dimulai di indonesia ini daftar stasiun ka tertua di asean - News | Good News From Indonesia 2026

Dimulai di Indonesia, Ini Daftar Stasiun KA Tertua di ASEAN

Dimulai di Indonesia, Ini Daftar Stasiun KA Tertua di ASEAN
images info

Dimulai di Indonesia, Ini Daftar Stasiun KA Tertua di ASEAN


Asia Tenggara memiliki jalur kereta api yang sudah berdiri sejak lama, jauh sebelum negara-negara di kawasan tersebut merdeka (kecuali Tailan karena tidak pernah dijajah). Kereta api memang menjadi salah satu transportasi yang aman dan nyaman serta banyak digunakan oleh masyarakat.

Banyak di antara stasiun-stasiun lama itu yang masih dioperasikan hingga saat ini. Arsitekturnya jadulnya pun masih dipertahankan di era modern ini.

Uniknya, Indonesia menjadi negara Asia Tenggara yang memiliki jaringan kereta api paling awal. Saat itu, pembangunannya diinisiasi oleh Belanda untuk mengangkut hasil bumi dari daerah-daerah di Indonesia untuk dibawa ke pelabuhan dan diekspor ke Eropa.

Kira-kira, apa saja stasiun-stasiun tertua di ASEAN menurut waktu berdirinya?

Stasiun-stasiun Tertua di ASEAN

Disadur dari akun Instagram resmi PT Kereta Api Indonesia (Persero), @keretaapikita, berikut adalah daftar stasiun-stasiun tertua di Asia Tenggara:

  1. Stasiun Samarang (1867)
  2. Stasiun Alastua (1867)
  3. Stasiun Tanggung (1867)
  4. Stasiun Kedungjati (1868)
  5. Stasiun Solo (1870)
  6. Stasiun Lempuyangan (1872)
  7. Stasiun Ambarawa (1873)
  8. Stasiun Surabaya Kota (1878)
  9. Stasiun Bandung (1884)
  10. Stasiun Pasarsenen (1887)
  11. Stasiun Yogyakarta (1887)
  12. Stasiun Tutuban Central Terminal, Filipina (1892)
  13. Stasiun Hua Lamphong, Tailan (1893)
  14. Stasiun Samsen, Thailand (1896)
  15. Stasiun Hai Phong, Vietnam (1902)
  16. Stasiun Kuala Lumpur, Malaysia (1910)

Kawan GNFI, Indonesia menjadi negara yang lebih awal memiliki stasiun kereta di Asia Tenggara. Indonesia yang saat itu masih menjadi Hindia Belanda tercatat sudah memiliki stasiun kereta api dan jalurnya sejak tahun 1860-an.

Berawal dari Samarang (Semarang), Jawa Tengah, jalur kereta api dan stasiun-stasiun di Indonesia terus diperluas oleh pemerintah Hindia Belanda kala itu. Tak hanya di Jawa, ekspansinya juga menyasar hingga Sumatra.

Stasiun-stasiun tua di Indonesia yang sudah ada sejak zaman Belanda banyak yang masih digunakan hingga sekarang, termasuk yang ada di dalam daftar di atas. Bahkan, banyak stasiun lama yang ditetapkan sebagai Cagar Budaya.

Sementara itu, tetangga Indonesia, Filipina, tercatat memiliki Stasiun Tutuban Central Terminal sebagai stasiun kereta api pertama mereka. Stasiun ini berdiri di tahun 1892 oleh pemerintah kolonial Spanyol, kini Stasiun Tutuban menjadi pusat transit dan perdagagan utama di Tondo, Manila, Filipina.

Selanjutnya, stasiun tertua di Tailan adalah Hua Lamphong, Bangkok. Uniknya, nama “Hua Lamphong” sebetulnya merupakan nama tidak resmi stasiun itu yang digunakan oleh penduduk sekitar. Namun, kemudian namanya resmi diganti menjadi Bangkok Railway Station.

Selain Hua Lamphong, ada pula Stasiun Samsen yang juga ada di Bangkok. Konon, stasiun ini sudah dioperasikan sejak tahun 1896.

Berpindah sedikit ke Vietnam, ada Stasiun Hai Phong yang sudah ada sejak tahun 1902. Stasiun tua iin menjadi satu dari empat stasiun utama di jalur kereta api sepanjang 99 km yang menghubungkan Hai Phong dan Hanoi.

Terakhir, ada Stasiun Kuala Lumpur yang ada di ibu kota Malaysia. Stasiun ini sudah berdiri sejak tahun 1910 dan memiliki arsitektur Neo-Moorish yang dirancang oleh arsitek kenamaan Inggris, AB Hubback.

Dari belasan stasiun kereta api di atas, mana yang pernah atau bahkan sering Kawan GNFI kunjungi?

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Firda Aulia Rachmasari lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Firda Aulia Rachmasari.

FA
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.