soal mengemudikan bus jepang percaya pada sopir indonesia - News | Good News From Indonesia 2026

Soal Mengemudikan Bus, Jepang Percaya pada Sopir Indonesia

Soal Mengemudikan Bus, Jepang Percaya pada Sopir Indonesia
images info

Soal Mengemudikan Bus, Jepang Percaya pada Sopir Indonesia


Tiga pengemudi asal Indonesia, Azzam Al Antar, Dwi Harjanto, dan Seto Ramadhan menjadi sopir asal Indonesia selanjutnya yang melenggangkan kariernya sebagai pengemudi bus profesional di Jepang. Ketiganya ditugaskan untuk Meitetsu Bus di Toyota, Aichi, Jepang.

Menariknya, tiga lelaki ini mengukir sejarah baru, di mana mereka menjadi pengemudi bus berkewarganegaraan asing pertama yang beroperasi di sektor transportasi publik Prefektur Aichi. Sebelumnya, sudah ada sopir-sopir bus lain asal Indonesia di prefektur lain yang juga direkrut oleh Jepang untuk mengisi kebutuhan pengemudi yang kosong.

Kawan GNFI, saat ini Jepang tengah mengalami krisis tenaga kerja di berbagai sektor, salah satunya transportasi darat, akibat penurunan populasi. Jepang kekurangan banyak pengemudi untuk bus, sehingga pemerintah Jepang akhirnya memasukkan pengemudi asing untuk bisa diberikakan visa Skilled Specified Worker (SSW) untuk memudahkan perekrutan dan mengisi berbagai posisi yang kosong tersebut.

Transportasi umum memiliki peran yang sangat vital di Jepang, sehingga kekurangan pengemudi menjadi masalah yang besar karena akan mengganggu mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, banyak pengemudi asing yang direkrut untuk kemudian dilatih menjadi sopir profesional di Jepang, salah satunya dari Indonesia.

Kepercayaan Jepang pada Sopir Indonesia

Sopir bus Jepang asal Indonesia | KBRI Tokyo
info gambar

Sopir bus Jepang asal Indonesia


Kerja sama antara Jepang dan Indonesia di bidang tenaga pengemudi sudah dilakukan sejak 2025. Bahkan, kerja sama ini tidak hanya untuk menggaet pengemudi bus, tapi juga pengemudi truk logistik.

Disadur dari Kementerian Luar Negeri RI, saat ini tercatat ada 16 pengemudi bus di Jepang asal Indonesia. Mereka tersebar di sejumlah perusahaan, mulai dari Tokyo Bus, Osaka Bus, Meitetsu Bus, Hiroshima Bus, dan Fujikyu Bus. Besar kemungkinan jumlah ini akan bertambah di masa depan.

Di sisi lain, untuk truk logistik, sejak tahun 2026 sampai saat ini, sudah ada 14 orang Indonesia yang dipekerjakan di berbagai perusahaan, seperti Kabushiki Toso, Kabushiki Fujisawa, dan Daisho Logistic.

Banyaknya sopir bus asing asal Indonesia di Jepang menunjukkan kepercayaan tinggi perusahaan dan pemerintah Jepang kepada pengemudi asal Indonesia. Bahkan, Indonesia juga sudah memiliki tempat pelatihan khusus untuk menyeleksi calon penngemudi terampil sebelum dikirim ke Jepang.

Tempat pelatihan tersebut didirikan oleh salah satu perusahaan besar asal Jepang. Uniknya, pelatihannya pun dibuat cukup mirip dengan yang ada di Jepang. Calon pengemudi juga akan dilatih berbahasa Jepang agar mereka bisa berkomunikasi dengan warga lokal.

Nantinya, mereka yang lolos akan dirikim ke Jepang. Mereka akan diminta untuk mengganti Surat Izin Mengemudi (SIM) bus mereka dengan SIM Jepang. Namun, meskipun sudah mendapatkan SIM dan pelatihan “ala Jepang” sebelumnya, calon sopir ini masih harus menngikuti pelatihan khusus sebelum betul-betul diterjunkan ke lapangan.

Yang unik, ternyata sistem lalu lintas di Jepag cukup mirip dengan di Indonesia, yakni jalan di sisi kiri dan pengemudi berada di kanan mobil. Tak heran jika banyak perusahaan Jepang mulai merekrut pengemudi asal Indonesia.

Kawan GNFI, sebagai informasi, di tahun 2025 lalu, sudah ada Iyus asal Indonesia yang menjadi orang asing pertama yang lulus ujian mengemudi bus wisata Jepang. Selain itu, ada juga Mahatmi yang menjadi sopir bus wanita pertama di Jepang yang lulus lewat jalur SSW.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Firda Aulia Rachmasari lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Firda Aulia Rachmasari.

FA
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.