pecahkan rekor pemain termuda timnas indonesia - News | Good News From Indonesia 2026

Pecahkan Rekor Pemain Termuda Timnas Indonesia

Pecahkan Rekor Pemain Termuda Timnas Indonesia
images info

Matthew Bekker/PSSI


Laga FIFA Matchday antara Timnas Indonesia melawan Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (5/6/2026), menjadi momen yang akan selalu dikenang oleh Matthew Baker. Bek muda milik Melbourne City itu akhirnya menjalani debut bersama Timnas Indonesia senior sekaligus mencatatkan rekor baru.

Baker masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua saat Indonesia meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Oman melalui gol Justin Hubner, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen.

Debut tersebut membuat Baker resmi menjadi pemain termuda yang pernah tampil untuk Timnas Indonesia senior. Ia menjalani laga pertamanya pada usia 17 tahun 29 hari, memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang Arkhan Kaka yang debut pada usia 17 tahun 3 bulan 7 hari.

Meski hanya bermain dalam waktu singkat, nama Baker kini tercatat dalam sejarah sepak bola Indonesia. Momen itu menjadi bukti perkembangan pesat pemain yang sebelumnya memperkuat Timnas Indonesia kelompok umur dan kini mulai mendapat kepercayaan di level senior.

Jadwal Timnas U 19 vs Vietnam di Piala AFF U19 2026, Catat Jamnya!

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan bahwa pemanggilan Baker merupakan bagian dari strategi jangka panjang yang ia terapkan untuk mempercepat perkembangan pemain muda berbakat.

"Dan, Matthew Baker, seperti yang saya katakan, dia mengikuti kamp pelatihan bersama saya. Dia menjalani lima hari yang baik di kamp itu, dia menunjukkan kemampuan teknisnya," ujar Herdman.

"Saya memiliki strategi besar yang selalu saya terapkan dalam pelatihan internasional saya, untuk mempercepat perkembangan pemain muda yang menunjukkan potensi."

"Semakin muda mereka dapat merasakan pengalaman di tim nasional, semakin besar peluang mereka untuk naik ke level sepak bola profesional berikutnya," lanjut pelatih asal Inggris tersebut.

Herdman bahkan mencontohkan Kevin Diks yang menjalani debut profesional pada usia muda sebelum berkembang menjadi pemain yang kini berkarier di Bundesliga Jerman.

Air Mata Haru Pecah Saat Menyanyikan Tanah Airku

Setelah pertandingan usai, Baker menjadi salah satu pemain yang paling emosional di tengah lapangan. Saat seluruh skuad dan suporter menyanyikan lagu Tanah Airku, bek berusia 17 tahun itu terlihat menitikkan air mata.

Momen tersebut langsung menyita perhatian. Sejumlah pemain senior seperti Maarten Paes, Sandy Walsh, Yakob Sayuri, dan Ivar Jenner menghampiri Baker untuk memberikan pelukan hangat.

Baker mengaku masih sulit mempercayai bahwa dirinya akhirnya berhasil menjalani debut bersama Timnas Indonesia senior.

"Perasaan ketika masuk sebagai pemain pengganti hari ini (kemarin, red) benar-benar tidak bisa digambarkan. Sampai sekarang saya bahkan masih mencoba mencerna semuanya," ujar Baker.

38 Tahun Tak Menang, Timnas Indonesia Siap Ukir Sejarah Baru Lawan Oman

Menurutnya, pengalaman berada di lingkungan Timnas Indonesia senior memberikan banyak pelajaran berharga. Ia mengaku kagum dengan kualitas yang dimiliki para pemain Garuda.

"Level tim ini luar biasa. Sejak saya bergabung, kualitas latihan yang mereka jalani sangat mengagumkan dan saya belajar banyak hanya dalam beberapa hari bersama mereka," katanya.

Puncak emosinya terjadi ketika lagu Tanah Airku berkumandang di GBK. “Saya rasa semua orang bisa melihat saat kami menyanyikan Tanah Airku. Semua emosi saya keluar di momen itu. Saya sangat bahagia," tutur Baker.

Mengenai penampilan perdananya, Baker mengaku berusaha bermain sederhana dan fokus menjalankan instruksi pelatih.

"Saya hanya fokus melakukan aksi pertama dengan baik. Setelah itu rasa percaya diri datang dengan sendirinya dan terus meningkat," ucapnya.

Kevin Diks Jadi Mentor, Sang Ayah Tak Bisa Sembunyikan Kebanggaan

Selain mendapat kepercayaan dari Herdman, Baker juga memperoleh dukungan besar dari para pemain senior. Salah satu sosok yang paling banyak membantunya adalah Kevin Diks.

Baker mengungkapkan bahwa bek Borussia Moenchengladbach tersebut terus memberikan arahan selama pemusatan latihan Timnas Indonesia.

"Dia (Kevin Diks) benar-benar mendukung saya. Dia orang yang patut dicontoh, pemain Bundesliga," kata Baker.

"Dia (Kevin Diks) sering berbicara dengan saya selama kamp ini, memberikan beberapa tips dan dukungan. Dia bilang: tinggal tanya saya kalau butuh apa-apa," lanjutnya.

Erick Thohir Dukung Transisi Pemain Muda, Timnas Indonesia Bidik Lompatan Ranking FIFA

Menurut Baker, perhatian yang diberikan Diks membuat proses adaptasinya di skuad senior berjalan lebih mudah dan nyaman.

Di tribune stadion, kebahagiaan yang sama juga dirasakan oleh sang ayah, David Baker. Ia mengaku bangga melihat putranya akhirnya mendapat kesempatan membela Timnas Indonesia senior.

"Saya sangat bangga karena dia mendapatkan kesempatan itu," ujar David Baker yang dimuat Bola.com.

"Tentu ada sedikit rasa khawatir, tetapi tidak terlalu besar. Saya selalu yakin bahwa dia mampu melakukan pekerjaan dengan baik. Namun dalam sepak bola, Anda tidak pernah tahu apa yang bisa terjadi. Kesalahan bisa saja terjadi kapan saja."

"Karena itu, saya senang dengan penampilannya hari ini," lanjutnya.

Meski sempat merasakan sedikit kekhawatiran, David selalu yakin putranya mampu menjalankan tugas dengan baik di lapangan. Baginya, sepak bola selalu penuh kejutan, namun kerja keras dan persiapan yang matang menjadi modal utama bagi Matthew.

David berharap debut tersebut hanyalah awal dari perjalanan panjang putranya bersama Timnas Indonesia. Ia ingin Matthew terus berkembang, terus belajar, dan menikmati setiap proses yang dijalani.

Yang paling penting bagi David bukanlah rekor atau sorotan publik, melainkan kebahagiaan putranya saat mengenakan seragam Merah Putih. Menurutnya, selama Matthew menikmati sepak bola dan terus bekerja keras, kesempatan untuk meraih karier yang panjang dan sukses akan selalu terbuka di masa depan.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizky Kusumo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizky Kusumo.

RK
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.