jadwal puasa arafah 2026 lengkap dengan niat tata cara dan keutamaannya - News | Good News From Indonesia 2026

Jadwal Puasa Arafah 2026 Lengkap dengan Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya

Jadwal Puasa Arafah 2026 Lengkap dengan Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya
images info

Jadwal Puasa Arafah 2026 Lengkap dengan Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya | Pexels | Nurul Sakinah Ridwan


Menjelang Hari Raya Iduladha, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah, terutama pada sepuluh hari pertama bulan Zulhijah. Salah satu amalan sunah yang paling dianjurkan adalah puasa Arafah. Puasa ini dilaksanakan sehari sebelum Iduladha dan bertepatan dengan momen wukuf jamaah haji di Padang Arafah.

Selain menjadi ibadah sunah yang memiliki pahala besar, puasa Arafah juga menjadi kesempatan bagi umat Muslim untuk meningkatkan ketakwaan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Tak heran jika banyak umat Muslim mencari informasi mengenai jadwal, niat, tata cara, doa berbuka, hingga keutamaan puasa Arafah setiap tahunnya. Maka dari itu, Kawan GNFI, yuk simak pembahasan lengkap seputar puasa Arafah 2026 berikut ini.

Apa Itu Puasa Arafah?

Puasa Arafah adalah puasa sunah yang dilaksanakan pada tanggal 9 Zulhijah dalam kalender Hijriah. Nama “Arafah” diambil dari Padang Arafah, tempat para jamaah haji melaksanakan wukuf yang menjadi salah satu rukun haji.

Puasa Arafah merupakan salah satu ibadah sunah yang sudah biasa dilakukan umat Islam setiap tahunnya. Anjuran melaksanakan puasa ini ditujukan bagi umat Muslim yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Para ulama juga menggolongkan puasa Arafah sebagai sunah muakkad atau sunnah yang sangat dianjurkan.

Selain menjadi bagian dari amalan di 10 hari pertama bulan Zulhijah, puasa Arafah juga sering dijalankan berdekatan dengan puasa Tarwiyah sebagai rangkaian ibadah sunah menjelang Hari Raya Iduladha.

Jadwal Puasa Arafah 2026

Puasa Arafah dilakukan setiap tanggal 9 Zulhijah atau sehari sebelum Hari Raya Iduladha. Berdasarkan sidang isbat yang telah dilakukan oleh Kementerian Agama pada 17 Mei 2026, 1 Zulhijah resmi ditetapkan jatuh pada 18 Mei 2026. Dengan demikian, puasa Arafah 1447 Hijriah akan dilaksanakan pada Selasa, 26 Mei 2026, sedangkan Hari Raya Iduladha jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.

baca juga

Niat dan Tata Cara Puasa Arafah 2026

Pelaksanaan puasa Arafah tidak jauh berbeda dengan puasa sunah pada umumnya. Namun, ada beberapa hal yang dianjurkan agar ibadah puasa dapat dijalankan dengan baik dan penuh keberkahan.

1. Membaca Niat Puasa Arafah

Sebelum berpuasa, umat Muslim dianjurkan membaca niat sebagai bentuk kesungguhan dalam menjalankan ibadah. Berikut bacaan niat puasa Arafah:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ‘arafata sunnatan lillahi ta’ala.

Artinya: “Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah ta’ala.”

2. Melaksanakan Sahur

Sahur menjadi salah satu sunah yang dianjurkan sebelum menjalankan puasa. Selain membantu menjaga kondisi tubuh agar lebih kuat menahan lapar dan haus, sahur juga memiliki keberkahan tersendiri.

Waktu sahur dimulai setelah tengah malam hingga sebelum terbit fajar. Pada waktu tersebut, umat Muslim juga dianjurkan memperbanyak doa, zikir, dan istigfar karena termasuk waktu yang penuh rahmat.

Rasulullah SAW bersabda:

“Makan sahurlah kalian, karena sesungguhnya pada sahur terdapat keberkahan.” (HR Bukhari)

3. Menjaga Perilaku Selama Berpuasa

Saat menjalankan puasa Arafah, umat Muslim tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga diri dari perbuatan yang dapat mengurangi pahala puasa. Misalnya seperti berkata kasar, bertengkar, berbohong, hingga bergunjing atau gibah.

Menjaga sikap dan ucapan menjadi bagian penting agar ibadah puasa tidak hanya bernilai secara fisik, tetapi juga membawa manfaat secara spiritual.

4. Menyegerakan Berbuka Puasa

Ketika azan Magrib berkumandang, umat Muslim dianjurkan untuk segera berbuka puasa. Berbuka dapat diawali dengan membaca doa dan mengonsumsi makanan atau minuman manis secukupnya. Berikut doa berbuka puasa yang umum dibaca:

اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthartu birahmatika yaa arhamar raahimiin.

Artinya: “Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu wahai Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”

Keutamaan Puasa Arafah

Puasa Arafah menjadi salah satu amalan sunah yang sangat dianjurkan bagi umat Muslim yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Para ulama bahkan menggolongkan puasa ini sebagai sunnah muakkad atau sunnah yang sangat dianjurkan karena memiliki keutamaan yang besar. 

Salah satu fadhillah puasa Arafah adalah dapat menghapus dosa selama dua tahun, yakni dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

“Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR Muslim) 

Mayoritas ulama menjelaskan bahwa dosa yang dihapus melalui puasa Arafah adalah dosa-dosa kecil. Selain itu, hari Arafah juga dikenal sebagai hari ketika Allah SWT banyak membebaskan hamba-Nya dari api neraka. 

Tak hanya itu, puasa Arafah juga menjadi kesempatan bagi umat Muslim untuk memperbanyak ibadah, doa, zikir, dan amal saleh pada 10 hari pertama bulan Zulhijah yang dikenal penuh kemuliaan. Karena itu, banyak umat Muslim memanfaatkan momen ini sebagai persiapan spiritual menjelang Hari Raya Iduladha.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Amanda Jingga Rambadani lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Amanda Jingga Rambadani.

AJ
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.