Tata cara sholat Idul Adha adalah salah satu informasi yang penting dipahami umat Muslim menjelang Hari Raya Kurban demi memastikan ibadah berjalan sah dan sempurna. Selain mempersiapkan hewan sembelihan, memahami tata pelaksanaan ibadah ini juga cukup krusial.
Tidak jarang, menjelang hari H, banyak umat Islam yang juga mulai memastikan kembali mengenai sholat Idul Adha jam berapa? biasanya jemaah di lingkungan sekitar akan memulai pelaksanaan ibadah tersebut.
Sholat Idul Adha jam pelaksanaannya sendiri biasanya mengikuti ketetapan resmi pemerintah serta kearifan takmir masjid setempat, yang berkisar antara pukul 06.00 hingga 07.30 pagi.
Agar ibadah Anda berjalan dengan khusyuk dan sesuai tuntunan fiqih, Kawan GNFI perlu menyimak tata cara sholat Idul Adha berikut ini.
Tata Cara Sholat Idul Adha

tata cara sholat idul adha | Sumber: Pexels
Memahami bagaimana cara sholat Idul Adha secara runut akan membantu kita semua melaksanakan ibadah secara tertib sesuai dengan keteladanan Rasulullah SAW. Berbeda dengan shalat wajib lima waktu atau shalat sunnah lainnya, ibadah ini memiliki karakteristik tersendiri pada jumlah takbir di setiap rakaatnya.
Berikut adalah panduan lengkap yang dapat Anda ikuti:
1. Niat sholat Idul Adha di dalam hati
Sebelum memulai ibadah, Anda diwajibkan untuk menanamkan niat sholat Idul Adha secara tulus di dalam sanubari.
Niat ini disesuaikan dengan posisi Anda saat itu, apakah bertindak sebagai makmum atau sebagai imam, sebagai bentuk penegasan tujuan beribadah semata-mata karena Allah SWT.
2. Rakaat Pertama
Berdiri tegak menghadap kiblat dan mulailah dengan takbiratul ihram seraya melafalkan "Allahu Akbar".
Membaca doa iftitah secara khusyuk hingga selesai.
Lakukan takbir tambahan (takbir zawaid) sebanyak 7 kali. Perlu diingat, jumlah ini tidak menghitung takbiratul ihram di awal.
Pada setiap jeda di antara takbir tersebut, Anda disunnahkan untuk mengagungkan Allah dengan membaca kalimat thoyyibah berupa tasbih, tahmid, dan tahlil.
Membaca surat Al-Fatihah secara tartil.
Melanjutkan dengan pembacaan surat pendek dari Al-Qur'an, di mana sangat dianjurkan (disunnahkan) untuk memilih surat Al-A’la.
Selesaikan rakaat pertama dengan melakukan gerakan ruku’, i’tidal, dua kali sujud, dan duduk di antara dua sujud seperti pada shalat umumnya.
3. Rakaat Kedua
Bangkit dari sujud untuk berdiri tegak kembali pada rakaat kedua.
Lakukan gerakan takbir tambahan sebanyak 5 kali.
Di setiap sela-sela takbir tersebut, lantunkan kembali bacaan dzikir pujian yang sama seperti yang diamalkan pada rakaat pertama.
Membaca surat Al-Fatihah hingga selesai.
Membaca surat pendek Al-Qur'an, di mana umat Muslim disunnahkan untuk memilih surat Al-Ghasyiyah pada rakaat ini.
Lanjutkan dengan gerakan ruku’, i’tidal, sujud ganda, hingga posisi tasyahud akhir dan diakhiri dengan salam.
4. Khutbah Setelah Shalat Idul Adha
Dikutip dari Baznas, khutbah dalam Shalat Idul Adha hukumnya sunnah, berbeda dengan shalat Jumat yang khutbahnya wajib.
Walaupun bersifat sunnah, jemaah sangat disarankan untuk tetap tinggal dan mendengarkan nasihat dari khatib guna menyempurnakan pahala hari raya.
Khutbah ini umumnya disampaikan dalam dua sesi yang dijeda dengan momen duduk sejenak oleh sang khatib.
Sunnah Dalam Shalat Idul Adha
Untuk mengoptimalkan limpahan pahala pada hari raya kurban, Kawan GNFI juga sangat dianjurkan untuk menghidupkan beberapa amalan sunnah di bawah ini:
Membersihkan diri dengan mandi wajib sebelum berangkat ke tempat ibadah.
Mengenakan pakaian terbaik, paling bersih, dan rapi yang Anda miliki.
Menggunakan wewangian atau parfum (khusus bagi kaum laki-laki).
Berjalan kaki menuju masjid atau lapangan tempat shalat jika jaraknya terjangkau.
Menggemakan takbir sejak terbenamnya matahari di malam Idul Adha hingga hari tasyrik terakhir.
Sengaja menahan diri untuk tidak makan sebelum shalat dimulai (hal ini berkebalikan dengan sunnah pada Idul Fitri).
Mengambil rute jalan yang berbeda saat berangkat dan saat pulang dari lokasi ibadah.
Melalui pemahaman menyeluruh terhadap tata cara sholat Idul Adha, mulai dari pelafalan niat yang benar hingga penunaian amalan sunnah pendukungnya, Anda dapat menjalankan ibadah tahunan ini dengan tingkat kekhusyukan yang lebih tinggi.
Jangan lupa untuk memastikan kembali informasi sholat Idul Adha jam berapa di wilayah Anda agar tidak tertinggal saf depan.
Selamat menyambut hari raya kurban, Kawan GNFI!
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


