skate park stage volume 1 8 tentang kampus seni dan ruang bertemu - News | Good News From Indonesia 2026

Skate Park Stage Volume 1-8: Tentang Kampus, Seni, dan Ruang Bertemu

Skate Park Stage Volume 1-8: Tentang Kampus, Seni, dan Ruang Bertemu
images info

Oleh: Ari J. Palawi
Praktisi dan Akademisi Seni Universitas Syiah Kuala

Skate Park Stage Volume 8 yang berlangsung pada Jumat, 22 Mei 2026 menjadi penutup sementara rangkaian Living Lab Inkubator Seni USK sebelum kembali dilanjutkan sekitar Juli atau Agustus mendatang. Tema yang diangkat, “Kolaborasi Spontan Lintas Ekspresi”, diterjemahkan melalui penampilan campuran antarindividu dan kelompok dengan pendekatan yang terbuka dan improvisatif.

Musik, pembacaan puisi, bunyi-bunyian eksperimental, percakapan spontan, hingga interaksi antarpenampil berlangsung tanpa pola pertunjukan yang terlalu kaku. Sejak awal, Skate Park Stage (SPS) memang tidak dirancang sebagai panggung pertunjukan formal semata. Yang dibangun adalah ruang pertemuan.

Dalam delapan volume yang telah berjalan sejak Februari 2026, perubahan paling terasa justru terlihat dari komposisi orang-orang yang hadir. Pada awalnya SPS lebih banyak diikuti mahasiswa seni dan pihak yang berkaitan langsung dengan kebutuhan akademik perkuliahan. Namun perlahan mulai hadir mahasiswa teknik, pertanian, ekonomi, komunitas luar kampus, alumni, dosen, hingga masyarakat umum yang datang tanpa agenda formal tertentu.

Perubahan ini penting dicatat karena ruang pertemuan informal di kampus semakin sedikit. Aktivitas sivitas akademika hari ini lebih banyak bergerak di sekitar kelas, administrasi, rapat, target akademik, dan organisasi yang memiliki struktur cukup ketat. SPS menghadirkan situasi berbeda: orang datang, duduk, mendengar, berbincang, lalu pulang tanpa tekanan formal.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.