kabut pasar dan seekor beo padang panjang dalam mata seorang belanda 1896 - News | Good News From Indonesia 2026

Kabut, Pasar, dan Seekor Beo: Padang Panjang dalam Mata Seorang Belanda, 1896

Kabut, Pasar, dan Seekor Beo: Padang Panjang dalam Mata Seorang Belanda, 1896
images info


Pasbana - Kabut pagi belum sepenuhnya terangkat ketika seorang tamu asing berdiri terpaku di sebuah kota kecil di kaki Gunung Marapi. Ia bukan pejabat kolonial, bukan pula perwira militer. Hanya seorang pedagang cerutu dari Amsterdam yang kebetulan memiliki mata seorang penulis.


Namanya Justus van Maurik.


Dalam perjalanan keliling Hindia Belanda tahun 1896, ia singgah beberapa hari di Padang Panjang—dan justru di kota kecil inilah ia menemukan sesuatu yang tidak ia duga: kehidupan yang terasa hangat, hidup, dan hampir romantis.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

đźš« AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.