mengapa timnas belanda punya begitu banyak fans di indonesia - News | Good News From Indonesia 2026

Mengapa Timnas Belanda Punya Begitu Banyak Fans di Indonesia?

Mengapa Timnas Belanda Punya Begitu Banyak Fans di Indonesia?
images info

Fans Timnas Putri Belanda di Piala Dunia Wanita 2019. Sumber: Wikimedia Commons CC-BY-SA-4.0.


Piala Dunia sedang berlangsung, dan walaupun Timnas Indonesia gagal tampil, banyak masyarakat Indonesia masih punya tim favorit yang akan selalu didukung yaitu Timnas Belanda.

Ketika De Oranje bertanding di turnamen besar seperti Piala Dunia ini, jalan-jalan di Ambon, Papua, hingga beberapa wilayah Maluku kerap dipenuhi konvoi kendaraan, bendera oranye, dan pesta rakyat yang tak kalah meriah dibandingkan suasana di Belanda sendiri.

Mengapa Belanda Begitu Populer di Indonesia?

Popularitas Timnas Belanda di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari hubungan sejarah antara Indonesia dan Belanda.

Selama lebih dari tiga abad, Nusantara berada di bawah pengaruh kolonial Belanda. Meskipun masa kolonial meninggalkan banyak catatan kelam, hubungan sosial dan budaya yang terbentuk selama ratusan tahun turut menciptakan keterikatan tertentu di sebagian masyarakat.

Ketika sepak bola berkembang menjadi olahraga paling populer di dunia, Belanda muncul sebagai salah satu kekuatan besar.

Generasi Indonesia pada era 1970-an hingga 1990-an tumbuh dengan menyaksikan pemain-pemain legendaris Belanda seperti Johan Cruyff, Marco van Basten, Ruud Gullit, Dennis Bergkamp, hingga Edgar Davids.

Gaya bermain menyerang dan filosofi Total Football membuat Belanda memiliki daya tarik tersendiri dibandingkan negara-negara lain.

Bagi banyak penggemar sepak bola Indonesia, khususnya sebelum era internet berkembang, Belanda menjadi tim yang mudah disukai karena permainan mereka yang atraktif meski belum pernah menjadi juara dunia.

Kecintaan Khusus dari Ambon dan Maluku

Fenomena dukungan terhadap Belanda paling menonjol terlihat di Ambon dan sejumlah wilayah Maluku. Setiap kali Piala Dunia atau Piala Eropa berlangsung, kawasan tertentu di Ambon berubah menjadi lautan warna oranye.

Rumah-rumah dihiasi bendera Belanda, mural pemain De Oranje menghiasi dinding, dan warga berkumpul untuk menonton pertandingan bersama.

Di beberapa kesempatan, kemenangan Belanda bahkan dirayakan melalui konvoi kendaraan yang melintasi jalan-jalan kota.

Saat Piala Dunia 2022 berlangsung, warga Ambon menggelar konvoi besar setelah Belanda memastikan diri lolos ke babak 16 besar. Antusiasme tersebut menjadi sorotan media nasional maupun internasional.

Kondisi ini tidak muncul secara tiba-tiba. Banyak keluarga di Maluku memiliki hubungan historis yang panjang dengan Belanda.

Selain itu, terdapat komunitas diaspora Maluku yang cukup besar di Belanda. Hubungan sosial dan kultural yang terus terjaga selama beberapa generasi membuat rasa kedekatan terhadap Belanda tetap hidup hingga sekarang.

Papua dan Tradisi Euforia Sepak Bola

Papua juga dikenal sebagai salah satu daerah dengan budaya sepak bola yang sangat kuat. Ketika turnamen besar berlangsung, masyarakat Papua sering menunjukkan dukungan luar biasa terhadap tim-tim favorit mereka, termasuk Belanda.

Di Jayapura, misalnya, dukungan terhadap De Oranje terlihat melalui berbagai kegiatan komunitas, nonton bareng, hingga konvoi perayaan.

Bagi masyarakat Papua, sepak bola bukan hanya hiburan, melainkan bagian dari kehidupan sehari-hari. Karena itu, dukungan terhadap tim favorit sering diekspresikan secara terbuka dan meriah.

Ketika KNVB Datang Langsung ke Indonesia Timur

Besarnya basis penggemar Belanda di Indonesia ternyata mendapat perhatian serius dari Koninklijke Nederlandse Voetbalbond (KNVB), federasi sepak bola Belanda. Selama Piala Dunia 2022, KNVB menjalankan berbagai program khusus untuk menyapa penggemar Indonesia.

Pada tahun 2022, perwakilan KNVB datang langsung ke Ambon untuk bertemu para pendukung fanatik De Oranje.

Mereka menggelar acara nonton bareng, berinteraksi dengan komunitas lokal, serta menyaksikan secara langsung atmosfer dukungan yang selama ini hanya mereka lihat melalui media sosial.

Kunjungan tersebut menjadi bukti bahwa Indonesia, khususnya wilayah timur, memiliki posisi istimewa di mata KNVB. Setelah Ambon, delegasi KNVB juga melanjutkan perjalanan ke Jayapura dan Manado guna bertemu para penggemar Belanda di berbagai daerah.

Bahkan, KNVB secara terbuka mengakui bahwa jutaan masyarakat Indonesia merupakan bagian penting dari basis pendukung internasional mereka. Federasi tersebut juga menyelenggarakan berbagai kegiatan bertema Belanda sebagai bentuk apresiasi terhadap loyalitas para suporter Indonesia.

Fenomena yang Terus Bertahan

Di tengah berkembangnya sepak bola modern dan semakin banyaknya pilihan tim favorit, dukungan terhadap Belanda di Ambon, Papua, dan berbagai wilayah Indonesia Timur tetap bertahan.

Tradisi ini diwariskan dari orang tua kepada anak-anak, diperkuat oleh kecintaan terhadap sepak bola, serta dipelihara melalui komunitas-komunitas pendukung yang aktif.

Karena itu, setiap kali De Oranje tampil di panggung dunia, suasana meriah kembali muncul di berbagai sudut Indonesia Timur.

Konvoi kendaraan, lautan warna oranye, dan pesta rakyat menjadi bukti bahwa jarak ribuan kilometer tidak menghalangi lahirnya ikatan emosional yang kuat antara masyarakat Indonesia dan Timnas Belanda.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Daniel Sumarno lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Daniel Sumarno.

DS
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.