekonomi yang menguntungkan berbagai sektor usaha masyarakat.

Ke depan, kawasan Karangkates juga memiliki peluang berkembang melalui rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung di Bendungan Sutami. Pengembangan tersebut diperkirakan akan meningkatkan kebutuhan mobilitas tenaga kerja, pelaku usaha, dan masyarakat yang beraktivitas di wilayah tersebut.

Selain potensi ekonomi, wilayah Sumberpucung juga memiliki nilai sejarah perkeretaapian yang menarik. Keberadaan Terowongan Karangkates I dan Terowongan Karangkates II menjadi bagian penting dari sejarah pembangunan jalur kereta api di Indonesia. Kombinasi antara bendungan, terowongan kereta, dan lanskap alam menciptakan peluang wisata edukasi, fotografi, serta wisata berbasis pengalaman.

Saat ini, Stasiun Sumberpucung melayani KA Malabar relasi Malang–Bandung dan KA Matarmaja relasi Malang–Pasar Senen untuk perjalanan jarak jauh. Sementara itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Commuter Line Dhoho dan Commuter Line Penataran untuk kebutuhan mobilitas harian.

“Setiap stasiun menyimpan cerita tentang masyarakat yang ingin hidup lebih baik. Di Sumberpucung, kereta api mendekatkan warga dengan pekerjaan, pendidikan, wisata, dan harapan. Ketika konektivitas daerah diperkuat, yang ikut tumbuh adalah kesempatan, kebanggaan, dan masa depan masyarakat,” tutup Anne.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizky Kusumo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizky Kusumo.

RK
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.