nilai tukar rupiah ke dolar hari ini 10 juni 2026 ini konversinya - News | Good News From Indonesia 2026

Nilai Tukar Rupiah ke Dolar Hari Ini (10 Juni 2026), Ini Konversinya

Nilai Tukar Rupiah ke Dolar Hari Ini (10 Juni 2026), Ini Konversinya
images info

Nilai Tukar Rupiah ke Dolar Hari Ini (10 Juni 2026), Ini Konversinya | Pexels | Robert Lens


Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menjadi salah satu indikator ekonomi yang kerap diperhatikan masyarakat. Pergerakan kurs tidak hanya berdampak pada aktivitas perdagangan dan investasi, tetapi juga dapat memengaruhi berbagai kebutuhan sehari-hari yang berkaitan dengan transaksi internasional, mulai dari biaya perjalanan ke luar negeri, pembelian barang impor, hingga pembayaran pendidikan di luar negeri.

Karena itu, perubahan nilai tukar rupiah sering kali menjadi perhatian pelaku usaha, investor, maupun masyarakat umum. Ketika rupiah menguat terhadap dolar AS, biaya untuk memperoleh mata uang Amerika Serikat cenderung lebih murah. Sebaliknya, jika rupiah melemah, kebutuhan transaksi yang menggunakan dolar AS berpotensi menjadi lebih mahal.

Berdasarkan data Kurs Transaksi Bank Indonesia (BI) pada Rabu, 10 Juni 2026 pukul 10.00 nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih berada di level 18 ribuan per dolar. Namun, jika dibandingkan dengan posisi sehari sebelumnya, rupiah menunjukkan penguatan tipis.

Lalu, berapa kurs 1 dolar AS ke rupiah hari ini? Simak informasi lengkapnya berikut.

Kurs 1 USD Hari Ini Berapa Rupiah?

Berdasarkan data Kurs Transaksi Bank Indonesia (BI), nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah pada 10 Juni 2026 berada pada kisaran berikut:

  • Kurs jual: Rp18.231,71 per USD
  • Kurs beli: Rp18.050,29 per USD

Kurs jual merupakan harga yang digunakan ketika masyarakat membeli dolar AS dari bank. Sementara itu, kurs beli merupakan harga yang digunakan ketika bank membeli dolar AS dari masyarakat.

Posisi kurs ini juga menunjukkan bahwa rupiah masih bergerak di atas level Rp18.000 per dolar AS, meski tercatat menguat tipis dibandingkan sehari sebelumnya.

Namun, kurs yang berlaku di masing-masing bank atau penyedia layanan penukaran valuta asing dapat berbeda karena adanya kebijakan dan biaya transaksi yang diterapkan oleh masing-masing lembaga.

baca juga

Rupiah Menguat atau Melemah Hari Ini?

Jika dibandingkan dengan kurs pada 9 Juni 2026, rupiah tercatat menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan data Bank Indonesia, kurs jual dolar AS pada 9 Juni 2026 berada di level Rp18.261,85 per USD dan kurs beli sebesar Rp18.080,15 per USD. Sementara itu, pada 10 Juni 2026 kurs jual turun menjadi Rp18.231,71 per USD dan kurs beli menjadi Rp18.050,29 per USD.

Penurunan nilai kurs dolar AS tersebut menunjukkan bahwa rupiah mengalami penguatan. Dengan kata lain, jumlah rupiah yang dibutuhkan untuk mendapatkan 1 dolar AS hari ini sedikit lebih rendah dibandingkan sehari sebelumnya.

Meski rupiah menunjukkan penguatan tipis pada hari ini, tekanan terhadap mata uang Indonesia diperkirakan masih akan berlanjut. 

Melansir dari IDN Financials, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo sebelumnya menyebut rupiah masih berpotensi menghadapi tekanan sepanjang Juni 2026 akibat tingginya permintaan valuta asing di dalam negeri serta ketidakpastian ekonomi global yang masih berlangsung.

Untuk menjaga stabilitas nilai tukar, Bank Indonesia juga telah menempuh sejumlah langkah, termasuk menaikkan suku bunga acuan dan melakukan intervensi di pasar valuta asing. 

Langkah tersebut dilakukan karena prospek rupiah dalam beberapa bulan ke depan masih akan sangat bergantung pada perkembangan ekonomi global, pergerakan dolar AS, serta efektivitas kebijakan yang ditempuh pemerintah dan Bank Indonesia. 

Meski demikian, Bank Indonesia menilai tekanan terhadap rupiah saat ini bersifat musiman. Berkaca dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, tekanan tersebut biasanya mulai mereda pada paruh kedua tahun berjalan seiring menurunnya kebutuhan valuta asing, sehingga rupiah berpeluang bergerak lebih stabil. 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Amanda Jingga Rambadani lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Amanda Jingga Rambadani.

AJ
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.