Cara menyimpan daging kurban yang benar menjadi informasi krusial yang paling banyak dicari masyarakat menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha.
Memasuki momen Idul Adha 2026 yang bertepatan dengan Idul Adha 1447 H, pemahaman akan higienitas pangan sangat penting agar kualitas daging tetap terjaga hingga siap diolah menjadi hidangan bergizi.
Mengingat jumlah pasokan daging yang melimpah selama perayaan ini, Anda tentu membutuhkan strategi penyimpanan yang tepat agar nutrisinya tidak hilang.
Artikel ini akan mengupas tuntas panduan praktis mempertahankan kesegaran daging kurban berdasarkan rekomendasi dari berbagai lembaga kesehatan dan akademis tepercaya untuk Kawan GNFI.
Cara Menyimpan Daging Kurban Idul Adha Tetap Segar
Berikut ini tips menyimpan daging kurban supaya tetap segar yang Kawan GNFI bisa ikuti.
1.Cuci bersih daging kurban dari kotoran
Dikutip dari situs Baznas, cuci daging kurban dari kotoran seperti pasir, darah, rumput yang mempercepat proses pembusukan, pastikan daging benar-benar bersih sebelum Anda memprosesnya lebih lanjut.
2.Tiriskan daging
Dikutip dari laman resmi Baznas, Tiriskan daging hingga tidak ada air yang menetes supaya tidak lembab dan mengurangi pertumbuhan bakteri karena lebab. Kondisi kering di permukaan daging membantu menghambat pembusukan awal.
3.Pisahkan bagian daging
Pisahkan jenis bagian-bagian seperti jeroan, daging, atau tulang ke dalam wadah yang berbeda, pastikan gunakan pisau daging yang tajam dan iris daging jangan sampai hancur.
Hal ini untuk memudahkan Kawan GNFI saat memasak nanti sesuai dengan jenis hidangan yang direncanakan.
4.Tempatkan Daging pada wadah
Tempatkan daging dengan plastik transparan, bertutup dan tidak berbau. Dikutip dari laman resmi IPB University, simpan daging jangan langsung banyak dalam satu wadah untuk mempermudah proses pembekuan yang merata hingga ke bagian dalam daging.
5.Simpan daging pada freezer kulkas
Simpan daging dalam kulkas jika akan diolah di hari yang sama atau simpan beku di dalam freezer. Mengacu dari data teknis Dinkes Boyolali, daya tahan daging sangat bergantung pada temperatur penyimpanan:
- Jika disimpan pada freezer pada suhu -5 derajat celcius sampai dengan -0 derajat celcius maka bisa bertahan kurang dari 3 hari.
- Jika disimpan pada freezer pada suhu -10 derajat celcius sampai dengan -5 derajat celcius maka dapat bertahan kurang dari 1 minggu.
- Jika disimpan pada freezer pada suhu kurang dari -10 derajat celcius maka dapat bertahan lebih dari 1 minggu.
6. Daging yang sudah dikeluarkan jangan dimasukin freezer lagi
Daging yang sudah dikeluarkan dari freezer jangan dimasukan ke dalam freezer lagi. Siklus sering dikeluar-masukkan freezer bisa menyebabkan struktur sel daging rusak, memicu perkembangbiakan bakteri patogen, dan membuat daging tidak fresh lagi saat dimasak.
Perlu diperhatikan oleh Kawan GNFI, daging dari pemotongan hewan kurban jangan langsung dibekukan di kulkas karena ototnya masih kaku dan akan mengalami kerusakan dan penurunan kualitas daging akibat fase rigor mortis.
Biarkan daging beradaptasi terlebih dahulu di dalam chiller (suhu sejuk) selama beberapa jam sebelum dipindahkan ke area pembekuan total.
Kemudian untuk mengolah daging kurban yang telah beku, dikutip dari laman resmi IPB University, gunakan proses thawing merendam daging pada air dingin tanpa membuka kemasan nya atau bisa dengan microwave juga.
Dengan menerapkan tata cara menyimpan daging kurban yang benar, berkah dan manfaat kesehatan dari perayaan Hari Raya Idul Adha di tahun Idul Adha 2026 ini dapat Anda nikmati secara maksimal bersama keluarga tercinta.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


