Manado sering dikenal lewat Taman Laut Bunaken dan kuliner khasnya yang berani. Namun, di Kecamatan Mapanget, tidak jauh dari pusat kota, ada destinasi alam yang lebih tenang dan mudah dijangkau, yaitu Air Terjun Kima Atas.
Ini adalah satu-satunya air terjun yang berada di dalam wilayah administrasi Kota Manado dan lokasinya hanya sekitar 15 kilometer dari pusat kota.
Air terjunnya tidak tinggi, hanya sekitar 8 meter, tetapi bentuknya melebar seperti tirai air yang menuruni gugusan tebing dan bermuara di kolam alami berwarna biru kehijauan. Kombinasi antara gemericik air, pepohonan rindang di sekelilingnya, dan udara yang sejuk menciptakan suasana yang terasa jauh dari keramaian kota, padahal jaraknya kurang dari 30 menit berkendara.
Bagi Kawan GNFI yang tiba di Manado dengan pesawat, Air Terjun Kima Atas bisa menjadi kunjungan pertama atau terakhir yang sangat mudah diakses karena jaraknya hanya sekitar 10 menit dari Bandara Internasional Sam Ratulangi.
Sekilas Mengenai Air Terjun Kima Atas
Air Terjun Kima Atas berada di kawasan hutan yang masih cukup alami di Kelurahan Kima Atas, Kecamatan Mapanget.
Kawasan ini secara administratif masih masuk wilayah Kota Manado, sehingga menjadikannya satu-satunya air terjun yang benar-benar berada di dalam batas kota, bukan di kabupaten sekitarnya.
Keberadaan air terjun ini belum sepenuhnya dikelola secara profesional sebagai destinasi wisata komersial.
Daya Tarik Utama Air Terjun Kima Atas
Kolam alami di bawah air terjun adalah daya tarik yang paling dicari pengunjung.
Warna airnya biru kehijauan dengan arus yang tidak terlalu deras, sehingga aman untuk berenang dan berendam bagi orang dewasa maupun anak-anak. Di sekitar kolam terdapat bebatuan yang bisa digunakan sebagai tempat duduk sambil menikmati suasana.
Jalur menuju air terjun dari area parkir tidak membutuhkan fisik yang prima. Trekking ringan menyusuri jalan setapak di antara pepohonan selama beberapa menit sudah cukup untuk sampai ke lokasi, sehingga cocok untuk keluarga termasuk yang membawa anak kecil.
Di sepanjang jalur ini, cahaya matahari yang menembus sela-sela dedaunan menciptakan suasana yang cukup fotogenik terutama di pagi hari.
Selain berenang dan trekking, kawasan ini menawarkan beberapa spot foto menarik, seperti kolam biru kehijauan di bawah air terjun, aliran air yang melebar di antara bebatuan, hingga jalur masuk yang diapit pepohonan.
Akses Menuju Air Terjun Kima Atas
Air Terjun Kima Atas berlokasi di Kelurahan Kima Atas, Kecamatan Mapanget, Kota Manado. Dari pusat Kota Manado, jarak tempuhnya sekitar 15 km dengan waktu perjalanan 25 hingga 30 menit menggunakan kendaraan pribadi. Dari Bandara Internasional Sam Ratulangi, jaraknya bahkan lebih dekat, hanya sekitar 10 menit berkendara.
Jalan menuju lokasi sudah beraspal dan bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Setelah tiba di area parkir, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak di kawasan hutan selama beberapa menit hingga tiba di depan air terjun.
Tidak ada angkutan umum yang secara langsung menuju lokasi ini, sehingga kendaraan pribadi atau ojek daring menjadi pilihan paling praktis.
Ayo Berkunjung ke Air Terjun Kima Atas!
Air Terjun Kima Atas buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WITA. Waktu terbaik berkunjung adalah pagi hari di musim kemarau agar kondisi air jernih dan jalan setapak tidak licin.
Air Terjun ini adalah pilihan yang tepat untuk Kawan GNFI yang ingin selingan wisata alam di sela-sela itinerary Manado yang biasanya didominasi aktivitas bahari. Datanglah pagi hari, gunakan alas kaki yang tidak licin, dan bawa baju ganti jika berencana berendam.
Jaga kebersihan kawasan agar air terjun satu-satunya di Kota Manado ini tetap bisa dinikmati oleh semua orang ya!
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


