Mandalika merupakan salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Indonesia yang dijuluki sebagai “Bali Baru”. Kawasan wisata yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB) ini menawarkan pariwisata bertaraf internasional.
Keindahan Mandalika tidak hanya terlihat dari hamparan pantainya yang eksotis, tetapi juga dari pesona bawah lautnya yang memukau.
Pemandangan laut biru yang berpadu dengan perbukitan hijau menjadikan kawasan ini sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia yang mampu menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara.
Sirkuit Mandalika jadi Ikon Sport Tourism Indonesia

Moto 3 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika | Foto: (Farel Yesha | Unsplash)
Popularitas Mandalika semakin meningkat sejak hadirnya Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika. Sirkuit yang berada di kawasan pesisir ini menjadi salah satu lintasan balap paling indah di dunia karena menawarkan panorama laut yang indah di sekelilingnya.
Peresmian Sirkuit Mandalika dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo yang bahkan sempat menjajal lintasan menggunakan motor pribadinya. Sejak saat itu, sirkuit ini sukses menjadi tuan rumah berbagai ajang balap internasional, termasuk Asia Talent Cup (ATC) dan World Superbike (WSBK).
Pengelolaan sirkuit dilakukan oleh Mandalika Grand Prix Association (MGPA), yang secara rutin menghadirkan berbagai kompetisi balap nasional maupun internasional sepanjang tahun.
Jadwal Balapan di Sirkuit Mandalika Tahun 2026
Tahun 2026 menjadi salah satu tahun yang sibuk bagi Sirkuit Mandalika dengan sejumlah event balap bergengsi yang siap digelar.
1. MotoGP Indonesia 2026
Ajang balap motor paling ternama di dunia ini akan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026. Selain menghadirkan persaingan kelas MotoGP, Moto2, dan Moto3, event ini juga akan diramaikan dengan berbagai festival dan hiburan yang mendukung konsep sport tourism di Mandalika.
2. GT World Challenge Asia dan Mandalika Festival of Speed
Kompetisi balap mobil internasional ini akan digelar dalam empat putaran sepanjang tahun:
- Putaran 1: 1–3 Mei 2026
- Putaran 2: 12–14 Juni 2026
- Putaran 3: 14–16 Agustus 2026
- Putaran 4: 16–18 Oktober 2026
3. Pertamina Mandalika Racing Series 2026
Kejuaraan nasional balap motor ini menjadi wadah pembinaan pembalap muda Indonesia menuju kompetisi internasional. Seri balapan akan berlangsung dalam lima putaran:
- Putaran 1: 24–26 April 2026
- Putaran 2: 19–21 Juni 2026
- Putaran 3: 7–9 Agustus 2026
- Putaran 4: 18–20 September 2026
- Putaran 5: 6–8 November 2026
KEK Mandalika, Motor Penggerak Pariwisata NTB
Sejak tahun 2014, kawasan Mandalika resmi ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata melalui Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2014.
Dengan luas area mencapai 1.035,67 hektare dan menghadap langsung ke Samudera Hindia, KEK Mandalika dirancang untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis pariwisata. Kawasan ini ditargetkan mampu menarik investasi hingga Rp28,63 triliun serta menciptakan ratusan ribu lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Pengembangan kawasan dilakukan dengan konsep pariwisata berkelanjutan yang mengedepankan pelestarian lingkungan dan budaya lokal. Oleh karena itu, pembangunan berbagai fasilitas wisata di Mandalika selalu mempertimbangkan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian alam.
Tradisi Bau Nyale dan Legenda Putri Mandalika

Pemandangan Sekitar Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika | Foto: (Afif Ramdhasuma | Unsplash)
Di balik pesona alamnya, Mandalika juga memiliki tradisi budaya yang sangat terkenal, yaitu Bau Nyale. Tradisi ini biasanya berlangsung setiap tahun pada Februari hingga Maret dan menjadi salah satu atraksi budaya terbesar di Lombok.
Tradisi Bau Nyale berawal dari legenda Putri Mandalika, seorang putri cantik yang diperebutkan oleh banyak pangeran. Untuk mencegah konflik dan perpecahan di antara para pelamarnya, Putri Mandalika memilih mengorbankan dirinya demi kedamaian masyarakat.
Menurut cerita rakyat, sang putri mengundang para pangeran dan masyarakat berkumpul di Pantai Seger. Di hadapan mereka, Putri Mandalika menyampaikan keinginannya untuk menjaga persatuan dan kedamaian, sebelum akhirnya menjatuhkan diri ke laut.
Masyarakat yang berusaha mencarinya tidak berhasil menemukan sang putri. Namun tidak lama kemudian, muncul sekumpulan cacing laut berwarna-warni yang dikenal sebagai nyale. Hingga kini, masyarakat Sasak meyakini bahwa nyale merupakan jelmaan Putri Mandalika yang terus hadir untuk membawa berkah bagi masyarakat Lombok.
Dengan keindahan pantai yang memukau, keberadaan Sirkuit Mandalika yang mendunia, serta kekayaan budaya seperti tradisi Bau Nyale, Mandalika berhasil menjelma menjadi salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


